Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Ramadan 2026 Diperkirakan Mulai 18-19 Februari, Ini Penjelasan Perbedaan Awal Puasa di Berbagai Negara

Jumat, 6 Februari 2026 16:41
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi doa awal dan akhir tahun dan Ramadhan (via waktusolat.digital)

LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah kembali menjadi perhatian umat Muslim dunia menjelang pertengahan Februari 2026. Sejumlah negara mayoritas Muslim, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bangladesh, diperkirakan akan memulai bulan suci Ramadan pada rentang 18–19 Februari 2026, dengan tetap menunggu hasil rukyatul hilal sebagai penentu resmi. Seperti tahun-tahun sebelumnya, metode pengamatan bulan sabit menjadi faktor utama yang menyebabkan potensi perbedaan awal puasa antarwilayah.

Dlansir Islamic Info Center, di Arab Saudi, otoritas keagamaan dijadwalkan melakukan pengamatan hilal pada Selasa malam, 17 Februari 2026, yang bertepatan dengan tanggal 29 Syaban 1447 H. Jika hilal terlihat, maka 1 Ramadan diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, dan puasa pertama dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun, jika hilal tidak teramati, maka bulan Syaban akan digenapkan menjadi 30 hari, sehingga awal Ramadan bergeser satu hari.

Situasi serupa juga diperkirakan terjadi di Uni Emirat Arab yang mengikuti pendekatan rukyat nasional dan regional. Sementara itu, di Bangladesh dan sejumlah negara Asia Selatan, awal Ramadan cenderung jatuh sehari lebih lambat karena menunggu hasil pengamatan hilal lokal. Perbedaan ini merupakan hal yang lazim dalam kalender Hijriah dan diterima sebagai bagian dari praktik keagamaan Islam yang berbasis astronomi dan syariat.

Ramadan memiliki makna mendalam dalam ajaran Islam karena pada bulan inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia. Selama Ramadan, umat Muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai peningkatan kualitas ibadah seperti salat malam, tilawah Al-Qur’an, serta sedekah dan kepedulian sosial. Puasa tidak hanya dipahami sebagai menahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai latihan pengendalian diri dan pembentukan ketakwaan.

Selain aspek spiritual, Ramadan juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Tradisi berbuka puasa bersama, penyaluran zakat fitrah, serta berbagai program bantuan sosial menjadi sarana memperkuat solidaritas dan empati terhadap sesama, khususnya kelompok rentan. Dalam konteks global saat ini, Ramadan juga diwarnai dengan perhatian terhadap isu kesehatan, keseimbangan nutrisi, dan kesejahteraan mental selama menjalankan ibadah puasa.

Bagi umat Muslim yang memiliki kondisi tertentu seperti sakit, kehamilan, usia lanjut, atau sedang dalam perjalanan, Islam memberikan keringanan untuk tidak berpuasa dengan ketentuan mengganti di hari lain atau membayar fidyah sesuai syariat. Prinsip ini menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah dalam Islam selalu mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan keselamatan jiwa.

Ramadan 2026 diharapkan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga sarana memperkuat persatuan umat di tengah keberagaman budaya dan perbedaan penetapan kalender. Dengan menunggu keputusan resmi otoritas keagamaan di masing-masing negara, umat Muslim diimbau mempersiapkan diri secara spiritual, fisik, dan sosial untuk menyambut bulan suci dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.


Baca Juga

Lampu Padam 60 Menit Hadirkan Suasana Hangat dan Reflektif di Hotel Dalton Makassar
Lampu Padam 60 Menit Hadirkan Suasana Hangat dan Reflektif di Hotel Dalton Makassar
The Rinra dan Phinisi Point Mall Padamkan Lampu Sejam, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
The Rinra dan Phinisi Point Mall Padamkan Lampu Sejam, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
Konser Vierratale dan Wizz Baker di Toraja Tetap Meriah Meski Diguyur Hujan, Didukung Astra Motor Sulsel
Konser Vierratale dan Wizz Baker di Toraja Tetap Meriah Meski Diguyur Hujan, Didukung Astra Motor Sulsel
Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge

Populer

  • 1
    Pengucapan Sumpah Jabatan, Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Bertugas
  • 2
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • 3
    Waspada Penipuan Modus Kiriman Paket COD, Pelaku Mengintimidasi
  • 4
    Syawalan Muhammadiyah Sulsel Dimajukan ke 28 Maret 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadir
  • 5
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons

Ekonomi

  • Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
    Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
  • Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal
    Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal

Peristiwa

  • Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
  • Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
    Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID