Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Hiburan

Waspada Bahaya Mengantuk Saat Mengemudi, Begini Cara Mengatasinya

Sabtu, 21 September 2024 15:03
Editor: Admin
  • Bagikan
mengantuk saat mengendarai mobil

Makassar, Tribun - Mengantuk menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu  lintas tertinggi di Indonesia. Bahkan faktanya, hampir 100.000 kecelakaan lalu lintas pada  tahun 2017 disebabkan pengemudi yang mengantuk, dan data itu terus meningkat di  setiap tahunnya. 

Karena itu, sebelum berkendara penting untuk mengetahui tanda-tanda mengantuk saat  mengemudi, dan bagaimana cara mengatasinya. 

Marketplace asuransi terpercaya di Indonesia yang pelaksanaannya diawasi Otoritas Jasa  Keuangan (OJK), Lifepal.co.id memaparkan dampak buruk mengemudi dalam kondisi mengantuk, serta cara efektif untuk mencegahnya. 

Dampak Buruk Mengemudi Saat Mengantuk 

Mengemudi dalam keadaan mengantuk tidak boleh dianggap remeh. Sebab, kondisi ini  bisa menimbulkan berbagai dampak buruk yang berpotensi membahayakan keselamatan  diri sendiri, dan orang lain. 

Meningkatkan risiko kecelakaan 

Salah satu dampak paling serius dari mengemudi saat mengantuk adalah meningkatkan  risiko kecelakaan.  

Rasa kantuk dapat memperlambat waktu reaksi terhadap situasi di jalan, sehingga tidak  bisa dengan cepat mengambil keputusan saat menghadapi bahaya. Hal ini sangat  berbahaya, terutama jika mengemudi di jalan tol dengan kecepatan tinggi. 

Mengurangi kewaspadaan 

Mengantuk saat mengemudi juga dapat mengurangi tingkat kewaspadaan. Kondisi ini  membuat pengemudi lebih rentan terhadap situasi berbahaya, seperti tiba-tiba ada  kendaraan lain yang mendekat atau perubahan mendadak di lalu lintas. Ketika rasa kewaspadaan menurun, risiko terjadinya kecelakaan turut meningkat. 

Mengalami microsleep 

Microsleep merupakan kondisi di mana seseorang tertidur secara singkat, biasanya hanya  beberapa detik, tanpa disadari. Dalam kondisi mengemudi, microsleep bisa sangat  berbahaya, karena hanya dalam hitungan detik pengemudi bisa kehilangan kendali atas 

kendaraannya. Bahkan, tidur selama dua atau tiga detik bisa berakibat fatal jika terjadi di  jalan raya. 

Kerugian finansial 

Selain bahaya fisik, kecelakaan karena mengantuk saat mengemudi juga dapat  menyebabkan kerugian finansial yang besar.  

Kerusakan kendaraan, biaya medis, dan klaim asuransi menjadi beberapa contoh  pengeluaran yang harus dikeluarkan jika mengalami kecelakaan. Hal ini tentu saja menambah beban, baik secara emosional maupun finansial. 

Cara Mengatasi Rasa Kantuk Saat Mengemudi 

Mengantuk saat mengemudi merupakan kondisi yang dapat dicegah dengan langkah langkah sederhana. Menerapkan beberapa cara berikut ini bisa menjaga agar tetap aman  dan nyaman saat berkendara. 

Istirahat secukupnya 

Sebelum memulai perjalanan jauh, pastikan telah cukup beristirahat selama 7-8 jam untuk  mengembalikan energi tubuh. Jangan memaksakan diri mengemudi jika merasa belum  cukup tidur, karena hal ini hanya akan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan. 

Berhenti secara berkala 

Jika merasakan tanda-tanda mengantuk saat mengemudi, sebaiknya segera berhenti di  tempat yang aman untuk beristirahat selama 15-30 menit untuk membantu memulihkan  kesegaran tubuh.  

Dengan cara ini, maka pengemudi bisa melanjutkan perjalanan tanpa merasa lelah dan  tetap fokus di jalan. 

Minum kopi atau minuman berkafein 

Kafein adalah stimulan dapat membantu meningkatkan kewaspadaan. Minum kopi atau  minuman berkafein bisa menjadi cara cepat untuk mengusir rasa kantuk.  

Namun, perlu diingat bahwa efek kafein bersifat sementara. Karena itu, jangan  mengandalkannya sebagai solusi utama. 

Ajak teman atau keluarga untuk bergantian mengemudi 

Jika bepergian bersama teman atau keluarga, maka dapat meminta mereka bergantian  mengemudi. Dengan berbagi tugas, maka pengemudi bisa beristirahat sejenak dan  mengurangi risiko kelelahan selama dalam perjalanan. 

Lindungi kendaraan dengan asuransi mobil terbaik 

Mengemudi dalam keadaan mengantuk meningkatkan risiko kecelakaan. Sebagai langkah melindungi diri dari potensi kerugian finansial akibat kecelakaan, maka penting untuk  memiliki asuransi mobil.  

Dengan asuransi mobil, maka pengemudi dapat merasa lebih tenang dan aman saat  berkendara. Sebab, tidak perlu khawatir memikirkan biaya yang harus ditanggung jika  terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena pihak asuransi akan menanggung berdasarkan  polis yang berlaku. 

Meski begitu, pastikan tetap berhati-hati saat mengemudi demi keselamatan diri,  penumpang, dan pengendara lain di jalan. 

Tentang Lifepal 

Lifepal adalah marketplace asuransi terbesar di Indonesia dengan seribu pengunjung  bulanan dan total 500 ribu dan 490 ribu pengikut media sosial. Bekerjasama dengan  puluhan asuransi ternama di Indonesia, Lifepal menawarkan pilihan polis asuransi  terlengkap di Indonesia, harga terbaik, kenyamanan 

membeli dan menggunakan polis, serta transparansi informasi. Untuk informasi lebih lanjut  silahkan kunjungi lifepal.co.id. 

Tags: mengantuk

Populer

  • 1
    PT ITSEC Asia Tbk Latih Pimpinan Organisasi hingga Pemangku Kepentingan di Makassar Tangani Krisis Siber
  • 2
    Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis, untuk Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri
  • 3
    LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Mulai Juli 2026
  • 4
    SPBU di Parepare Perketat Pengawasan BBM Subsidi, QR Code dan STNK Kini Dicek Sebelum Pengisian
  • 5
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming

Ekonomi

  • Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
    Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
  • Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
    Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
  • Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun
    Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun

Peristiwa

  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID