Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Kemendagri Beri Dua Penghargaan untuk Makassar, Bedah 300 Rumah hingga Bantuan Pendidikan Rp1,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 11:35
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Kota Makassar meraih dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dengan apresiasi berupa program bedah 300 unit rumah dan bantuan Rp1,5 miliar untuk akses layanan dasar pendidikan.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Kota Makassar meraih dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Karenanya, Appi berhasil ,emdapat apresiasi  berupa program bedah 300 unit rumah dan bantuan Rp1,5 miliar untuk akses layanan dasar pendidikan.

Penghargaan tersebut diterima Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.

Dua penghargaan yang diraih Makassar masing-masing pada kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah dan Akses terhadap Layanan Dasar Pendidikan.

"Alhamdulillah, pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar Kemendagri, Kota Makassar dapat dua penghargaan. Pertama implementasi program 3 juta rumah dan kedua akses terhadap layanan dasar pendidikan," ujar Appi usai menerima penghargaan.

Pada kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, salah satu bentuk program yang diterima Makassar adalah kesempatan melakukan bedah rumah sebanyak 300 unit.

Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Makassar.

Appi menyebutkan, sebanyak 300 unit rumah menjadi sasaran program tersebut, dengan nilai bantuan diperkirakan berada pada kisaran Rp20 juta hingga Rp30 juta untuk setiap unit rumah.

"Kita dapat kesempatan bedah rumah 300 unit, nilainya sekitar Rp20 sampai Rp30 juta untuk membenahi rumah per unitnya," jelas Appi.

Program tersebut juga berkaitan dengan dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap percepatan penyediaan hunian, termasuk kemudahan dan percepatan proses perizinan pembangunan perumahan.

Dukungan kebijakan daerah seperti kemudahan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta penyediaan lahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menjadi bagian dari upaya mendorong akses masyarakat terhadap hunian yang layak.

Sementara pada kategori Akses terhadap Layanan Dasar Pendidikan, Pemerintah Kota Makassar memperoleh bantuan sebesar Rp1,5 miliar.

Perhatian pada sektor pendidikan tersebut tidak hanya diarahkan pada wilayah perkotaan, tetapi juga mencakup masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan akses berbeda dengan wilayah daratan.

Penilaian kategori Akses terhadap Layanan Dasar Pendidikan mencakup sejumlah indikator, antara lain pemerataan tenaga pendidik, ketersediaan sarana pendidikan, capaian literasi dan numerasi, serta partisipasi masyarakat dalam pendidikan.

Menurut Appi, pemerintah perlu memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.

"Bagaimana kesetaraan pendidikan yang ada di pulau terpencil, bagaimana memperhatikan tenaga pendidik, dan insentif. Serta memperhatikan infrastruktur pendidikan," ujarnya.

Appi mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan terhadap program pemerintah daerah, tetapi juga menjadi indikator bahwa layanan dasar yang diberikan pemerintah mulai mendapat apresiasi di tingkat nasional.

Ia menegaskan, orientasi utama Pemerintah Kota Makassar tetap memastikan program yang dijalankan benar-benar dirasakan masyarakat.

"Jadi, ini adalah pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah untuk membuktikan layanan-layanan dasar itu bisa delivered dengan baik untuk masyarakat," tuturnya.

"Sehingga apresiasi ini memberikan dampak bahwa apa yang kita lakukan ini terapresiasi dengan baik," sambung Ketua IKA FH Unhas itu.

Meski mendapat dua penghargaan, Appi meminta capaian tersebut tidak membuat Pemerintah Kota Makassar berpuas diri.

Menurutnya, penghargaan justru menjadi momentum untuk memperkuat layanan yang telah berjalan sekaligus membenahi sektor lain yang masih membutuhkan perhatian.

"Ini adalah kerja keras semua pihak, kami dari Pemerintah Kota Makassar terus akan meningkatkan pola-pola layanan yang ada," imbuh mantan CEO PSM itu.

Selain dua kategori yang diraih Makassar, ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II juga mencakup kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri serta Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan.

Dengan demikian, empat kategori utama dalam ajang tersebut meliputi Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses terhadap Layanan Pendidikan, serta Implementasi Program 3 Juta Rumah.

Penghargaan kategori layanan pendidikan diserahkan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago kepada Munafri Arifuddin alias Appi.

Sementara penghargaan kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, berupa program bedah 300 hunian, diserahkan Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sonny Harry Budiutomo Harmadi kepada Munafri.

Dua penghargaan tersebut menempatkan program hunian layak dan pemerataan akses pendidikan sebagai bagian dari capaian Pemerintah Kota Makassar dalam ajang apresiasi pemerintah daerah tingkat regional Sulawesi tersebut.

Tags: Pemkot Makassar Munafri Arifuddin

Baca Juga

DP2 Hadirkan Festival Urban Farming, Balap Jolloro hingga Fashion Show Kucing
DP2 Hadirkan Festival Urban Farming, Balap Jolloro hingga Fashion Show Kucing
Sambut HUT Makassar ke-419, Pemkot Bedah 451 Rumah Warga Tak Layak HUni
Sambut HUT Makassar ke-419, Pemkot Bedah 451 Rumah Warga Tak Layak HUni
Makassar Tourism Outlook 2026 Bahas Strategi Perkuat Posisi Makassar sebagai Gerbang Wisata Indonesia Timur
Makassar Tourism Outlook 2026 Bahas Strategi Perkuat Posisi Makassar sebagai Gerbang Wisata Indonesia Timur
Makassar Great Sale Targetkan Omzet Rp55 Miliar, Libatkan Enam Mal
Makassar Great Sale Targetkan Omzet Rp55 Miliar, Libatkan Enam Mal
DPRD Makassar Bahas Perubahan Perumda Terminal Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Appi Bidik Investasi Lebih Luas
DPRD Makassar Bahas Perubahan Perumda Terminal Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Appi Bidik Investasi Lebih Luas
Wali Kota Appi Buka Rangkaian HUT ke-419 Makassar, Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya
Wali Kota Appi Buka Rangkaian HUT ke-419 Makassar, Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya

Populer

  • 1
    IASC Sukses Selamatkan Rp208,9 Miliar Dana Korban Penipuan Keuangan
  • 2
    Semen Tonasa Gandeng BULOG Hadirkan 580 Paket Sembako Murah bagi Masyarakat
  • 3
    370 Anak Terima Bantuan Susu, Bupati Gowa Pastikan Intervensi Stunting Berjalan Optimal
  • 4
    Kredit Perbankan Tumbuh 13,26 Persen, OJK Blokir Hampir 40 Ribu Rekening Judi Online
  • 5
    PTBA Kembangkan Ekonomi Masyarakat di Kawasan Warisan Tambang Ombilin

Ekonomi

  • Mal Kini Alih Fungsi, Apa Kata Ketua APPBI?
    Mal Kini Alih Fungsi, Apa Kata Ketua APPBI?
  • Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan dari Toyota Astra Motor
    Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan dari Toyota Astra Motor
  • IASC Sukses Selamatkan Rp208,9 Miliar Dana Korban Penipuan Keuangan
    IASC Sukses Selamatkan Rp208,9 Miliar Dana Korban Penipuan Keuangan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID