Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Usai Appi Rasakan Kena Macet Pagi Hari, Pasar Tumpah Jl Dr Laimena Langsung Ditertibkan

Minggu, 24 Agustus 2025 18:01
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Pemerintah Kota Makassar melalui jajaran Kecamatan Panakkukang bergerak cepat menertibkan aktivitas pedagang pasar tumpah di sepanjang Jalan Dr. Leimena, jalur penghubung menuju Kecamatan Manggala dan Panak

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar melalui jajaran Kecamatan Panakkukang bergerak cepat menertibkan aktivitas pedagang pasar tumpah di sepanjang Jalan Dr. Leimena, jalur penghubung menuju Kecamatan Manggala dan Panakkukang (area PLTU PLN Tello), Minggu (24/8/2025) siang.

Penertiban dilakukan setelah Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melewati jalan tersebut dalam perjalanan menghadiri agenda di Kecamatan Manggala pada Minggu pagi.

Meskipun tidak turun dari kendaraan dinas DD-1A, Munafri mengabadikan kondisi semrawut akibat aktivitas jual beli di badan jalan yang menyebabkan kemacetan dan keresahan pengguna jalan.

Camat Panakkukang, Ari Fadli, menjelaskan bahwa penertiban melibatkan tim Satpol PP Kecamatan bersama petugas kebersihan yang sekaligus melakukan pembersihan drainase dan selokan di sepanjang jalan.

“Tujuan utama penertiban ini adalah menjaga estetika kota sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas. Ini sesuai arahan pimpinan agar wilayah tetap tertib,” ujar Ari Fadli.

Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Panakkukang tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga menghadirkan solusi bagi pedagang.

Dengan pendekatan persuasif dan humanis, pedagang ditertibkan sambil diberikan alternatif lokasi baru agar tetap bisa berjualan tanpa mengganggu ketertiban umum.

Jalan Dr. Leimena sendiri merupakan jalur alternatif penghubung tiga kecamatan, yaitu Panakkukang, Manggala, dan Tamalanrea. Aktivitas pedagang di lokasi ini setiap pagi kerap memicu kemacetan.

“Berdasarkan pendataan, terdapat sedikitnya 35 pedagang yang berjualan di sepanjang jalan itu. Sebagai solusi, pihak kecamatan bersama Pemkot Makassar tengah menyiapkan lokasi relokasi yang lebih layak,” tutur Ari.

Opsi yang dikaji antara lain memindahkan pedagang ke area Pasar Tello atau memanfaatkan ruang Car Free Day (CFD) di koridor Jalan Leimena penghubung Manggala–Tamalanrea.

Namun, karena lokasi tersebut berada di bawah kewenangan Balai Jalan Sulsel, Pemkot Makassar akan melakukan koordinasi lebih lanjut sebelum menetapkan kebijakan relokasi.

Ari menambahkan bahwa langkah ini menjadi bukti bahwa penataan kota tidak hanya berbicara tentang aturan, tetapi juga menjaga keberlangsungan hidup warga.

Menciptakan keseimbangan antara ruang publik yang tertib dan ruang ekonomi rakyat yang tetap berjalan menjadi tujuan utama.

“Tentu, pedagang tidak dibiarkan begitu saja. Sebagai solusi, mereka kami fasilitasi agar bisa berjualan di tempat resmi tanpa mengganggu lalu lintas. Prinsipnya, penertiban ini untuk kebaikan bersama,” tegas Ari.

Langkah cepat ini sekaligus menjadi upaya Pemkot Makassar dalam menciptakan lingkungan kota yang tertib, bersih, dan nyaman, sejalan dengan program penataan ruang publik serta pengendalian pasar tumpah yang kerap menimbulkan persoalan sosial maupun lalu lintas.

Tags: Munafri Arifuddin pasar tumpah Makassar

Baca Juga

Munafri Usulkan Informasi Cuaca BMKG Terintegrasi di Superapps Lontara Plus
Munafri Usulkan Informasi Cuaca BMKG Terintegrasi di Superapps Lontara Plus
Perumda Parkir Makassar Gagas Parkir Gratis di Lokasi Event Lewat Sistem Tiket
Perumda Parkir Makassar Gagas Parkir Gratis di Lokasi Event Lewat Sistem Tiket
RUPS 2025 Pelindo Catat Pendapatan Rp35,48 Triliun, Setoran ke Negara Naik Jadi Rp7,81 Triliun
RUPS 2025 Pelindo Catat Pendapatan Rp35,48 Triliun, Setoran ke Negara Naik Jadi Rp7,81 Triliun
Pelindo Regional 4 Bukukan Kenaikan Penumpang 10,2 Persen
Pelindo Regional 4 Bukukan Kenaikan Penumpang 10,2 Persen
BPBD Makassar Turunkan 20 Personel Bersihkan Kanal Kandea
BPBD Makassar Turunkan 20 Personel Bersihkan Kanal Kandea
BPS Mulai Pendataan Door to Door Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Makassar Jadi Responden Pertama
BPS Mulai Pendataan Door to Door Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Makassar Jadi Responden Pertama

Populer

  • 1
    BPBD Makassar Turunkan 20 Personel Bersihkan Kanal Kandea
  • 2
    Banyak yang Antre, Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Maros
  • 3
    Apakah 16 Juni 2026 Tanggal Merah? Ini Penjelasan dan Daftar Libur Nasional 2026
  • 4
    Pertamina Bekali UMKM Binaan di Manado dengan Pelatihan Digital Marketing dan Akses Pembiayaan
  • 5
    Milad ke-63 Unismuh Makassar Diramaikan Gerak Jalan dan Peluncuran Ensiklopedi Hadis Tematik

Ekonomi

  • LPS Siapkan Program Penjaminan Polis Mulai 2028, Seluruh Produk Asuransi Akan Dijamin
    LPS Siapkan Program Penjaminan Polis Mulai 2028, Seluruh Produk Asuransi Akan Dijamin
  • Layanan Bahasa Isyarat Hadir di GraPARI Maros, Pelanggan Tuli Kini Bisa Akses GraPARI dengan Mudah
    Layanan Bahasa Isyarat Hadir di GraPARI Maros, Pelanggan Tuli Kini Bisa Akses GraPARI dengan Mudah
  • Laba Bersih Pelindo Jasa Maritim Wilayah 2 Tembus 206 Persen dari Target hingga Mei 2026
    Laba Bersih Pelindo Jasa Maritim Wilayah 2 Tembus 206 Persen dari Target hingga Mei 2026

Peristiwa

  • Asmo Sulsel Edukasi Warga Kassi-Kassi tentang Safety Riding dan Keselamatan Berboncengan
    Asmo Sulsel Edukasi Warga Kassi-Kassi tentang Safety Riding dan Keselamatan Berboncengan
  • Milad ke-63 Unismuh Makassar Diramaikan Gerak Jalan dan Peluncuran Ensiklopedi Hadis Tematik
    Milad ke-63 Unismuh Makassar Diramaikan Gerak Jalan dan Peluncuran Ensiklopedi Hadis Tematik
  • Apakah 16 Juni 2026 Tanggal Merah? Ini Penjelasan dan Daftar Libur Nasional 2026
    Apakah 16 Juni 2026 Tanggal Merah? Ini Penjelasan dan Daftar Libur Nasional 2026
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID