LUMINASIA.ID, MALUT - Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 di Desa Kukumutuk, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, telah mencapai progres 95 persen. Sekolah berasrama tersebut dipersiapkan untuk menampung 270 anak dari keluarga kurang mampu pada jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA.
Dilansir Prov. Malut, Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, meninjau langsung perkembangan pembangunan sekolah tersebut pada Selasa (3/11/2026). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial Maluku Utara, Kepala Dinas Sosial Halmahera Utara, Kepala Sekolah Rakyat, serta perwakilan kontraktor Hutama Karya.
Sarbin menyampaikan bahwa pemerintah provinsi bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus memperkuat koordinasi untuk mempercepat penyelesaian pembangunan. Ia meminta pihak pelaksana proyek memastikan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada November hingga Desember 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Sarbin turut melihat sejumlah fasilitas pendidikan, mulai dari ruang kelas, meja dan kursi belajar, lemari, papan tulis, hingga sarana pendukung pembelajaran lainnya. Ia juga memeriksa kesiapan fasilitas asrama, masjid, kantin, toilet, tempat mencuci pakaian, serta ketersediaan air bersih dan listrik.
Selain infrastruktur, kesiapan kebutuhan sehari-hari siswa, termasuk penyediaan makanan, juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Hal ini dinilai penting mengingat Sekolah Rakyat menerapkan sistem pendidikan berasrama.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Elvis Alwa, mengapresiasi kunjungan dan perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan fasilitas pendidikan tersebut. Ia menyatakan pihak sekolah berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan pekerjaan agar proses penyelesaian dapat berjalan lebih cepat.
Sarbin menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan kondisi finansial keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya berorientasi pada kegiatan belajar mengajar, tetapi juga memberikan pembinaan dan lingkungan yang mendukung perkembangan siswa.
Pembangunan SRT 1 di Halmahera Utara diharapkan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara. Dengan kapasitas 270 siswa dan fasilitas pendidikan berasrama, sekolah ini diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan mereka.




