LUMINASIA.ID, JAKARTA—Vanbelt menjadi salah satu komponen penting pada sepeda motor matic Honda, karena berperan meneruskan tenaga mesin ke roda belakang.
Komponen yang berada di dalam sistem penggerak motor Honda tersebut bekerja dalam kondisi yang terus bergerak, sehingga pengguna motor perlu memperhatikan kondisinya dan melakukan penggantian secara berkala untuk mencegah gangguan saat berkendara.
Dilansir hondacengkareng, Vanbelt umumnya terbuat dari material karet yang diperkuat serat dan kawat agar memiliki kekuatan sekaligus fleksibilitas dalam meneruskan tenaga mesin.
Baca: Honda Genio Dapat Promo Merdeka Asmo Sulsel, Harga Mulai Rp22,73 Juta
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah jarak tempuh penggunaan.
Mengacu pada rekomendasi yang diberikan, vanbelt perlu diperiksa secara berkala dan umumnya memiliki usia penggunaan sekitar 6.000 hingga 12.000 kilometer, tergantung kondisi dan rekomendasi pabrikan.
Namun, jarak tempuh bukan satu-satunya patokan.
Pengendara juga perlu mengenali sejumlah tanda fisik maupun gejala yang menunjukkan vanbelt mulai mengalami keausan.
Baca: 7 Tips Merawat Mesin Motor Honda, agar Tetap Awet dan Tahan Lama
Salah satunya adalah munculnya suara mencicit atau mendecit dari area mesin, terutama ketika motor dinyalakan dalam kondisi dingin.
Selain suara, kondisi fisik vanbelt juga perlu diperiksa.
Permukaan yang mulai retak, muncul serat-serat kecil, atau terlihat mengilap dapat menjadi indikasi vanbelt sudah mengalami keausan dan perlu segera diperiksa.
Vanbelt yang terlihat longgar atau tidak berada pada posisi yang semestinya juga menjadi tanda yang tidak boleh diabaikan.
Penggantian secara preventif menjadi langkah penting untuk menghindari risiko vanbelt putus ketika motor sedang digunakan.
Meski secara kasatmata masih terlihat baik, vanbelt tetap dapat mengalami penurunan kemampuan akibat pemakaian dan usia.
Jika sampai putus saat berkendara, sistem penggerak motor dapat terganggu dan kendaraan berpotensi tidak dapat melaju.
Kondisi lingkungan penggunaan motor juga dapat memengaruhi usia vanbelt.
Motor yang sering digunakan dalam kondisi ekstrem, seperti suhu yang sangat panas atau dingin maupun lingkungan yang banyak debu, dapat membutuhkan pemeriksaan dan penggantian lebih sering.
Karena itu, pengendara sebaiknya tidak hanya menunggu sampai muncul masalah.
Melakukan pemeriksaan secara berkala di bengkel dapat membantu mengetahui kondisi vanbelt sekaligus menentukan waktu penggantian yang tepat.
Jika mulai menemukan suara tidak normal, retakan, serat yang terurai, atau tanda keausan lainnya, segera bawa motor ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan.
Perawatan preventif menjadi langkah sederhana untuk menjaga sistem penggerak tetap bekerja optimal sekaligus mengurangi risiko gangguan di perjalanan.



