Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

PT Vale Catat Laba Naik 85 Persen di Triwulan I 2026, Pendapatan Tembus Rp4,38 Triliun

Rabu, 29 April 2026 19:46
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
PT Vale Indonesia Tbk menegaskan komitmennya dalam menerapkan praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan melalui pengembangan proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, yang mencakup pembangunan fasilitas smelter pengolahan nikel.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR — PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan kinerja keuangan yang kuat pada triwulan pertama 2026, meski produksi nikel matte mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan PT Vale, produksi nikel dalam matte pada 1T26 tercatat sebesar 13.620 metrik ton. Angka ini lebih rendah dibanding triwulan IV 2025 yang mencapai 17.052 ton maupun periode yang sama tahun lalu sebesar 17.027 ton.

Penurunan produksi tersebut merupakan bagian dari strategi operasional perseroan, termasuk kegiatan pemeliharaan terencana dan pembangunan kembali Furnace 3 yang ditargetkan rampung pada semester pertama 2026.

Meski demikian, dari sisi kinerja keuangan, PT Vale justru mencatatkan pertumbuhan signifikan. Perseroan membukukan pendapatan sebesar US$252,7 juta atau sekitar Rp4,38 triliun (kurs Rp17.345 per dolar AS) pada triwulan pertama 2026.

Kinerja tersebut ditopang oleh kenaikan harga nikel dunia. Rata-rata harga realisasi nikel matte tercatat sebesar US$14.213 per ton atau sekitar Rp246,5 juta per ton, naik sekitar 15 persen dibanding triwulan sebelumnya yang berada di level US$12.308 per ton.

Sejalan dengan itu, laba bersih PT Vale melonjak tajam menjadi US$43,6 juta atau sekitar Rp756,2 miliar, meningkat 85 persen secara triwulanan dari US$23,6 juta. EBITDA juga tumbuh 29 persen menjadi US$80,1 juta atau sekitar Rp1,39 triliun.

CEO dan Presiden Direktur PT Vale, Bernardus Irmanto, mengatakan capaian ini menunjukkan ketahanan perusahaan di tengah dinamika industri.

“Terlepas dari tantangan yang terus berlanjut dan lingkungan operasional yang tidak pasti, kami terus menunjukkan kemampuan kami untuk mempertahankan margin positif dan disiplin keuangan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan, PT Vale juga mulai memperluas portofolio bisnis melalui penjualan bijih nikel limonit dari blok Pomalaa.

“Ini menandai langkah penting dalam memperkuat diversifikasi pendapatan dan meningkatkan keberlanjutan bisnis kami ke depan,” tambahnya.

Sepanjang triwulan pertama 2026, PT Vale juga mencatat perkembangan strategis dengan mulai mengoperasikan tiga blok tambang sekaligus, yakni Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa.

Dari sisi operasional, volume penjualan bijih nikel juga menunjukkan pergerakan. Blok Bahodopi mencatat volume sebesar 886.094 wet metric ton (wmt), sementara Pomalaa mencapai 88.983 wmt.

Di sisi biaya, cash cost nikel matte berada di level US$10.382 per ton atau sekitar Rp180 juta per ton, sedikit meningkat dibanding triwulan sebelumnya akibat kenaikan harga input komoditas. Namun, biaya pada bisnis bijih nikel relatif stabil, masing-masing sebesar US$21 per ton (sekitar Rp364 ribu) untuk Bahodopi dan US$13 per ton (sekitar Rp225 ribu) untuk Pomalaa.

Perseroan juga mencatat belanja modal sebesar US$139 juta atau sekitar Rp2,41 triliun pada periode ini, yang difokuskan pada pengembangan proyek strategis dan keberlanjutan operasional.

Sementara itu, posisi kas dan setara kas tercatat sebesar US$220,1 juta atau sekitar Rp3,82 triliun per 31 Maret 2026, turun dari US$376,4 juta pada akhir 2025.

Dalam aspek pembiayaan, PT Vale menorehkan tonggak penting dengan menandatangani fasilitas Sustainability-Linked Loan (SLL) senilai US$750 juta atau sekitar Rp13,01 triliun pada 23 April 2026. Skema ini menjadi yang pertama di industri pertambangan Asia Tenggara yang berbasis pada prinsip keberlanjutan (ESG).

Secara keseluruhan, PT Vale menilai prospek kinerja ke depan tetap positif, seiring tren kenaikan harga nikel global serta peningkatan volume produksi yang direncanakan.

Perusahaan juga menargetkan produksi nikel matte sepanjang 2026 mencapai sekitar 67.645 ton, didukung optimalisasi operasional dan ekspansi bisnis yang berkelanjutan.

Tags: Tambang PT Vale laporan keuangan


Baca Juga

PT Vale Jaga Ketahanan Energi dari PLTA hingga Pengelolaan Air Tambang
PT Vale Jaga Ketahanan Energi dari PLTA hingga Pengelolaan Air Tambang
Menopang Pendidikan Vokasi di Tanah Sorowako
Menopang Pendidikan Vokasi di Tanah Sorowako
PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026 lewat Program Pangan dan Kemaritiman
PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026 lewat Program Pangan dan Kemaritiman
PT Vale Perkuat Transformasi, Padukan Pertumbuhan Bisnis, Inovasi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat
PT Vale Perkuat Transformasi, Padukan Pertumbuhan Bisnis, Inovasi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat
Lomba Karya Jurnalistik MediaMIND 2026 Digelar, PT Vale Ajak Jurnalis Gali Kisah Pertambangan dari Timur Indonesia
Lomba Karya Jurnalistik MediaMIND 2026 Digelar, PT Vale Ajak Jurnalis Gali Kisah Pertambangan dari Timur Indonesia
PT Vale Tanam 50 Mangrove dan Transplantasi 200 Lamun di Pesisir Luwu Timur
PT Vale Tanam 50 Mangrove dan Transplantasi 200 Lamun di Pesisir Luwu Timur

Populer

  • 1
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  • 5
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa

Ekonomi

  • Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
    Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID