LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Debut Zakyah Zahron Accelarando Max di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi langsung berbuah manis setelah pemain SMAN 2 Makassar itu mencetak 13 poin dan membantu timnya menang telak 68-7 atas SMAN 9 Makassar pada laga pembuka sektor putri di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026).
Dilansir DBL.id, tampil di panggung yang selama ini hanya ia kenal dari layar ponsel, pemain yang akrab disapa Kya tersebut mampu melewati rasa gugup dan memberikan kontribusi penting bagi Smada hingga mengantarkan timnya melaju ke babak Big Eight.
Bagi Kya, pertandingan tersebut menjadi debut yang sekaligus menjadi pembuktian dari keinginannya bermain di DBL sejak mulai mengenal olahraga basket.
Ketertarikannya terhadap basket bermula ketika masih duduk di kelas 6 SD. Saat itu, Kya kerap menyaksikan cuplikan pertandingan basket yang berseliweran di TikTok.
Rasa penasaran tersebut kemudian membawanya bergabung dengan ekstrakurikuler basket ketika duduk di bangku SMP.
“Awalnya cuma nonton basket di TikTok. Pas saya SMP, di sekolah kebetulan ada ekskul basket, jadi saya gabung. Tidak ada yang mengenalkan atau menyuruh saya masuk basket, itu murni keinginan saya sendiri,” ungkap Kya.
Sejak mulai menekuni basket pada kelas 1 SMP, DBL kemudian menjadi salah satu target yang ingin dicapainya.
“Dari dulu keinginan saya memang main di DBL. Saya lihat DBL itu sebagai event yang sangat besar dan ditonton banyak orang,” tambah pemain yang kini duduk di kelas X tersebut.
Kesempatan itu akhirnya datang ketika Kya membela SMAN 2 Makassar menghadapi SMAN 9 Makassar pada laga pembuka sektor putri Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi.
Namun, tampil di panggung besar untuk pertama kalinya tidak langsung membuat Kya tenang. Ia mengaku sempat panik dan tegang ketika pertandingan dimulai.
“Awal masuk lapangan saya cukup panik dan tegang. Tapi pas saya dimasukkan ke dalam lapangan, saya berusaha lawan rasa panik itu dan beradaptasi. Cara mengatasinya, saya harus percaya diri di lapangan tanpa rasa takut,” jelasnya.
Kepercayaan diri tersebut kemudian terlihat di lapangan. Kya mampu mencetak 13 poin dalam pertandingan dan ikut mengantarkan Smada meraih kemenangan mutlak 68-7.
Penampilan tersebut menjadi awal yang positif bagi Kya yang harus beradaptasi dengan atmosfer kompetisi sekaligus bermain bersama para seniornya.
Kemenangan atas SMAN 9 Makassar juga membawa Smada melangkah ke babak Big Eight. Bagi Kya, hasil tersebut menjadi pembuktian awal dalam perjalanan pertamanya tampil di Honda DBL.
Di luar basket, Kya memiliki aktivitas lain yang turut mendukung kebugarannya. Ia diketahui gemar bersepeda dan rutin melakukan aktivitas tersebut sekitar tiga kali dalam seminggu ketika tidak memiliki kegiatan sekolah atau latihan.
Dalam setiap sesi, Kya menargetkan jarak minimal lima kilometer. Aktivitas bersepeda itu dijalaninya sebagai hobi sekaligus bagian dari aktivitas fisik di luar latihan basket.
Meski mengawali debut dengan penampilan positif, Kya tidak ingin berhenti pada kemenangan pertamanya.
Ia telah memasang target pribadi dan target untuk timnya sepanjang musim Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi.
“Target saya di musim ini bisa terpilih masuk First Team dan membawa Smada menjadi champion DBL,” tegasnya.
Perjalanan Kya di DBL musim ini sekaligus menjadi bagian dari kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang digelar di 31 kota pada 22 provinsi di Indonesia.
Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket menuju DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Selain kompetisi utama, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100% Indonesia”.
Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play, sementara pertandingan final juga dapat disaksikan melalui YouTube Good Day ID.



