LUMINASIA.ID, JAKARTA - Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, mendedikasikan podium keduanya pada Moto3 Junior World Championship di MotorLand Aragón, Spanyol, untuk almarhum Farres Putra, pembalap Malaysia yang meninggal dunia akibat kecelakaan balap pada Agustus 2026.
Baca: Veda Ega Pratama Bersiap ke MotoGP Jepang, Bawa Modal Double Podium di Motegi
Ramadhipa meraih podium kedua pada race 1 dan finis keempat pada race 2 seri keenam Moto3 Junior 2026 di Aragón, Minggu (27/9/2026), sekaligus mengoleksi tambahan 33 poin dan menjaga peluang menembus 3 besar klasemen.
Ramadhipa mengawali race 1 dari posisi kelima berdasarkan hasil kualifikasi yang berlangsung Sabtu (26/9/2026).
Persaingan ketat membuat 12 pebalap tergabung dalam grup depan, dengan Ramadhipa terus bertahan di barisan depan menggunakan NSF250RW.
Pada lap-lap terakhir, Ramadhipa terus menekan dan sempat memimpin balapan sebelum terlibat persaingan sengit dengan Giulio Pugliese dan Carlos Cano.
Ramadhipa akhirnya finis kedua setelah kalah cepat dari Cano di lintasan lurus menjelang finis, dengan selisih hanya 0,037 detik dari pemenang.
Hasil tersebut menjadi podium ketiga Ramadhipa sepanjang musim ini.
Pada race 2, pebalap yang turun bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu kembali mengawali balapan dengan baik dan langsung bertahan di grup terdepan.
Ramadhipa bahkan sempat memimpin balapan pada lap kelima dan terus bersaing untuk posisi podium.
Persaingan berlangsung ketat hingga lap terakhir, sebelum 2 pebalap memanfaatkan slipstream di lintasan lurus menjelang finis dan melewati Ramadhipa.
Ia akhirnya menyelesaikan race 2 di posisi keempat.
“Saya merasa percaya diri di kedua balapan. Race 1 berjalan cukup baik dan saya berhasil meraih podium. Pada Race 2, kondisi lintasan lebih panas sehingga balapan terasa lebih sulit. Saya terus berusaha hingga tikungan terakhir dan berhasil finis di posisi keempat,” ucap Ramadhipa.
Setelah meraih podium, Ramadhipa juga menyampaikan dedikasi khusus untuk Farres Putra, pembalap Malaysia yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan dalam Malaysian Cub Prix Championship pada akhir Agustus 2026.
“Akhirnya kami kembali, senang dengan perasaan ini,” ujar Ramadhipa dalam unggahan di Instagram pribadinya.
“Terima kasih banyak kepada tim saya atas kerja keras mereka dan juga kepercayaan mereka kepada saya,” lanjutnya.
Ramadhipa kemudian menyampaikan dedikasinya untuk almarhum Farres Putra.
“Dan saya ingin mendedikasikan podium ini untuk almarhum Farres Putra,” katanya.
“Satu putaran lagi, saatnya mempersiapkan diri, dan kembali lebih kuat,” tambah Ramadhipa.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi perjuangan Ramadhipa dan tim dalam menghadapi seri Aragón.
Menurut Andy, podium kedua pada race 1 dan posisi keempat pada race 2 menjadi modal untuk menghadapi seri terakhir di Misano.
“Keberhasilannya raih podium 2 di race 1 dan finish di posisi 4 pada race 2 semoga jadi modal positif bagi Ramadhipa untuk menghadapi seri terakhir di Misano. Semoga Ramadhipa bisa memaksimalkan potensinya dan menutup musim dengan performa terbaiknya,” ujar Andy.
Hasil di Aragón membuat Ramadhipa kini mengoleksi 113 poin dan menempati posisi keempat klasemen sementara.
Ramadhipa tertinggal 23 poin dari posisi ketiga yang ditempati Yaroslav Karpushin dengan 136 poin.
Posisi puncak klasemen sementara ditempati Carlos Cano dengan 180 poin, disusul Giulio Pugliese dengan 137 poin, sedangkan Ramadhipa berada di posisi keempat dengan 113 poin.
Putaran terakhir FIM MotoJunior World Championship musim ini akan berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, pada 16–18 Oktober 2026.
Ramadhipa pun bersiap menghadapi seri terakhir dengan peluang menembus 3 besar klasemen yang masih terbuka.




