LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengapresiasi langkah patroli dan pengawasan yang dilakukan jajaran Polda Sulawesi Selatan di sejumlah SPBU jalur prioritas penyaluran Biosolar subsidi di ruas Makassar-Maros.
Patroli yang berlangsung selama tiga hari terakhir tersebut dinilai membantu menjaga kelancaran pelayanan di SPBU, terutama pada titik yang sebelumnya mengalami antrean kendaraan logistik dan angkutan barang dengan intensitas tinggi.
Kehadiran aparat kepolisian di lapangan turut menciptakan situasi yang lebih tertib dan kondusif selama proses penyaluran BBM subsidi berlangsung. Langkah tersebut juga dinilai mendukung upaya pengawasan distribusi energi bersubsidi agar tetap tepat sasaran.
Baca: Banyak yang Antre, Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Maros
Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah SPBU yang berada di jalur Trans Sulawesi wilayah Makassar dan Maros mengalami peningkatan aktivitas pembelian Biosolar subsidi. Kondisi ini sempat memicu antrean kendaraan pada jam-jam tertentu dan berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitar SPBU.
Pertamina menilai pengawasan yang dilakukan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban distribusi BBM subsidi sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat penerima manfaat.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan sinergi antara Pertamina, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan pengelola SPBU menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi.
"Kami mengapresiasi dukungan dan pengawasan yang dilakukan bersama oleh aparat penegak hukum. Sinergi ini penting untuk memastikan distribusi BBM subsidi berlangsung tertib, aman, dan sesuai ketentuan sehingga akses energi bagi masyarakat tetap terjaga," kata Lilik, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, distribusi BBM subsidi yang berjalan lancar juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor transportasi dan logistik yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar.
Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta pengelola SPBU guna memastikan penyaluran Biosolar subsidi berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran.
Baca: Jangan Panik! Pertamina Pastikan Stok Pertalite Aman
Ke depan, Pertamina berharap kegiatan patroli dan pengawasan di jalur-jalur prioritas dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan antrean kendaraan sekaligus menjaga ketersediaan BBM subsidi bagi masyarakat yang berhak.
Masyarakat yang menemukan kendala layanan, antrean tidak wajar, maupun dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Call Center 135 yang beroperasi selama 24 jam.

