Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Opini

Novotel Makassar Gaet Komunitas Bersihkan Laut dan Pantai Losari

Sabtu, 21 Juni 2025 14:16
Editor: Maharani
  • Bagikan
Dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia, Novotel Makassar Grand Shayla menggelar Aksi Bersih Pantai Losari dengan tema Rebalance Life and the Ocean. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (21/6) pukul 07.00 Wita di Anjungan Utama Pantai Losari dan diikuti berbagai pihak, mulai dari jajaran manajemen hotel, instansi terkait, hingga komunitas pemerhati lingkungan.

Dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia, Novotel Makassar Grand Shayla menggelar Aksi Bersih Pantai Losari bertema “Rebalance Life and the Ocean” pada Sabtu (21/6) mulai pukul 07.00 Wita di Anjungan Utama Pantai Losari hingga Anjungan Mandar. Kegiatan ini bukan hanya kerja bakti biasa, tetapi juga bentuk nyata dari kerja sama global dengan World Wide Fund for Nature (WWF) untuk memberikan pesan bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut dan pesisir.

Aksi ini turut dihadiri dan didukung penuh oleh berbagai pihak, mulai dari jajaran manajemen hotel, instansi terkait, hingga komunitas pemerhati lingkungan. Beberapa yang berpartisipasi aktif, yakni DLH Makassar, Dinas Pariwisata Makassar, Dinas Pekerjaan Umum Makassar, BPBD Makassar, Kecamatan Ujung Pandang, Lantamal VI Makassar, Bank Indonesia, Kodim 1408/Makassar, Bosowa Peduli, Yayasan Konservasi Laut Indonesia, Marine Buddies, Komunitas Literasi, Earth Hour Makassar, hingga unit hotel Accor lainnya yang berada di Kota Makassar, seperti Mercure Nexa Pettarani, Ibis Styles Makassar Sam Ratulangi, dan Ibis Makassar City Center.

Lebih dari 500 relawan dan aktivis lingkungan bergerak bersama dari area depan Masjid Amirul Mukminin hingga Anjungan Mandar. Mereka tidak hanya membersihkan area laut, tetapi juga membenahi beberapa titik di sekitar Pantai Losari, mulai dari pengecatan trotoar, pembersihan area taman, hingga perbaikan lantai yang rusak.

“Saat ini, 580 hotel Novotel di seluruh dunia serentak melaksanakan kegiatan konservasi laut. Fokus kami beberapa tahun ke depan ialah menyeimbangkan kembali kehidupan manusia dengan laut, karena laut bukan hanya tempat wisata tetapi juga sumber kehidupan yang perlu dijaga bersama,” kata General Manager Novotel Makassar Grand Shayla, Posma Malino Silitonga.

Posma menekankan bahwa selama ini banyak yang belum sepenuhnya menyadari bahwa aktivitas manusia di darat turut berdampak signifikan pada kondisi laut. “Hari ini kami memulai langkah kecil dengan membersihkan sampah dari pantai hingga area laut. Kami juga menghitung dan memilah sampah yang terkumpul, kemudian bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan pihak terkait untuk memastikan sampah tersebut dapat didaur ulang dengan baik. Sampah yang dapat didaur ulang dikirimkan ke pihak terkait agar dapat dimanfaatkan kembali,” jelasnya.

Pada tahap awal aksi ini, lebih dari 50 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dari area pantai dan laut. “Saat ini sampah masih dalam proses penghitungan dan pelaporan bersama Dinas Lingkungan Hidup. Selanjutnya, sampah yang dapat didaur ulang akan dikirimkan ke pihak terkait agar dapat digunakan kembali,” imbuh Posma.

Ia juga menjelaskan bahwa aksi ini berdampak positif bagi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. “Kita semua tahu bahwa Pantai Losari adalah ikon Makassar. Dengan menjaganya tetap bersih dan asri, kita tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan, tetapi juga membuat tempat ini semakin menarik bagi wisatawan. Hal ini tentunya membawa efek positif bagi perekonomian Kota Makassar,” kata Posma.

Apresiasi juga datang dari Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Plt. Kepala BPBD Makassar, Drs. Zainal Ibrahim, M.Si, yang hadir mewakili Walikota Makassar. Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan Pantai Losari bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kerja bersama berbagai pihak.

“Pantai Losari itu ikon kota ini. Setiap orang yang datang ke Makassar pasti mencarinya. Kita harus bersama-sama menjaga agar ikon ini tetap bersih dan nyaman. Kami berterima kasih kepada manajemen Novotel dan komunitas yang aktif dalam kegiatan ini. Novotel sendiri merupakan hotel dengan pengelolaan sampah terbaik di tahun 2024, dan semoga kerja sama ini dapat tumbuh lebih masif ke depannya,” ungkap Zainal.

Zainal juga mengingatkan bahwa dalam beberapa bulan ke depan, Makassar akan memasuki musim hujan, sehingga laut, kanal, dan saluran air perlu dijaga agar dapat mengalir dengan lancar. “Gerakan semacam ini juga langkah preventif yang sangat berarti bagi kota kita,” tutupnya.

“Novotel Makassar akan terus bergerak dan menyampaikan edukasi tentang program keberlanjutan dan kelestarian lingkungan melalui aksi nyata dari aktivitas sehari-hari yang dilakukan para staf hingga ke masyarakat luas, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan, khususnya bagi Kota Makassar,” kata Posma.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan pesisir, serta mendorong pola hidup berkelanjutan yang membawa dampak positif bagi generasi mendatang.



Baca Juga

Pumas UNAM Menang 1-0 atas San Diego FC, Tetap Tersingkir dengan Agregat 2-4 di CONCACAF Champions Cup
Pumas UNAM Menang 1-0 atas San Diego FC, Tetap Tersingkir dengan Agregat 2-4 di CONCACAF Champions Cup
Tigres vs Forge FC: Ujian Berat Wakil Kanada Hadapi Tekanan Estadio Universitario
Tigres vs Forge FC: Ujian Berat Wakil Kanada Hadapi Tekanan Estadio Universitario
Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
Hasil Brazil Serie A: Flamengo Kalahkan Vitoria 2-1, Pulgar dan Everton Jadi Penentu
Hasil Brazil Serie A: Flamengo Kalahkan Vitoria 2-1, Pulgar dan Everton Jadi Penentu
Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta
Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta
Sudah 34 Tahun Tutupi Drainase, Pedagang Kambing di Jl Bontomangape dan Jl Ap Pettarani Selatan Ditertibkan
Sudah 34 Tahun Tutupi Drainase, Pedagang Kambing di Jl Bontomangape dan Jl Ap Pettarani Selatan Ditertibkan

Populer

  • 1
    Harga Emas Hari Ini: Antam Rp2,9 Juta per Gram
  • 2
    Harga Emas Hari Ini Naik, 1 Gram Antam Tembus Rp2,94 Juta
  • 3
    Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • 4
    Libur Lebaran 2026 Jadi 7 Hari, Nyepi dan Cuti Bersama Picu Lonjakan Mudik
  • 5
    Hasil Super Bowl: Seattle Seahawks Kalahkan New England Patriots 29-13 di Levi’s Stadium

Ekonomi

  • Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta
  • Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • Gantikan Otto Ardianto, Hermanto Terpilih Komisaris Utama SPJM
    Gantikan Otto Ardianto, Hermanto Terpilih Komisaris Utama SPJM

Peristiwa

  • Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
    Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
  • Makna di Balik Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026: Panduan Atur Ritme Ibadah Sejak Dini
    Makna di Balik Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026: Panduan Atur Ritme Ibadah Sejak Dini
  • Kepergian Romi The Jahat dan Warisan Perlawanan di Musik Punk Indonesia
    Kepergian Romi The Jahat dan Warisan Perlawanan di Musik Punk Indonesia
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID