Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Lifestyle

Motor Matic Bergetar Saat Digas? Ini Penyebab dan Cara Membersihkan CVT yang Benar

Selasa, 6 Oktober 2026 22:41
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
wanita memanaskan motor Honda miliknya


LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Motor matic bergetar saat digas, tarikan awal terasa kasar, atau muncul bunyi berdecit dari area CVT bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem transmisi yang perlu diperiksa.

Kondisi tersebut tidak selalu menandakan mesin mengalami kerusakan karena dalam banyak kasus penyebab motor matic bergetar saat akselerasi awal berasal dari Continuously Variable Transmission (CVT) yang mulai kotor atau membutuhkan perawatan.

Salah satu penyebab paling umum adalah penumpukan debu dan sisa kampas ganda di dalam ruang CVT.

Meski berada di balik cover transmisi, CVT tetap memiliki saluran udara yang berfungsi menjaga suhu V-Belt tetap stabil, sementara udara yang masuk membawa debu jalanan yang kemudian bercampur dengan serbuk hasil gesekan kampas kopling.

Seiring waktu, kotoran tersebut dapat menumpuk pada sejumlah komponen, seperti kampas ganda, mangkok kopling, pulley, serta area sekitar V-Belt.

Akibatnya, permukaan kampas menjadi licin sehingga daya cengkeram terhadap mangkok kopling berkurang dan saat motor mulai melaju, kampas mengalami selip sesaat sebelum mencengkeram secara sempurna.

Kondisi tersebut dapat menimbulkan sejumlah gejala, mulai dari motor bergetar saat mulai berjalan, tarikan awal terasa kasar dan kurang responsif, muncul bunyi berdecit atau suara gesekan dari area CVT, hingga akselerasi terasa kurang halus dibanding biasanya.

Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat mempercepat keausan komponen CVT.

Hindari Membersihkan CVT dengan Bensin

Tips Honda, masih banyak pemilik motor yang membersihkan CVT menggunakan bensin atau air sabun karena dianggap praktis, padahal cara tersebut tidak dianjurkan karena dapat merusak komponen penting di dalam sistem transmisi.

Di dalam CVT terdapat seal yang berfungsi mencegah kebocoran oli mesin, sehingga cairan seperti bensin berisiko membuat seal menjadi keras, retak, atau kehilangan elastisitasnya.

Jika seal mengalami kerusakan, oli mesin berpotensi merembes ke area CVT dan membuat V-Belt menjadi licin.

Pulley juga menggunakan grease khusus yang tahan terhadap suhu tinggi, sementara penggunaan bensin dapat melarutkan pelumas tersebut sehingga gesekan antarkomponen menjadi lebih kasar dan mempercepat keausan.

Selain itu, sisa cairan yang tidak sesuai dapat mengurangi daya cengkeram kampas kopling sehingga getaran saat akselerasi awal justru semakin sering muncul dan tarikan motor terasa lebih berat.

Cara Membersihkan CVT yang Benar

Teknisi di bengkel resmi AHASS menggunakan Brake & Parts Cleaner atau CVT Cleaner, yaitu cairan khusus yang dirancang untuk membersihkan komponen CVT tanpa merusaknya.

Cairan tersebut cepat menguap sehingga mengering dalam hitungan detik dan tidak meninggalkan residu yang dapat menyebabkan selip pada komponen CVT.

Brake & Parts Cleaner juga mampu mengangkat debu, minyak, dan sisa kampas kopling tanpa perlu menggosok komponen secara berlebihan.

Formula khususnya tidak merusak seal maupun komponen berbahan karet yang terdapat di dalam ruang CVT.

Karena tidak meninggalkan lapisan licin, kampas kopling dapat kembali bekerja secara optimal sehingga tarikan motor terasa lebih halus dan responsif.

Kapan CVT Perlu Dibersihkan?

Pemeriksaan CVT sebaiknya dilakukan ketika motor mulai menunjukkan sejumlah tanda, seperti bergetar saat mulai berjalan, tarikan awal terasa berat, terdengar bunyi berdecit atau suara gesekan dari area CVT, akselerasi tidak sehalus biasanya, serta motor sering digunakan di jalan berdebu atau saat hujan.

Pemeriksaan secara berkala juga membantu mendeteksi kondisi roller, V-Belt, pulley, dan kampas ganda sebelum mengalami kerusakan yang lebih serius.

Tips agar CVT Motor Matic Tetap Halus

Untuk menjaga performa motor tetap optimal, lakukan servis CVT secara berkala sesuai jadwal perawatan.

Hindari membersihkan CVT menggunakan bensin atau air sabun dan gunakan cairan pembersih khusus Brake & Parts Cleaner.

Kondisi V-Belt, roller, dan kampas ganda juga perlu diperiksa secara rutin untuk memastikan seluruh komponen bekerja dengan baik.

Selain itu, hindari kebiasaan menarik gas secara mendadak dari posisi diam karena dapat memengaruhi kerja komponen CVT.

Dengan perawatan yang tepat, performa CVT dapat tetap halus, tarikan motor lebih responsif, serta usia pakai komponen menjadi lebih panjang.

Servis CVT di AHASS

Apabila motor mulai mengalami getaran saat akselerasi awal, tarikan terasa kasar, atau muncul bunyi berdecit dari area CVT, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel resmi AHASS.

Teknisi bersertifikat akan membersihkan sekaligus memeriksa seluruh komponen CVT menggunakan peralatan dan cairan khusus sesuai standar Honda.

Agar lebih praktis, pengguna dapat memanfaatkan fitur Booking Service melalui aplikasi Daya Auto untuk menentukan jadwal servis sesuai waktu yang diinginkan tanpa perlu mengantre lama di bengkel.

Perawatan CVT yang dilakukan secara rutin tidak hanya membuat motor kembali nyaman dikendarai, tetapi juga membantu menjaga performa, mengurangi risiko kerusakan, serta membuat perjalanan sehari-hari terasa lebih aman dan menyenangkan.

Tags: tips honda motor Honda

Baca Juga

7 Perawatan Motor Honda agar Tetap Awet dan Tidak Cepat Rusak
7 Perawatan Motor Honda agar Tetap Awet dan Tidak Cepat Rusak
Kenali Arti 8 Indikator Panel Speedometer Motor Matic Honda
Kenali Arti 8 Indikator Panel Speedometer Motor Matic Honda
Kenali Perbedaan Ukuran Velg Motor Honda, dari 12 hingga 21 Inci
Kenali Perbedaan Ukuran Velg Motor Honda, dari 12 hingga 21 Inci
8 Hari Digelar, SPK Honda Selama DBL 2026 Lampaui Target
8 Hari Digelar, SPK Honda Selama DBL 2026 Lampaui Target
Jangan Salah, Ini Perbedaan Service Regular, Berkala Standar dan Heavy Service Honda
Jangan Salah, Ini Perbedaan Service Regular, Berkala Standar dan Heavy Service Honda
Cara Aktifkan Anti Theft Alarm System Honda Vario Evo 160, Jangan Salah Tekan Tombol
Cara Aktifkan Anti Theft Alarm System Honda Vario Evo 160, Jangan Salah Tekan Tombol

Populer

  • 1
    Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026, Tarakan Juara I
  • 2
    8 Hari Digelar, SPK Honda Selama DBL 2026 Lampaui Target
  • 3
    Kalla Toyota Tanam 43 Ribu Mangrove di Pangkep, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
  • 4
    Asmo Sulsel Siap Dukung Honda DBL 2027
  • 5
    1.689 Rekening Baru Dibuka dalam FIN EXPO BIK OJK di Makassar, Transaksi Keuangan Capai Rp42,9 Miliar

Ekonomi

  • Penjualan Toyota Agya Tumbuh 38 Persen, Kuasai 34,3 Persen Market di Kelasnya
    Penjualan Toyota Agya Tumbuh 38 Persen, Kuasai 34,3 Persen Market di Kelasnya
  • Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun hingga Juli 2026, OJK Perkuat Ekosistem Berbasis Data
    Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun hingga Juli 2026, OJK Perkuat Ekosistem Berbasis Data
  • Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026, Tarakan Juara I
    Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026, Tarakan Juara I

Peristiwa

  •  Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
    Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
  • Diskusi dengan Ketua KPU Pusat, JMSI Sulsel Ingatkan Revisi UU Penyiaran Jangan Hambat Produksi Karya Jurnalistik
    Diskusi dengan Ketua KPU Pusat, JMSI Sulsel Ingatkan Revisi UU Penyiaran Jangan Hambat Produksi Karya Jurnalistik
  • Rocky Gerung Dilantik Prabowo, Ini Tugas dan Kewajiban Watimpres RI
    Rocky Gerung Dilantik Prabowo, Ini Tugas dan Kewajiban Watimpres RI
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID