LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Sekolah Islam Athirah membuka penerimaan siswa baru tahun ajaran 2027/2028 mulai 12 Oktober 2026. Menyiapkan kuota sebanyak 1.188 siswa, untuk jenjang TK, SD, SMP, dan SMA yang tersebar di Kajaolalido, Bukit Baruga, Racing Centre, Makassar, serta Bone.
Penerimaan siswa baru tahun ini menghadirkan sejumlah program unggulan, mulai dari beasiswa prestasi akademik, beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an 30 juz, potongan biaya melalui program early bird, hingga layanan pendidikan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus.
Demikian dipaparkan Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, S.T., M.Pd., dalam konfrensi pers yang di gelas di SI Athirah Kajaolalido, Jumat (9/10/2026).
Konfrensi pers juga dihadiri Kepala LPMP Yauri M. Idrus, S.Pd., M.M., Kepala Departemen Kurikulum Saharuddin, S.Pd., Wakil Direktur Bukit Baruga Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd., Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Ibnu Hajar, S.Pd., serta Kepala SD Islam Athirah Bukit Baruga Taswil Mardi, S.Pd.
"Program penerimaan siswa baru tidak hanya berfokus pada pemenuhan kuota, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang mengembangkan kemampuan akademik, karakter, dan nilai-nilai keislaman peserta didik," paparnya.
Menurut Syamril, Sekolah Islam Athirah mengembangkan pendidikan berdasarkan empat misi utama, yakni unggul, Islami, nasional, dan global.
Misi unggul diwujudkan melalui penguatan akademik dan pencapaian prestasi siswa. Sementara itu, misi Islami diterapkan melalui pembelajaran agama dan Al-Qur’an yang dilaksanakan setiap hari, disertai pembiasaan adab dan karakter dalam kehidupan sekolah.
Misi nasional diarahkan untuk menanamkan kecintaan terhadap tanah air dan budaya bangsa. "Adapun misi global diwujudkan dengan mempersiapkan siswa agar memiliki kemampuan dan kesiapan menghadapi perkembangan dunia yang semakin kompetitif," tuturnya.
Komitmen tersebut diterjemahkan ke dalam program pendidikan yang mencakup aspek akademik, Al-Qur’an, adab, bahasa, karakter, digital, dan lingkungan.
Sekolah juga melibatkan orang tua dalam mengawal perkembangan anak. Sejak awal, pihak sekolah membangun komunikasi dengan orang tua untuk menyampaikan target pendidikan yang ingin dicapai selama proses pembelajaran.
Dengan pendekatan tersebut, sekolah dan keluarga diharapkan dapat bekerja sama dalam mendukung perkembangan anak, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.
Beasiswa Prestasi hingga Hafiz Al-Qur’an 30 Juz
Salah satu program yang ditawarkan dalam penerimaan siswa baru tahun ajaran 2027/2028 adalah beasiswa bagi calon siswa berprestasi.
Syamril menjelaskan, calon siswa yang memiliki prestasi akademik atau pernah meraih prestasi dalam olimpiade di sekolah sebelumnya berkesempatan memperoleh beasiswa sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
Beasiswa prestasi tersebut dapat mencakup pembebasan uang pangkal hingga biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), bergantung pada hasil penilaian dan persyaratan program.
"Sekolah juga menyiapkan beasiswa khusus bagi calon siswa yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an. Siswa dengan hafalan 30 juz berkesempatan mendapatkan beasiswa dengan nilai besar, termasuk kemungkinan memperoleh pembebasan biaya pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarny
Program ini menjadi bagian dari upaya Sekolah Islam Athirah dalam memberikan apresiasi kepada calon siswa yang menunjukkan pencapaian akademik maupun kemampuan di bidang keagamaan.
Selain beasiswa, sekolah memberikan potongan biaya bagi alumni yang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya serta anak alumni yang kembali mendaftar di Sekolah Islam Athirah.
Potongan tersebut disiapkan sebagai bentuk apresiasi terhadap alumni dan keluarga yang melanjutkan pendidikan di lingkungan sekolah yang sama.
Early Bird untuk 423 Pendaftar Pertama
Sekolah Islam Athirah juga menawarkan program early bird bagi 423 pendaftar pertama pada penerimaan siswa baru tahun ajaran 2027/2028.
Program tersebut berlangsung mulai 12 Oktober hingga 31 Desember 2026. Calon siswa yang mendaftar dalam periode tersebut berkesempatan memperoleh potongan biaya pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan sekolah.
"Melalui program ini, sekolah memberikan kesempatan kepada orang tua untuk mempersiapkan pendidikan anak sejak awal sekaligus memanfaatkan penawaran biaya yang tersedia selama periode pendaftaran," jels Syahril.
Proses penerimaan siswa baru juga dirancang lebih praktis melalui sistem berbasis website. Dengan sistem tersebut, calon orang tua siswa dapat melakukan pendaftaran secara daring tanpa harus menggunakan formulir kertas.
Sekolah berupaya membuat tahapan pendaftaran lebih mudah, cepat, dan tertib agar orang tua dapat memperoleh informasi serta mengikuti proses penerimaan dengan lebih efisien.
Lebih dari 10 Tahun Menjalankan Pendidikan Inklusif
Selain program beasiswa, komitmen Sekolah Islam Athirah dalam penerimaan siswa baru juga diwujudkan melalui layanan pendidikan inklusif.
Syamril mengungkapkan, Sekolah Islam Athirah telah menerima siswa berkebutuhan khusus selama lebih dari 10 tahun. Setiap tahun, secara keseluruhan, terdapat sekitar 60 hingga 70 siswa berkebutuhan khusus yang mendapatkan layanan pendidikan di lingkungan sekolah tersebut.
Siswa yang diterima memiliki kebutuhan dan tingkat dukungan yang beragam, mulai dari kategori ringan hingga berat.
Sebelum diterima, calon siswa berkebutuhan khusus menjalani asesmen awal. Tahapan ini dilakukan untuk memahami kebutuhan anak sekaligus memastikan kesiapan sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai.
Menurut Syamril, perkembangan siswa berkebutuhan khusus menjadi salah satu pengalaman yang membanggakan bagi pihak sekolah. Anak-anak diberikan kesempatan untuk belajar dan berkembang sesuai dengan potensi serta kemampuan masing-masing.
Pengalaman tersebut juga menunjukkan pentingnya kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak, termasuk ketika siswa membutuhkan pendekatan pembelajaran yang berbeda.
Melalui pendidikan inklusif, Sekolah Islam Athirah berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang memberikan ruang bagi anak-anak dengan kebutuhan yang beragam untuk memperoleh kesempatan berkembang.
Didukung 735 Guru dan Karyawan
Dalam menjalankan program pendidikan, Sekolah Islam Athirah didukung sebanyak 735 guru dan karyawan yang melayani sekitar 4.000 siswa.
Syamril menjelaskan, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian sekolah untuk memastikan seluruh program pendidikan dapat berjalan dengan baik.
Proses pengelolaan tenaga pendidik dan karyawan dilakukan melalui tahapan seleksi, pengembangan kompetensi, serta monitoring dan evaluasi secara berkala.
Proses seleksi tenaga pendidik dan karyawan disebut dapat melalui hingga 10 tahapan. Selain itu, setiap guru dan karyawan diwajibkan memiliki rencana pengembangan individu setiap tahun.
Sekolah juga melakukan pengayaan kinerja dan kompetensi agar tenaga pendidik serta karyawan terus meningkatkan kemampuan dalam memberikan layanan pendidikan kepada siswa.
Dukungan sumber daya manusia tersebut diharapkan dapat menjaga kualitas pembelajaran sekaligus memastikan program pendidikan yang telah dirancang dapat diterapkan secara konsisten.
Kuota 1.188 Siswa di Empat Wilayah
Sementara Ibnu Hajar memaparkan untuk tahun ajaran 2027/2028, Sekolah Islam Athirah menyiapkan total kuota penerimaan sebanyak 1.188 siswa di 13 unit pendidikan yang tersebar di Kajaolalido, Bukit Baruga, Racing Centre, dan Bone.
Di wilayah Kajaolalido, kuota penerimaan terdiri atas 55 siswa untuk TK Islam Athirah, 112 siswa untuk SD Islam Athirah, 125 siswa untuk SMP Islam Athirah, dan 150 siswa untuk SMA Islam Athirah.
"Untuk di Bukit Baruga, sekolah menyiapkan kuota sebanyak 50 siswa untuk TK Islam Athirah, 100 siswa untuk SD Islam Athirah, 125 siswa untuk SMP Islam Athirah, dan 156 siswa untuk SMA Islam Athirah, jelasnya.
Khusus untuk jenjang SMP dan SMA Islam Athirah Bukit Baruga, calon siswa memiliki pilihan program boarding dan nonboarding. Kedua program tersebut disiapkan untuk memberikan pilihan pola pendidikan sesuai kebutuhan siswa dan keluarga.
Di Racing Centre, kuota penerimaan terdiri atas 40 siswa untuk TK Islam Athirah dan 75 siswa untuk SD Islam Athirah.
Adapun di Bone, kuota yang disiapkan meliputi 75 siswa untuk SD Islam Athirah, 60 siswa untuk SMP Islam Athirah, dan 65 siswa untuk SMA Islam Athirah.
Dengan rincian tersebut, total kuota penerimaan siswa baru tahun ajaran 2027/2028 mencapai 1.188 siswa.
Syamril menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan target awal atau kuota minimal yang disiapkan sekolah. Apabila jumlah pendaftar melampaui target, pihak sekolah tetap akan mempertimbangkan kemungkinan mengakomodasi calon siswa tambahan sesuai kebutuhan dan kemampuan daya tampung.
Penguatan Karakter dan Kepedulian Lingkungan
Selain akademik dan keagamaan, Sekolah Islam Athirah juga memasukkan pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan ke dalam program pembelajaran.
Siswa dibiasakan memahami pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah sejak dini. Sekolah juga telah menyiapkan sistem pengelolaan sampah organik secara mandiri yang masih terus dikembangkan.
Program tersebut sejalan dengan upaya membangun kebiasaan peduli lingkungan di kalangan siswa, termasuk mendukung program Pemerintah Kota Makassar dalam pengelolaan sampah.
Di sisi lain, sekolah terus membenahi sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Pengembangan fasilitas dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan pendidikan.
Prestasi siswa, baik akademik maupun nonakademik, juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan program pendidikan. Siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan melalui berbagai kegiatan dan kompetisi, termasuk ajang penelitian dan olimpiade.
Melalui penerimaan siswa baru tahun ajaran 2027/2028, Sekolah Islam Athirah berharap dapat menjangkau lebih banyak calon siswa sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang mengintegrasikan keunggulan akademik, nilai-nilai Islam, pembentukan karakter, dan pengembangan potensi diri.
Pendaftaran dijadwalkan dibuka mulai 12 Oktober 2026. Orang tua calon siswa dapat memanfaatkan periode early bird hingga 31 Desember 2026 untuk memperoleh potongan biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.




