Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Franky Oesman Widjaja Mundur dari Presiden Komisaris DSSA, Kekayaannya Capai Rp470 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 13:28
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Franky Oesman Widjaja

 

LUMINASIA.ID, JAKARTA — Franky Oesman Widjaja mengundurkan diri dari posisi Presiden Komisaris PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), salah satu emiten Grup Sinar Mas, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Kamis (10/9/2026).

Pengunduran diri tersebut disetujui pemegang saham dalam RUPSLB DSSA yang berlangsung di Grand On Thamrin Ballroom Hotel Pullman Jakarta, mulai pukul 14.48 WIB hingga 15.14 WIB.

Dalam ringkasan risalah rapat, pemegang saham menyetujui pengunduran diri Franky Oesman Widjaja selaku Presiden Komisaris perseroan sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) atas tindakan pengawasan yang telah dilakukan sejak 1 Januari 2026 hingga tanggal rapat, sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian perseroan serta tidak bertentangan atau melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tidak disebutkan alasan pengunduran diri Franky dalam ringkasan risalah RUPSLB tersebut.

Setelah Franky mundur, posisi Presiden Komisaris DSSA diisi David Fernando Audy, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur perseroan.

RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri David Fernando Audy sebagai Direktur dan memberikan pelunasan serta pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) atas tindakan pengawasan yang telah dilakukan sejak 1 Januari 2026 hingga tanggal rapat.

Per akhir Juni 2026, Franky Oesman Widjaja masih tercatat sebagai penerima manfaat akhir Dian Swastatika Sentosa (DSSA). Ia juga dikenal sebagai salah satu bos Grup Sinar Mas.

Keterkaitan Franky dengan bisnis Grup Sinar Mas tidak hanya berada di DSSA. Berdasarkan data yang dihimpun Inilah.com, nama Franky Widjaja juga terkait dengan sejumlah emiten yang berada dalam ekosistem bisnis keluarga Widjaja.

Franky dikenal sebagai eksekutif senior yang memegang peran strategis, termasuk sebagai Executive Officer (EO) Golden Agri-Resources Ltd. (GAR), perusahaan kelapa sawit di bawah naungan Sinar Mas Group.

Ia merupakan putra Eka Tjipta Widjaja, pendiri Sinar Mas Group.

Berdasarkan data Forbes per 10 Desember 2024 yang dikutip Inilah.com, kekayaan Franky Widjaja mencapai sekitar US$28,3 miliar. Dengan kurs Rp16.633,75 per dolar AS pada 13 Desember 2025, nilai tersebut setara dengan sekitar Rp470,7 triliun.

Salah satu emiten yang memiliki keterkaitan langsung dengan Franky adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Perusahaan ini menjadi salah satu pilar bisnis Sinar Mas di sektor energi dengan usaha yang mencakup pembangkit listrik dan energi berbasis sumber daya alam.

Pengendali langsung saham DSSA adalah PT Sinar Mas Tunggal dengan kepemilikan sekitar 4,61 miliar saham atau setara 59,9 persen dari total saham beredar.

Selain DSSA, terdapat PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) yang bergerak di sektor pertambangan batu bara. GEMS merupakan anak usaha DSSA.

Berdasarkan laporan registrasi pemegang efek per 30 November 2025, DSSA tercatat sebagai pengendali GEMS dengan kepemilikan 3 miliar saham atau setara 51 persen dari total saham beredar.

Franky Widjaja juga tercatat sebagai penerima manfaat akhir atas saham GEMS bersama saudaranya, Indra Widjaja.

Di sektor perkebunan kelapa sawit, terdapat PT Sinar Mas Agro Resources & Technology Tbk (SMAR). Perusahaan ini merupakan salah satu pilar usaha Sinar Mas dan memproduksi crude palm oil (CPO) serta berbagai produk turunannya.

Meski Franky Widjaja menjabat sebagai komisaris utama SMAR, ia tidak tercatat sebagai pemegang saham langsung maupun penerima manfaat akhir perusahaan tersebut.

Pengendali saham SMAR adalah PT Purimas Sasmita dengan kepemilikan sekitar 2,65 miliar saham atau setara 92,4 persen dari total saham beredar. Penerima manfaat akhir atas kepemilikan tersebut adalah The Widjaja Family Master Trust.

Selain ketiga emiten tersebut, sejumlah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia juga memiliki keterkaitan dengan Grup Sinar Mas maupun keluarga Widjaja, di antaranya PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA).

Dengan demikian, pengunduran diri Franky dari posisi Presiden Komisaris DSSA menjadi perubahan penting dalam struktur manajemen salah satu emiten utama Grup Sinar Mas, meski keterkaitan bisnis dan kepemilikan keluarga Widjaja dengan sejumlah perusahaan terbuka tetap tersebar di berbagai sektor.

Tags: Franky Oesman Widjaja RUPSLB DSSA PT Dian Swastatika Sentosa Tbk saham hari ini


Baca Juga

Rekomendasi Saham Hari Ini: KIJA, ELSA, dan INTP Jadi Pilihan, IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat
Rekomendasi Saham Hari Ini: KIJA, ELSA, dan INTP Jadi Pilihan, IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat

Populer

  • 1
    Antrean SPBU Makassar Mengular, Ini Cara Pertamina Atasi Masalah
  • 2
    PJM Perkuat Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Pelabuhan Banten dan Panjang
  • 3
    Honda CT125 Andalkan Mesin 125 cc dan Kapasitas Bagasi hingga 20 Kg, Ini Spesifikasi dan Harganya
  • 4
    Mengenal Honda DBL 2026, Kompetisi Basket Pelajar yang Digelar di Makassar
  • 5
    Honda Bikers Day 2026 Rangkul Bikers Lintas Generasi, Makassar Jadi Salah Satu Kota Regional

Ekonomi

  • Kredit Tetap Tumbuh 16,85 Persen, OJK Catat Optimisme Perbankan Terjaga
    Kredit Tetap Tumbuh 16,85 Persen, OJK Catat Optimisme Perbankan Terjaga
  • Franky Oesman Widjaja Mundur dari Presiden Komisaris DSSA, Kekayaannya Capai Rp470 Triliun
    Franky Oesman Widjaja Mundur dari Presiden Komisaris DSSA, Kekayaannya Capai Rp470 Triliun
  • KIMA Bentangkan Sayap ke Sumatera, Kelola Jaringan Fiber Optik di Kawasan Industri Medan
    KIMA Bentangkan Sayap ke Sumatera, Kelola Jaringan Fiber Optik di Kawasan Industri Medan

Peristiwa

  • Pemkot Tangerang Minta Warga Waspadai Abu Vulkanik, Masker Dipakai Secukupnya
    Pemkot Tangerang Minta Warga Waspadai Abu Vulkanik, Masker Dipakai Secukupnya
  • Wall Street Tutup Hari Ini, Investor AS Kembali Berdagang Selasa
    Wall Street Tutup Hari Ini, Investor AS Kembali Berdagang Selasa
  • Gas SO2 Anak Krakatau Meluas, BMKG Ingatkan Warna Peta Satelit Bukan Indikator Bahaya di Permukaan
    Gas SO2 Anak Krakatau Meluas, BMKG Ingatkan Warna Peta Satelit Bukan Indikator Bahaya di Permukaan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID