Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Cegah Keracunan MBG, Sekolah Wajib Periksa Makanan Sebelum Dibagi ke Siswa

Senin, 29 September 2025 13:17
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengikuti Rapat Koordinasi Nasional secara virtual dari Balai Kota Makassar, Senin (29/9/2025

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmen memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah potensi keracunan MBG dari makanan.

Langkah ini dilakukan melalui sinergi lintas sektor dengan melibatkan TP PKK, kader posyandu, serta koordinasi erat bersama sekolah penerima program.

Karenanya Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengikuti Rapat Koordinasi Nasional secara virtual dari Balai Kota Makassar, Senin (29/9/2025)

Rapat dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menko PMK Pratikno, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu’ti, serta perwakilan Badan Gizi Nasional.

“Pemkot Makassar menyiapkan langkah pengawasan dan edukasi agar MBG berjalan aman dan higienis. Yang paling penting, semua penyedia makanan wajib memiliki sertifikat higienis,” ujar Munafri.

Ia menambahkan, 45 lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Makassar kini melayani 138.636 penerima manfaat.

Seluruh sekolah penerima diminta rutin berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan agar standar pengawasan berjalan menyeluruh.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi menegaskan penerapan protokol baku penanganan keracunan harus dijalankan cepat dan tepat.

“Sekolah wajib memeriksa makanan sebelum disajikan. Jika ada tanda mencurigakan, jangan diberikan ke anak-anak. SPPG juga harus mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS),” jelasnya.

Budi juga meminta daerah memperkuat laboratorium kesehatan dengan fasilitas PCR untuk mendeteksi bakteri dan virus, serta toxicology lab untuk zat kimia. Menurutnya, deteksi cepat sangat penting agar kasus tidak meluas.

Ia menekankan pengalaman Kemenkes dalam pengawasan katering jamaah haji bisa menjadi contoh penerapan uji cepat sebelum makanan didistribusikan pada program MBG.

“Kerja sama semua pihak, sekolah, puskesmas, hingga pemerintah daerah, adalah kunci menjaga keamanan pangan dan kesehatan anak-anak kita,” tegas Budi.

Dengan langkah pengawasan ketat, sertifikasi higienis, dan edukasi berkelanjutan, Pemkot Makassar bersama pemerintah pusat optimistis program MBG dapat berjalan aman sekaligus memperkuat upaya percepatan penanganan TBC di daerah.

Tags: keracunan MBG Munafri Arifuddin Makassar

Baca Juga

Vasaka Hotel Hadirkan Paket Laper, Makan Siang All You Can Eat Hanya Rp75 Ribu
Vasaka Hotel Hadirkan Paket Laper, Makan Siang All You Can Eat Hanya Rp75 Ribu
Respons Aduan Warga, Kandang Babi di Jalan Dg Tata Makassar Sudah Dibersihkan
Respons Aduan Warga, Kandang Babi di Jalan Dg Tata Makassar Sudah Dibersihkan
Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Masuk Tahap Wawancara
Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Masuk Tahap Wawancara
Pemkot Makassar Pastikan Korban Begal Ablam Dirawat Gratis di RSUD Daya
Pemkot Makassar Pastikan Korban Begal Ablam Dirawat Gratis di RSUD Daya
Munafri Dorong Sistem Karier ASN Pemkot Makassar Berbasis Kompetensi dan Lebih Transparan
Munafri Dorong Sistem Karier ASN Pemkot Makassar Berbasis Kompetensi dan Lebih Transparan
Sabet 47 Juara di MTQ Sulsel, Kafilah Makassar Diguyur Bonus oleh Munafri Arifuddin
Sabet 47 Juara di MTQ Sulsel, Kafilah Makassar Diguyur Bonus oleh Munafri Arifuddin

Populer

  • 1
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • 2
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • 3
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • 4
    Umat Buddha Sulawesi Selatan Tuang 1.500 Liter Eco-Enzyme di Kanal Makassar, Gaungkan Kepedulian Lingkungan Saat Waisak
  • 5
    Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda

Ekonomi

  • SPJM Catat Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026
    SPJM Catat Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026
  • XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
    XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
  • Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam

Peristiwa

  • BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
    BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
  • Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
    Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
  • Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID