Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Game Murder Mystery dan Animasi Detective Conan Jadi Inspirasi Cara Anak Bunuh Ibu di Medan

Rabu, 31 Desember 2025 14:40
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Game Murder Mistery dan Animasi Detective Conan Jadi Inspirasi Cara Anak Bunuh Ibu di Medan

Game Murder Mystery Disebut Picu Tragedi, Siswi SD di Medan Diduga Bunuh Ibu Kandung

MEDAN – Polrestabes Medan mengungkap motif di balik kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan seorang siswi kelas VI sekolah dasar berinisial A terhadap ibu kandungnya sendiri di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Calvijn Simanjuntak menyatakan, peristiwa tersebut dipicu oleh perlakuan korban yang kerap melakukan kekerasan serta ancaman kepada anggota keluarga, termasuk menggunakan senjata tajam.

“Timeline persiapannya bahwa perlakuan korban terhadap kakak, adik, dan ayah pernah mengancam ketiganya dengan pisau,” ujar Calvijn Simanjuntak di Polrestabes Medan, Senin (29/12/2025).

Dari hasil pemeriksaan penyidik, diketahui korban disebut sering melakukan kekerasan fisik terhadap anak-anaknya, termasuk memukul menggunakan sapu dan tali pinggang.

“Kakak sering dimarahi dan dipukul menggunakan sapu serta tali pinggang, sementara adik sering dimarahi dan dicubit,” jelas Calvijn.

Perlakuan tersebut, lanjut Calvijn, membuat A menyimpan amarah dalam waktu yang cukup lama hingga akhirnya memicu tindakan fatal.

Bahkan, A disebut pernah memiliki niat untuk melukai ibunya, namun tidak menemukan kesempatan yang tepat.

“Adik sudah lama terlintas berpikir untuk melukai korban, tetapi belum ada kesempatan,” ungkapnya.

Selain faktor kekerasan dalam rumah tangga, penyidik juga menemukan adanya pengaruh dari aktivitas A bermain game dan menonton tayangan tertentu.

Calvijn mengungkapkan, A merasa sakit hati setelah game online yang biasa dimainkan di ponselnya dihapus oleh sang ibu.

“Jadi anak atau si adik sakit hati karena game online-nya dihapus,” kata Calvijn.

Diketahui, A kerap memainkan game online Murder Mystery serta menonton serial anime, termasuk Anime Detektif Conan.

“Adik melihat game Murder Mystery pada season Kills Others menggunakan pisau dan juga menonton Anime Detektif Conan episode 271 yang menampilkan adegan pembunuhan dengan pisau,” paparnya.

Menurut Calvijn, adegan-adegan tersebut diduga menjadi pemicu yang menguatkan niat A dalam melakukan aksinya.

“Dari situlah si A termotivasi dan akhirnya menggunakan pisau untuk melakukan tindak pidananya,” lanjutnya.

Dalam penanganan perkara ini, kepolisian telah menetapkan A sebagai anak yang berkonflik dengan hukum.

Proses hukum dilakukan dengan mengedepankan sistem peradilan pidana anak serta pemenuhan hak-hak dasar anak.

“Tentang adik selama di kantor polisi, kami bersama pendamping memberikan hak mendasar seperti hak beribadah, bermain, berkomunikasi, memperoleh pendidikan, dan hak lainnya,” ujar Calvijn.

Diketahui, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (10/12/2025) dini hari di rumah korban.

A disebut terbangun di tengah malam dan melihat ibunya sedang tertidur di sampingnya.

Situasi tersebut justru memicu luapan emosi yang selama ini terpendam.

“Adik tiba-tiba terbangun dan memandang korban yang tidur di sampingnya, dan hal itu semakin menimbulkan rasa marah,” jelas Calvijn.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan masyarakat, terutama terkait pengawasan anak, kekerasan dalam rumah tangga, serta dampak konten digital terhadap psikologis anak.

Tags: Murder Mystery Detective Conan anak bunuh ibu medan

Baca Juga

Kebakaran Pabrik Sandal Medan Deli, Pemadam Kesulitan Padamkan Api
Kebakaran Pabrik Sandal Medan Deli, Pemadam Kesulitan Padamkan Api
Seperti Apa Itu Game Murder Mystery 2 Roblox? Dikaitkan dengan Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan
Seperti Apa Itu Game Murder Mystery 2 Roblox? Dikaitkan dengan Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan

Populer

  • 1
    Bukan Soal VAR, Ini Skenario Regulasi Jika Ratchaburi Benar Didiskualifikasi dari ACL 2
  • 2
    Zakat Fitrah 2026 Rp50 Ribu per Jiwa, Simak Niat Arab, Latin, dan Artinya
  • 3
    Bodo/Glimt Bungkam Inter di San Siro, Dongeng Nordik Berlanjut ke 16 Besar
  • 4
    Tiga Siswa SD Athirah Bone Lolos Grand Final IMSC 2026
  • 5
    Harga Emas Hari Ini Antam Naik Rp40.000, Tembus Rp3.068.000 per Gram

Ekonomi

  • Promo JSM Alfamart Akhir Februari: Minyak Goreng, Popok Bayi hingga Snack Serbu Diskon
    Promo JSM Alfamart Akhir Februari: Minyak Goreng, Popok Bayi hingga Snack Serbu Diskon
  • Semakin Terintegrasi, ASN Setda Enrekang Rasakan Kemudahan Lapor SPT Lewat Coretax DJP
    Semakin Terintegrasi, ASN Setda Enrekang Rasakan Kemudahan Lapor SPT Lewat Coretax DJP
  • Asmo Sulsel Bekali Karyawan Astra Traknus Makassar Edukasi Safety Riding dan Pengalaman Motor Listrik Honda
    Asmo Sulsel Bekali Karyawan Astra Traknus Makassar Edukasi Safety Riding dan Pengalaman Motor Listrik Honda

Peristiwa

  • Simulasi TKA 2026 Dibuka Gratis, Siswa Bisa Latihan Soal Resmi Tanpa Bimbel
    Simulasi TKA 2026 Dibuka Gratis, Siswa Bisa Latihan Soal Resmi Tanpa Bimbel
  • Antrean Digital Tukar Uang Baru: Layanan PINTAR BI Dorong Masyarakat Beralih ke Sistem Online
    Antrean Digital Tukar Uang Baru: Layanan PINTAR BI Dorong Masyarakat Beralih ke Sistem Online
  • IKA Unhas Salurkan Bantuan untuk 89 Pasien Kurang Mampu di RSUD Syekh Yusuf Gowa
    IKA Unhas Salurkan Bantuan untuk 89 Pasien Kurang Mampu di RSUD Syekh Yusuf Gowa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID