Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Indonesia U-17 Prioritaskan Proses ke Piala Asia, Kurniawan Abaikan Gaya demi Tujuan

Senin, 20 April 2026 16:40
Editor: diku
  • Bagikan
Kurniawan Dwi Yulianto

LUMINASIA.ID, BOLA - Keputusan Kurniawan Dwi Yulianto menerapkan strategi bertahan saat menghadapi Vietnam di Piala AFF U-17 2026 bukan sekadar respons situasi pertandingan, melainkan bagian dari arah pembangunan tim menuju target yang lebih besar: Piala Asia.

Dilansir CNN Indonesia, dalam laga yang berakhir imbang tanpa gol, Timnas Indonesia U-17 memang gagal melangkah ke semifinal. Namun di balik hasil tersebut, Kurniawan menegaskan bahwa pendekatan taktis yang digunakan merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kedewasaan bermain para pemain muda.

Alih-alih bermain terbuka seperti yang diharapkan pelatih Vietnam, Cristiano Roland, Indonesia justru memilih skema defend-counter. Strategi ini dinilai lebih relevan dengan kondisi tim saat ini, terutama setelah evaluasi dari dua laga sebelumnya yang menunjukkan kelemahan saat menghadapi serangan balik lawan.

Kurniawan menyebut timnya sengaja menunggu di area tiga perempat lapangan dan mengandalkan transisi cepat untuk menciptakan peluang. Pendekatan ini bukan hanya soal hasil instan, tetapi juga untuk melatih disiplin, organisasi permainan, serta kesiapan menghadapi lawan dengan karakter cepat seperti Vietnam.

Menurutnya, memaksakan permainan menyerang tanpa kesiapan justru berisiko membuka celah yang bisa dimanfaatkan lawan. Hal itu sempat terlihat ketika Indonesia mencoba melakukan high press di babak kedua, yang malah membuat lini tengah terbuka dan memberi peluang bagi Vietnam.

Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, Kurniawan memilih pendekatan yang lebih aman sekaligus edukatif bagi perkembangan pemain. Ia menilai, pengalaman menghadapi tekanan dan belajar mengatur tempo permainan akan menjadi bekal penting bagi tim di level kompetisi yang lebih tinggi.

Meski hasil akhir membuat Indonesia tersingkir, keputusan taktis ini menunjukkan bahwa fokus tim tidak semata pada kemenangan jangka pendek, melainkan pada pembentukan fondasi permainan yang lebih matang untuk turnamen mendatang.

Tags: Kurniawan Dwi Yulianto

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat
  • 4
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
    XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Peristiwa

  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID