Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

China Balas AS dengan Tariff 125 Persen, Sektor Kedelai AS Terpukul?

Senin, 14 April 2025 20:20
Editor: Admin
  • Bagikan
Ilustrasi Kedelai (Sumber: ANTARA FOTO)

Luminasia, Internasional - Seperti yang diberitakan sebelumnya, Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China kian memanas. 

Situasi terakhir AS menetapkan tarif resiprokal sebesar 145% untuk semua produk asal China, sedangkan China membalas gerakan AS dengan kebijakan penerapan tarif 125% untuk seluruh produk yang masuk ke negaranya.

Permasalahannya perang dagang antar kedua negara ini dipicu oleh kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump, dan kebijakan ini berpotensi menyebabkan kerugian besar terhadap sektor pertanian AS terlebih melihat China merupakan importir kedelai terbesar asal AS.

Selain itu, berdasarkan pengalaman pada 2018 lsaat kedua negara kali pertamanya terlibat perang dagang, sektor pertanian AS tercatat kehilangan potensi ekspor sebesar US$ 27 miliar atau 453,22 triliun (kurs Rp 16.786/dolar AS).

"Sektor pertanian AS kehilangan sekitar US$ 27 miliar selama perang dagang 2018, dengan 71% kerugian terkait kedelai," catat CNN dalam laporan yang dikutip Senin (14/4/2025).

Dilansir Detik.Com, selama perang dagang 'jilid satu' terjadi, China berusaha untuk mendiversifikasi sumber impor kedelainya. Salah satunya adalah Brazil yang kini sudah menjadi pemasok kedelai terbesar untuk China.

Dengan produksi kedelai yang diperkirakan akan terus meningkat, Brasil diproyeksikan mencapai rekor ekspor tertinggi ke China sepanjang masa tahun ini.

"Ekspor kedelai Brasil ke China telah tumbuh lebih dari 280% sejak tahun 2010 sementara ekspor AS tetap datar," jelas CNN dalam artikelnya.

Di lain pihak, dengan pemberlakuan tarif masuk hingga 125%, ekspor kedelai atau produk pertanian asal AS lain diperkirakan akan semakin anjlok hingga mendekati nol. 

Hal ini membuat petani AS semakin terpukul, saat China memiliki pengganti sumber kedelai mereka.

Tags: China Amerika Serikat Perang Dagang

Baca Juga

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
Insiden Bush di Jepang: Ketika Citra Pemimpin Ditentukan oleh Momen Tak Terduga
Kebocoran Data Superkomputer China: Ancaman Intelijen Global di Balik 10 Petabyte Informasi
Kebocoran Data Superkomputer China: Ancaman Intelijen Global di Balik 10 Petabyte Informasi
Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
Kerennya Freedom 250, Tenxi ft Indah Kus Bikin Penonton Histeris dan Nyanyi Bareng
AI Claude Dipakai dalam Serangan AS ke Iran, Beberapa Jam Setelah Dilarang Trump
AI Claude Dipakai dalam Serangan AS ke Iran, Beberapa Jam Setelah Dilarang Trump
Ucapan Selamat Tahun Baru China 2026, Tahun Kuda Api Puitis untuk Status WA dan IG, Bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin
Ucapan Selamat Tahun Baru China 2026, Tahun Kuda Api Puitis untuk Status WA dan IG, Bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin

Populer

  • 1
    Nasib Juri Cerdas Cermat MPR Usai Viral, Kini Nonaktif dan Terancam Sanksi
  • 2
    LENGKAP! Ini Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: EVOS Hadapi NAVI, Team Liquid ID Ditantang RRQ, ONIC Jumpa Alter Ego
  • 3
    Nadiem Operasi Apa? Ternyata Berhubungan dengan Area Anus, Ini Penjelasannya
  • 4
    Sudah Cair, Ini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Lewat HP
  • 5
    392.910 Tabung LPG 3 Kg Ditambah Pertamina Sulawesi untuk Libur Long Weekend

Ekonomi

  • Panti Asuhan Al Aqza Tallo Dapat Bantuan dari Pertamina
    Panti Asuhan Al Aqza Tallo Dapat Bantuan dari Pertamina
  • SPJM Perkuat Kualitas Standar Keselamatan Lewat Endorsement Pandu
    SPJM Perkuat Kualitas Standar Keselamatan Lewat Endorsement Pandu
  • Perbankan Syariah Tumbuh Solid, Aset Tembus Rp1.061 Triliun pada Maret 2026
    Perbankan Syariah Tumbuh Solid, Aset Tembus Rp1.061 Triliun pada Maret 2026

Peristiwa

  • Sudah Cair, Ini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Lewat HP
    Sudah Cair, Ini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Lewat HP
  • Nadiem Operasi Apa? Ternyata Berhubungan dengan Area Anus, Ini Penjelasannya
    Nadiem Operasi Apa? Ternyata Berhubungan dengan Area Anus, Ini Penjelasannya
  • GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
    GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID