Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Belajar di Luar Kelas, Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Diajak Kenali Dunia Media

Selasa, 8 September 2026 16:28
Editor: ina iku
  • Bagikan
Pengalaman belajar di luar kelas menjadi bagian dari Safari Media yang digelar Pengurus OSIS/MPK ARTHAVA SMA Islam Athirah 1 Makassar di Kantor TVRI Sulawesi Selatan, Selasa (8/9/2026).

MAKASSAR — Pengalaman belajar di luar kelas menjadi bagian dari Safari Media yang digelar Pengurus OSIS/MPK ARTHAVA SMA Islam Athirah 1 Makassar di Kantor TVRI Sulawesi Selatan, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang belajar langsung bagi siswa untuk mengenal dunia broadcasting, jurnalistik, serta proses produksi dan penyiaran televisi. Siswa tidak hanya memperoleh penjelasan mengenai dunia penyiaran, tetapi juga melihat proses kerja di balik layar dan mengikuti simulasi produksi.

Safari Media merupakan program kerja Humas ARTHAVA yang dirancang untuk memperluas wawasan siswa melalui pengalaman di lingkungan kerja media. Pengalaman tersebut diharapkan membantu siswa memahami bagaimana pengetahuan yang diperoleh di sekolah diterapkan dalam dunia profesional.

Ketua Tim Teknik TVRI Sulawesi Selatan, Hamdani Halim, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia berharap siswa tidak sekadar mengetahui proses produksi televisi, tetapi juga memahami alasan dan fungsi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik.

“Kami sangat positif dengan kedatangan OSIS dan MPK ARTHAVA SMA Islam Athirah. Jangan sampai setelah kunjungan tidak ada yang didapat. Mereka harus tahu mengapa ada TVRI,” kata Hamdani.

Menurutnya, TVRI memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi publik di tengah beragamnya sumber informasi yang berkembang saat ini. Sebagai media publik, TVRI tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga memiliki fungsi edukasi, termasuk dalam bidang budaya, agama, dan pengetahuan.

“TVRI adalah satu-satunya televisi yang ada Republik Indonesianya di belakang. Mengapa ada TVRI? Agar informasi yang disampaikan dapat menjadi penyeimbang dari informasi yang tersebar di media-media lain. Hiburan hanya sekitar 25 persen, sementara sebagian besar lainnya diarahkan untuk mengedukasi pemirsa,” jelasnya.

Hamdani juga mendorong siswa yang tertarik menekuni broadcasting untuk mempersiapkan kompetensi sejak dini. Menurutnya, industri penyiaran membutuhkan generasi muda dengan kemampuan komunikasi, teknik, bahasa Inggris, dan wawasan yang luas.

“Kalau ingin menjadi broadcaster, bahasa Inggris harus bagus, teknik harus dikuasai, dan wawasan harus luas. Harapannya, mereka bisa menjadi penerus televisi ke depan,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Islam Athirah 1 Makassar, Yusran, menilai Safari Media memberikan pengalaman yang tidak diperoleh siswa hanya melalui pembelajaran di kelas.

“Kegiatan ini sangat bagus karena memberikan banyak pengalaman kepada siswa terkait proses produksi dan penyiaran. Anak-anak juga diberikan simulasi, bukan hanya teori. Ini sangat luar biasa,” kata Yusran.

Menurut Yusran, pengalaman langsung di lingkungan profesional dapat membantu siswa memahami penerapan pengetahuan sekaligus mengenali potensi dan minat mereka pada bidang tertentu.

Hal tersebut dirasakan langsung oleh salah satu siswa, Anindya Puteri Awaluddin. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan gambaran baru tentang proses kerja media.

“Safari Media ke TVRI Sulawesi Selatan menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan bermanfaat. Kami mendapatkan wawasan mengenai dunia penyiaran, jurnalistik, serta bagaimana sebuah program media diproduksi. Kami juga berkesempatan melihat secara langsung proses kerja di balik layar TVRI,” ujar Anindya.

Ia mengatakan pengalaman tersebut tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi bekal bagi siswa untuk menentukan langkah dan mengembangkan keterampilan di masa depan.



Tags: Athirah SMA Islam Athirah 1

Baca Juga

Sekolah Islam Athirah Buka Penerimaan Siswa Baru, Ada Beasiswa Hafiz 30 Juz dan Pendidikan Inklusif
Sekolah Islam Athirah Buka Penerimaan Siswa Baru, Ada Beasiswa Hafiz 30 Juz dan Pendidikan Inklusif
Bunda PAUD Tarakan Pelajari Program HI di TK Islam Athirah Makassar
Bunda PAUD Tarakan Pelajari Program HI di TK Islam Athirah Makassar
133 Siswa SMP Islam Athirah Belajar Ekosistem Pesisir Lewat Field Trip Science di Puntondo
133 Siswa SMP Islam Athirah Belajar Ekosistem Pesisir Lewat Field Trip Science di Puntondo
Bukan Sekadar Nilai Akademik, Athirah Bekali Orang Tua Hadapi Tantangan Pengasuhan Anak
Bukan Sekadar Nilai Akademik, Athirah Bekali Orang Tua Hadapi Tantangan Pengasuhan Anak
180 Kepala Sekolah di Makassar Belajar Strategi Transformasi Sekolah di Athirah
180 Kepala Sekolah di Makassar Belajar Strategi Transformasi Sekolah di Athirah
HUT ke-81 RI, Sekolah Islam Athirah Dorong Pendidikan Layak dan Berkeadilan
HUT ke-81 RI, Sekolah Islam Athirah Dorong Pendidikan Layak dan Berkeadilan

Populer

  • 1
    Pendapatan Indosat Tumbuh 11 Persen Jadi Rp45,8 Triliun, Bisnis AI Raup USD50 Juta
  • 2
    Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp58,75 Triliun hingga September 2026
  • 3
    Dari Bengkel Sekolah ke Pasar Otomotif, Pertamina Lubricants Cetak Wirausaha Muda
  • 4
    OJK Edukasi Masyarakat Maros agar Lebih Bijak Mengelola Keuangan
  • 5
    OJK Serahkan Data Tambahan Aset Dana Syariah Indonesia, Bareskrim Telah Sita Rp432 Miliar

Ekonomi

  • Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp58,75 Triliun hingga September 2026
    Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp58,75 Triliun hingga September 2026
  • PJM Dukung Penguatan Kerja Sama Pelindo dan Pemprov Sulsel
    PJM Dukung Penguatan Kerja Sama Pelindo dan Pemprov Sulsel
  • Dari Bengkel Sekolah ke Pasar Otomotif, Pertamina Lubricants Cetak Wirausaha Muda
    Dari Bengkel Sekolah ke Pasar Otomotif, Pertamina Lubricants Cetak Wirausaha Muda
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID