LUMINASIA.ID, MAROS – Sebuah flyer berisi surat terbuka kepada Bupati Maros dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros menjadi perhatian warganet setelah beredar luas melalui status WhatsApp (WA) dan sejumlah grup Facebook.
Surat terbuka tersebut berisi kekhawatiran orang tua terhadap potensi paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dikhawatirkan dapat mengancam kesehatan anak-anak sekolah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Melalui surat itu, orang tua meminta pemerintah daerah mempertimbangkan peliburan sementara sekolah di wilayah yang terdampak atau berpotensi terpapar asap.
Mereka juga mendorong pemantauan kualitas udara secara berkala, penyampaian informasi kondisi udara kepada orang tua, penyediaan alternatif pembelajaran, serta koordinasi lintas instansi untuk melindungi peserta didik.
Mifta, salah seorang orang tua siswa, mengatakan pemerintah perlu mempertimbangkan keselamatan anak-anak dalam menentukan kebijakan pembelajaran di tengah kekhawatiran terhadap kondisi kualitas udara.
“Saya membaca di sejumlah berita bahwa sudah ada beberapa kabupaten/kota yang mengambil sikap untuk melaksanakan proses belajar mengajar secara daring mulai Kamis besok. Karena itu, kami meminta para pemangku kebijakan di Kabupaten Maros juga mempertimbangkan keputusan yang sama,” ujar Mifta.
Ia juga menyoroti informasi mengenai indeks kualitas udara Maros pada laman IQAir.com yang disebut berada dalam kategori tidak sehat.
Menurut Mifta, pemerintah daerah perlu segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengevaluasi kondisi kualitas udara dan menentukan langkah perlindungan bagi peserta didik.
“Jangan sampai kita menunggu anak-anak jatuh sakit baru mengambil tindakan. Kesehatan dan keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Orang tua berharap pemerintah Kabupaten Maros dapat segera memberikan kejelasan mengenai kondisi kualitas udara dan langkah yang akan diambil, termasuk kemungkinan penerapan pembelajaran dari rumah atau peliburan sementara jika kondisi dinilai tidak aman bagi peserta didik.




