Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Rekomendasi Saham Hari Ini: KIJA, ELSA, dan INTP Jadi Pilihan, IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat

Senin, 13 Juli 2026 14:42
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Ilustrasi pasar saham


LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang bergerak di zona positif pada perdagangan Senin (13/7/2026), meski tren jangka menengah masih dibayangi tekanan bearish.

Di tengah kondisi tersebut, Tim Analis Bareksa merekomendasikan tiga saham yang dinilai menarik untuk strategi buy on weakness, yakni PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), PT Elnusa Tbk (ELSA), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).

Pada penutupan perdagangan Jumat (10/7/2026), IHSG menguat tipis 0,20 persen atau 12 poin ke level 5.924. Secara teknikal, indeks masih bergerak dalam fase konsolidasi setelah rebound dari level terendah 5.318 dan diperkirakan bergerak pada kisaran support 5.840 hingga resistance 5.987.

Tim Analis Bareksa menilai ketiga saham tersebut memiliki peluang rebound teknikal sehingga layak dicermati investor yang mengincar perdagangan jangka pendek atau quick trade.


Baca: IHSG Tertekan, OJK Tempuh Kebijakan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPS


Saham KIJA ditutup di level Rp126 setelah menguat 1,6 persen dalam sehari dan naik 7,63 persen selama lima hari terakhir. Momentum penguatan dinilai masih terjaga dengan indikator RSI di level 57,63.

Bareksa merekomendasikan strategi buy on weakness pada kisaran Rp117-Rp125, dengan target harga Rp132-Rp136 dan batas cut loss di Rp116.

Sementara itu, saham ELSA menjadi salah satu yang mencatatkan penguatan paling signifikan. Saham perusahaan jasa energi tersebut ditutup di level Rp655 atau melonjak 8,26 persen dalam sehari dan naik 15,93 persen dalam lima hari terakhir.

Dengan RSI berada di level 65,93, ELSA dinilai masih memiliki momentum positif. Investor disarankan melakukan akumulasi pada rentang Rp535-Rp645 dengan target Rp690-Rp710 dan cut loss Rp525.

Adapun saham INTP ditutup di level Rp4.500 setelah menguat 2,05 persen. Dalam lima hingga 20 hari terakhir, saham produsen semen tersebut mencatat kenaikan hampir delapan persen dengan RSI di level 57,93.

Tim analis merekomendasikan pembelian pada kisaran Rp4.170-Rp4.450 apabila terjadi koreksi, dengan target harga Rp4.730-Rp4.860 serta batas cut loss di Rp4.130.

Selain memberikan rekomendasi saham, Bareksa juga memproyeksikan IHSG masih bergerak dalam pola sideways dengan kecenderungan menguat terbatas.


Baca: Satgas PASTI Hentikan Universal Peak dan BAFI Group Indonesia, Diduga Jalankan Aktivitas Ilegal


Momentum jangka pendek dinilai mulai membaik seiring penguatan indikator teknikal, meski indeks masih berada di bawah rata-rata pergerakan utama (moving average) dan garis tren turun jangka panjang.

Jika IHSG mampu menembus area resistance di atas level 6.000 hingga 6.100, peluang penguatan menuju kisaran 6.300-6.400 akan semakin terbuka.

Sebaliknya, apabila gagal mempertahankan support di level 5.600, indeks berpotensi kembali menguji area terendah sebelumnya di kisaran 5.318.

Bareksa mengingatkan bahwa rekomendasi tersebut ditujukan untuk strategi perdagangan jangka pendek sehingga investor tetap perlu menerapkan manajemen risiko, termasuk disiplin terhadap batas cut loss yang telah ditentukan.

Tags: indeks harga saham gabungan saham hari ini IHSG hari ini IHSG

Baca Juga

KABAR BAIK IHSG Menguat di Awal Pekan, Simak Saham yang Jadi Buruan
KABAR BAIK IHSG Menguat di Awal Pekan, Simak Saham yang Jadi Buruan
Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
Investor Tinggalkan Saham Teknologi, IHSG Berpotensi Uji Level Krusial
Investor Tinggalkan Saham Teknologi, IHSG Berpotensi Uji Level Krusial
IHSG Tertekan, OJK Tempuh Kebijakan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPS
IHSG Tertekan, OJK Tempuh Kebijakan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPS
Saham BBCA dan BBRI Anjlok, Level Terendah 5 Tahun Terakhir
Saham BBCA dan BBRI Anjlok, Level Terendah 5 Tahun Terakhir
IHSG Anjlok ke Level Terendah! Nyaris 5 Persen
IHSG Anjlok ke Level Terendah! Nyaris 5 Persen

Populer

  • 1
    Legenda Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia, Albiceleste Berduka Jelang Lawan Swiss
  • 2
    SMPN 3 Bajeng Sambut 136 Siswa Baru, MPLS 2026 Usung Sekolah Ramah Anak
  • 3
    TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat
  • 4
    Kalla Toyota Luncurkan New Hilux Generasi Kesembilan di Makassar, Harga Mulai Rp400 Jutaan
  • 5
    Abdel Achrian Tak Bisa Melayat Temon karena Sedang Berada di Amerika Serikat

Ekonomi

  • Stok BBM Dijamin Aman, Cukup Layani Kebutuhan Masyarakat dan Penyaluran Sesuai Ketentuan
    Stok BBM Dijamin Aman, Cukup Layani Kebutuhan Masyarakat dan Penyaluran Sesuai Ketentuan
  • Rekomendasi Saham Hari Ini: KIJA, ELSA, dan INTP Jadi Pilihan, IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat
    Rekomendasi Saham Hari Ini: KIJA, ELSA, dan INTP Jadi Pilihan, IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat
  • KABAR BAIK IHSG Menguat di Awal Pekan, Simak Saham yang Jadi Buruan
    KABAR BAIK IHSG Menguat di Awal Pekan, Simak Saham yang Jadi Buruan

Peristiwa

  • BLT Kesra 2026 Belum Dipastikan Cair, Pemerintah Minta Masyarakat Waspadai Hoaks
    BLT Kesra 2026 Belum Dipastikan Cair, Pemerintah Minta Masyarakat Waspadai Hoaks
  • Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus untuk Tangani Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
    Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus untuk Tangani Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
  • Jendela Pesawat Ryanair Pecah, Ini Penyebab Penumpang Nyaris Tersedot Keluar dari Kabin
    Jendela Pesawat Ryanair Pecah, Ini Penyebab Penumpang Nyaris Tersedot Keluar dari Kabin
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID