Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Pembicara Seminar Bertema AI di Unismuh Makassar, Mendikdasmen Dorong Ulama Kuasai Ruang Digital

Sabtu, 2 Agustus 2025 22:02
Editor: Maharani
  • Bagikan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu ti, M.Ed., menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional Musyawarah Wilayah (Musywil) III Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel di Balai Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Sabtu, 2 Agustus 2025.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mendorong para ulama dan warga Muhammadiyah untuk aktif mengisi ruang publik digital dengan informasi yang valid, mencerahkan, dan bertanggung jawab.

Hal ini disampaikan saat Prof. Mu’ti menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional Musyawarah Wilayah (Musywil) III Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel di Balai Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Sabtu, 2 Agustus 2025.

Dalam paparannya bertema Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Pendidikan Indonesia, Prof. Mu’ti menjelaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) tidak hanya menjadi bagian dari masa depan, melainkan telah menjadi realitas dalam kehidupan umat manusia saat ini.

“Kita hidup di era digital, di mana semua orang dapat mengisi ruang informasi. Yang menguasai narasi adalah mereka yang paling banyak mengunggah informasi,” kata Mu’ti.

Ia menekankan bahwa AI bekerja melalui prinsip deep learning, yang dalam prosesnya menyerupai pendekatan Al-Qur’an yang menyampaikan pesan lewat pengulangan. Namun, ia mengingatkan agar manusia tetap menjadi pengendali teknologi.

“Jangan jadi budak teknologi. Kita harus mengendalikan AI, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Mu’ti juga menyentil pentingnya peran ulama Muhammadiyah dalam menjaga arah narasi publik digital. Meski Muhammadiyah memiliki kekuatan besar di akar rumput, kata dia, belum tentu unggul dalam membangun narasi digital.

“Kalau kita diam, maka ruang publik akan diisi oleh narasi yang tidak valid. Karena itu, Muhammadiyah harus hadir dengan konten yang mencerahkan,” ujarnya.

Seminar ini juga menjadi bagian dari Musyawarah Wilayah III Tarjih Muhammadiyah yang mengangkat tema “AI dan Masa Depan Pendidikan di Indonesia”. Dalam sesi utama, Prof. Mu’ti turut membagikan perjalanan pendidikannya yang dimulai dari pendidikan religius, kemudian melanjutkan studi pendidikan hingga tingkat doktoral dan guru besar, termasuk pengalaman studi di Flinders University dan kursus di Birmingham.

Ia menyebutkan bahwa AI dan coding akan masuk ke dalam struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah Indonesia mulai tahun ajaran 2025/2026. Mata pelajaran ini bukan kurikulum baru, namun pendekatan baru yang menekankan pembelajaran mendalam, keterkaitan dengan kehidupan nyata, serta proses belajar yang mindful, meaningful, dan joyful.

“Konsep kerja AI menggabungkan pendekatan prosedural dan faktual dalam pendidikan. Tapi tetap, guru adalah kunci. AI bisa berbahaya jika digunakan untuk pembenaran, bukan untuk kebenaran. Maka guru harus mendampingi,” ujarnya.

Ia mengajak peserta untuk mengisi dunia digital dengan konten-konten positif berdasarkan disiplin ilmu pendidikan agar bisa berkontribusi terhadap pengembangan AI yang bermanfaat dan etis.

Seminar dibuka dengan sambutan dari Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abdul Rakhim Nanda, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., yang menyambut hangat kehadiran Prof. Mu’ti. Ia mengingatkan bahwa Balai Sidang Muktamar Unismuh menjadi tempat bersejarah, karena Prof. Mu’ti pernah hadir sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah pada Muktamar ke-47.

“Kami berterima kasih karena beliau menyempatkan hadir kembali di tempat ini, kini sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,” ujar Rakhim.

Ia juga melaporkan perkembangan pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu Unismuh, yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Prof. Mu’ti pada tahun sebelumnya. “Kini fondasinya telah berdiri, tinggal menanti uluran tangan para dermawan,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.

Ketua PWM Sulsel, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., turut mengapresiasi kehadiran Prof. Mu’ti dan menyebutnya sebagai bukti kecintaan terhadap dakwah Muhammadiyah di Sulsel.

“Kehadiran beliau menjadi motivasi untuk memperkuat peran Muhammadiyah di ruang publik digital. Kami bersyukur beliau tetap hadir di tengah jadwal padat,” ucapnya.


Baca: Dosen dan Mahasiswa 70 Kampus Dilatih Susun Proposal Pengabdian, di Unismuh Makassar


Prof. Ambo juga menyampaikan bahwa Prof. Mu’ti dijadwalkan meresmikan dua bangunan di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, yakni Gedung Asrama dan Pondok Tahfiz. Ia menegaskan bahwa sejak awal, pendidikan Muhammadiyah telah mengusung integrasi ilmu keislaman dan keilmuan umum.

“Sekolah Muhammadiyah tidak perlu menyebut ‘terpadu’, karena sejak zaman KH Ahmad Dahlan, pendekatannya memang sudah terpadu,” tuturnya.

Seminar ditutup dengan penyerahan cenderamata dari Unismuh kepada Prof. Mu’ti, serta penandatanganan dua prasasti sebagai bentuk sinergi antara Unismuh dan pemerintah dalam pembangunan pendidikan dan dakwah berbasis teknologi.


Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr. Ihyani Malik, MSi. yang membidangi SDM, keuangan, aset, dan administrasi umum, menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Mu’ti di kampus sebenarnya dalam rangka menghadiri Majelis Tarjih.

Namun, pihak kampus memfasilitasi momentum tersebut agar seluruh dosen bisa bertemu langsung dengan beliau dalam format seminar nasional.

“Beliau datang untuk Majelis Tarjih, tapi kami fasilitasi agar bisa bertemu semua dosen. Karena itu kami gelar seminar. Terpantau sekitar 1.000 orang hadir, terdiri dari mahasiswa, dosen, dan anak-anak pesantren Muhammadiyah,” ujar Dr Ihyani, saat diwawancara usai acara


Baca: Wamendiktisaintek Stella Christie Bakal Jadi Pembicara di Unismuh


Selain menjadi narasumber seminar, Prof. Mu’ti juga meresmikan dua gedung baru di Pondok Pesantren Muhammadiyah Gombara, yaitu Gedung Asrama dan Markas Penghafal Al-Qur’an (Pondok Tahfiz).

Seminar ditutup dengan penyerahan cenderamata dari Unismuh kepada Prof. Mu’ti, serta penandatanganan dua prasasti sebagai bentuk sinergi antara Unismuh Makassar dan pemerintah dalam pembangunan pendidikan dan dakwah berbasis teknologi.


Baca Juga

Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang
Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang
Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
Ini Spesifikasi Lengkap Hyundai CRETA N Line dan Harga Terbaru di Makassar
Ini Spesifikasi Lengkap Hyundai CRETA N Line dan Harga Terbaru di Makassar
Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
Ini Spesifikasi Lengkap New Honda Vario Evo 160, Mesin Lebih Bertenaga dan Fitur Makin Modern
Ini Spesifikasi Lengkap New Honda Vario Evo 160, Mesin Lebih Bertenaga dan Fitur Makin Modern
New Honda Vario Evo 160 Tampil Lebih Sporti, Harganya Segini
New Honda Vario Evo 160 Tampil Lebih Sporti, Harganya Segini

Populer

  • 1
    PT ITSEC Asia Tbk Latih Pimpinan Organisasi hingga Pemangku Kepentingan di Makassar Tangani Krisis Siber
  • 2
    Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis, untuk Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri
  • 3
    LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Mulai Juli 2026
  • 4
    SPBU di Parepare Perketat Pengawasan BBM Subsidi, QR Code dan STNK Kini Dicek Sebelum Pengisian
  • 5
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming

Ekonomi

  • Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
    Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
  • Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
    Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
  • Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun
    Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun

Peristiwa

  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID