LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Kegiatan pendakian dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memakan korban jiwa. Seorang pendaki bernama Irfan (24), warga Kabupaten Bone, meninggal dunia akibat hipotermia berat saat berada di jalur pendakian, Minggu (17/8/2025).
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, jumlah pendaki yang tercatat hingga Minggu sore mencapai 4.189 orang.
Mereka tersebar melalui beberapa jalur pendakian, yakni Bulukbalkea sebanyak 1.706 orang, Lembanna 390 orang, Tassoso 1.230 orang, Panaikang 690 orang, serta jalur menuju Lembah Ramma 156 orang. Selain itu, terdapat 17 pendaki yang menempuh rute lintas Bulu Baria–Lompobattang–Bawakaraeng–Ramma–Danau Tanralili.
Sepanjang kegiatan, sebanyak 32 pendaki mengalami gangguan kesehatan. Mayoritas menderita hipotermia, sementara sisanya mengalami masalah seperti asam lambung, sakit kepala, hingga terkilir. Dua pendaki sempat dilaporkan terpisah dari rombongan, namun semuanya dapat ditangani di lokasi oleh tim siaga.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menjelaskan korban Irfan dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi dari Pos 10 menuju Pos 8. “Korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim Dokpol Polda Sulsel yang ikut bersama tim evakuasi. Saat itu korban sedang ditandu dari puncak menuju kaki gunung melalui jalur Bulukbalkea,” ungkap Andi Sultan.
Irfan diketahui mengikuti kegiatan lintas alam bersama 16 rekannya sejak 12 Agustus 2025. Rombongan tiba di puncak Gunung Bawakaraeng pada Sabtu, 16 Agustus. Namun, pada Minggu pagi, korban ditemukan dalam kondisi mengalami hipotermia berat. Meski telah mendapat penanganan di lokasi, kondisinya tidak membaik sehingga tim mengevakuasi korban menggunakan tandu.
Evakuasi berlangsung dramatis dengan kondisi cuaca dingin, suhu sekitar 17 derajat Celsius dan berawan. Irfan tiba di Posko Bulukbalkea sekitar pukul 19.05 WITA, kemudian dibawa ke Puskesmas Tinggimoncong untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan dipulangkan ke Desa Carubbu, Kecamatan Awampone, Kabupaten Bone, menggunakan ambulans milik SJP.
Dalam operasi siaga ini, total 347 petugas SAR dikerahkan, terdiri dari 17 personel Rescue Dinas Damkarmat Makassar, 11 personel Redkar Makassar, serta tim gabungan dari TNI-Polri, Basarnas, dan relawan yang berjaga di sejumlah pos pendakian.
Hingga Minggu sore, situasi di jalur pendakian Gunung Bawakaraeng dilaporkan aman dan terkendali, meskipun tim siaga tetap melakukan pemantauan intensif terhadap ribuan pendaki yang masih berada di jalur.

