Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Hiburan

Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat

Rabu, 12 Agustus 2026 11:42
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Sulawesi Selatan, Mochammad Yaza Azhari Britain saat berbincang santai dengan kru film Toko Perlengkapan Mayat di Om Ben Coffee by Cinoeku, Mall Panakkukang, Makassar, Selasa (11/8/2026).



LUMINADIA.ID, MAKASSAR — Dukungan terhadap karya sineas muda Makassar datang dari Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Sulawesi Selatan, Mochammad Yaza Azhari Britain.

Yaza berencana membooking satu studio Cinema XXI di Makassar Town Square (M’Tos) untuk menggelar nonton bareng (nobar) film Toko Perlengkapan Mayat bersama jajaran pengurus dan kader PBB.

Sedikitnya 115 tiket akan disediakan secara gratis untuk pengurus DPW, DPC, serta sejumlah kader PBB. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kapasitas kursi dalam satu studio.

Rencana itu disampaikan Yaza saat berbincang santai dengan kru film Toko Perlengkapan Mayat di Om Ben Coffee by Cinoeku, Mall Panakkukang, Makassar, Selasa (11/8/2026).

Para kru film tersebut hadir setelah sebelumnya menggelar nobar di CGV Panakkukang Square. Tampak hadir sutradara Surya Darmawan, pemeran utama pria Armadha Sijaya, pemeran utama wanita Dwiaffor, serta sejumlah kru dan artis pendukung.


Baca: Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Dari jajaran PBB, Yaza didampingi Bendahara DPW PBB Sulsel, Misbahuddin Hadjdjini.

Film bergenre thriller tersebut menjadi salah satu karya yang sepenuhnya lahir dari talenta lokal Makassar. Mulai dari penulisan skenario, penyutradaraan, pemeran, hingga proses editing dikerjakan oleh sineas dan pekerja kreatif asal Makassar.

Yang menarik, proses distribusi film ini juga dilakukan secara mandiri oleh sang sutradara, Surya Darmawan, melalui rumah produksi miliknya, YC Entertainment.

Seluruh proses distribusi diurus sendiri hingga film tersebut akhirnya berhasil mendapatkan kesempatan tayang di jaringan bioskop nasional, termasuk Cinema XXI dan CGV, sejak 6 Agustus 2026.

Pencapaian tersebut terbilang tidak mudah. Selama ini, film yang hendak masuk ke jaringan bioskop nasional umumnya menggunakan jasa perusahaan distributor yang memiliki jaringan distribusi di industri perfilman Indonesia.

Bahkan, untuk mendapatkan slot tayang di jaringan bioskop nasional, sebuah film harus melewati proses seleksi dan pertimbangan yang cukup ketat.

Menurut Surya Darmawan, kualitas film dan potensi komersial menjadi faktor penting dalam proses tersebut.

“Pihak bioskop tetap harus mempertimbangkan potensi komersial film, slot waktu tayang, dan persaingan dengan film-film blockbuster lain. Jadi kalau bisa dapat slot, artinya kualitasnya sesuai standar pihak bioskop,” kata Darmawan.


Baca: Sebelum Nonton Spider-Man: Brand New Day, Ini Dua Konteks Cerita yang Wajib Diketahui


Darmawan sendiri telah menyutradarai empat film yang berhasil tayang di jaringan bioskop nasional.

Bagi Yaza, keberhasilan sineas muda Makassar menembus industri film nasional merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.

Menurutnya, bentuk dukungan paling sederhana terhadap karya lokal adalah dengan datang langsung ke bioskop dan menonton film tersebut.

“Cara paling sederhana menghargainya adalah menonton filmnya di bioskop. Apalagi, filmnya memang berkualitas. Jaminan kualitasnya terbukti karena bisa diterima di bioskop nasional dan tayang di seluruh Indonesia,” ujar Yaza.

Ia mengatakan, keputusan membooking satu studio bukan semata-mata soal nilai finansial.

“Membeli tiket untuk satu studio tentu tidak berarti apa-apa secara finansial. Tapi paling tidak kami akan menunjukkan bahwa kami menghargai dan mau menikmati karya mereka yang memang berkualitas,” katanya.

Kepedulian Yaza terhadap industri kreatif juga tidak terlepas dari latar belakangnya sebagai pengusaha. Di usianya yang baru 35 tahun, ia mengaku memahami beratnya persaingan di dunia usaha, terutama yang dihadapi generasi muda.

“Kalau tidak saling support, kita akan tersingkir dan mungkin menyerah,” kata Yaza.

Ia mengatakan, PBB Sulsel saat ini juga memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan generasi Z dan milenial.

“Dulu partai ini diurus oleh para orangtua. Kini, saatnya kami anak muda yang harus lebih berperan,” ujarnya. (*)


Tags: film indonesia

Baca Juga

Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda
Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda
Nobar di Makassar Meriah, Animasi Garuda Di Dadaku Angkat Perjuangan Pesepak Bola Cilik Mengejar Mimpi
Nobar di Makassar Meriah, Animasi Garuda Di Dadaku Angkat Perjuangan Pesepak Bola Cilik Mengejar Mimpi
Badut Gendong Hadirkan Teror Hantu Perempuan di Perkebunan Tebu, Film Berdarah yang Jadi Jembatan ke Semesta Qodrat
Badut Gendong Hadirkan Teror Hantu Perempuan di Perkebunan Tebu, Film Berdarah yang Jadi Jembatan ke Semesta Qodrat
Raffi Ahmad Sapa Penonton Pelangi di Mars di Nipah XXI Makassar, Film Sci-Fi Hadirkan Pesan Kuatnya Perempuan, Sains, dan Mimpi Anak Indonesia
Raffi Ahmad Sapa Penonton Pelangi di Mars di Nipah XXI Makassar, Film Sci-Fi Hadirkan Pesan Kuatnya Perempuan, Sains, dan Mimpi Anak Indonesia
Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Bikin Penonton Terharu Lewat Perjuangan Ibu Tunggal
Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Bikin Penonton Terharu Lewat Perjuangan Ibu Tunggal
LENGKAP! Ini Daftar 100 Film Indonesia Terlaris hingga 2025, Agak Laen 2 Sukses Geser Jumbo
LENGKAP! Ini Daftar 100 Film Indonesia Terlaris hingga 2025, Agak Laen 2 Sukses Geser Jumbo

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 4
    Pemkot Makassar Matangkan HUT Ke-81 RI, Karebosi Jadi Pusat Upacara Kemerdekaan
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
    XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Peristiwa

  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
    Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
  • Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
    Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID