LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Penjualan sepeda motor Honda secara global terus menunjukkan pertumbuhan sepanjang 2026.
Hingga Juli 2026, Honda mencatat penjualan global sebanyak 12.670.173 unit atau tumbuh 8,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut terutama ditopang sejumlah pasar Asia, dengan India dan Pakistan mencatat pertumbuhan paling tinggi di antara 10 pasar utama yang disebutkan.
India mencatat pertumbuhan penjualan Honda sebesar 16,5 persen, sedangkan Pakistan menjadi pasar dengan pertumbuhan tertinggi yakni 29 persen.
Indonesia juga masih mencatat pertumbuhan positif dengan kenaikan penjualan sebesar 3,8 persen.
Selain Indonesia, penjualan Honda di Vietnam tumbuh 5,3 persen, Filipina 5,8 persen dan Malaysia 7,3 persen.
Sementara Brasil mencatat pertumbuhan 7,4 persen.
Dari 10 pasar utama tersebut, tujuh negara mencatat pertumbuhan positif.
Thailand relatif stabil dengan penurunan tipis 0,2 persen.
Adapun penurunan terjadi di China sebesar 4 persen dan Jepang sebesar 13,2 persen.
India Jadi Penopang Pertumbuhan
Pertumbuhan 16,5 persen di India menjadi salah satu faktor penting dalam peningkatan penjualan Honda secara global.
Dengan pertumbuhan dua digit tersebut, India menjadi salah satu pasar utama yang menopang ekspansi Honda sepanjang 2026.
Pakistan bahkan mencatat pertumbuhan lebih tinggi dengan kenaikan 29 persen.
Pertumbuhan tersebut menjadi yang tertinggi di antara 10 pasar utama Honda yang tercantum dalam data hingga Juli 2026.
Di Asia Tenggara, Honda juga masih mencatat pertumbuhan di sebagian besar pasar utamanya.
Indonesia tumbuh 3,8 persen, Vietnam 5,3 persen, Filipina 5,8 persen dan Malaysia 7,3 persen.
Thailand menjadi pengecualian dengan penurunan tipis 0,2 persen.
Penjualan Global Terus Naik
Pertumbuhan pada 2026 melanjutkan tren peningkatan penjualan Honda setelah mengalami penurunan pada 2020.
Pada 2019, penjualan global Honda tercatat 18,89 juta unit.
Angka tersebut turun 24,5 persen menjadi 14,26 juta unit pada 2020.
Setelah itu, penjualan kembali meningkat menjadi 16,61 juta unit pada 2021 atau tumbuh 16,5 persen.
Pertumbuhan berlanjut pada 2022 dengan penjualan 17,50 juta unit, kemudian 18,30 juta unit pada 2023.
Pada 2024, penjualan meningkat 7,7 persen menjadi 19,71 juta unit.
Honda kemudian mencatat rekor baru pada 2025 dengan penjualan global mencapai 20,74 juta unit atau tumbuh 5,2 persen.
Dengan penjualan hingga Juli 2026 yang telah mencapai 12,67 juta unit dan pertumbuhan 8,8 persen, Honda kembali menunjukkan penguatan kinerja penjualan global.
Baca: Honda Modif Contest 2026 Hadir di Grand Mall Maros, Ini Cara Ikutnya
Indonesia Masih Tumbuh
Indonesia menjadi salah satu pasar utama Honda yang masih mencatat pertumbuhan pada 2026.
Penjualan Honda di Indonesia hingga Juli tumbuh 3,8 persen.
Angka tersebut memang berada di bawah pertumbuhan global Honda sebesar 8,8 persen, namun tetap menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain Indonesia, pertumbuhan juga terjadi di sejumlah pasar Asia Tenggara yang menjadi bagian dari pasar utama Honda.
Vietnam tumbuh 5,3 persen, Filipina 5,8 persen dan Malaysia 7,3 persen.
Sementara itu, China dan Jepang justru bergerak berlawanan dengan tren global Honda.
Baca: Honda Hadirkan CB400 Super Four E-Clutch, Motor 4 Silinder dengan Standar Baru
Penjualan di China turun 4 persen, sedangkan Jepang mencatat penurunan paling besar di antara 10 pasar utama dengan minus 13,2 persen.
Meski demikian, pertumbuhan di sejumlah pasar lainnya membuat penjualan Honda secara global tetap meningkat.
Secara keseluruhan, Honda mencatat penjualan 12.670.173 unit hingga Juli 2026 dengan pertumbuhan 8,8 persen secara tahunan.
Kinerja tersebut melanjutkan tren pertumbuhan Honda setelah penurunan tajam pada 2020 dan pencapaian rekor penjualan global pada 2025.



