Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Imbau Masyarakat Waspada Hoaks, Pastikan Kebenaran Informasi

Senin, 6 Oktober 2025 19:52
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Pertamina Patra Niaga dalam beberapa waktu terakhir mengamati meningkatnya praktik manipulasi dan penyebaran informasi palsu atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan serta kekhawatiran di tengah masyarakat dan konsumen


LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga dalam beberapa waktu terakhir mengamati meningkatnya praktik manipulasi dan penyebaran informasi palsu atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan serta kekhawatiran di tengah masyarakat dan konsumen.

Penyebaran hoaks tersebut dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan diarahkan kepada Pertamina maupun pemerintah.

Pertamina menyayangkan kondisi ini karena selain mencemarkan nama baik perusahaan sebagai BUMN, informasi menyesatkan tersebut juga dapat merugikan pemerintah yang saat ini berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebagai langkah klarifikasi, Pertamina Patra Niaga meluruskan sejumlah informasi hoaks yang beredar di masyarakat dan media sosial.

Salah satu hoaks yang banyak beredar adalah mengenai pengujian angka oktan bahan bakar (RON) menggunakan alat portabel.

Pertamina menegaskan bahwa metode tersebut tidak dapat dijadikan dasar resmi dalam menentukan angka oktan suatu BBM.

Pengujian RON memiliki standar baku internasional yang hanya dapat dilakukan menggunakan mesin Cooperative Fuel Research (CFR) Engine, sesuai metode ASTM D2699.

Mesin CFR merupakan satu-satunya alat bersertifikasi global yang dapat mengukur ketahanan bahan bakar terhadap detonasi melalui proses pembakaran nyata dengan parameter suhu, tekanan, dan rasio kompresi yang terkontrol secara ketat.

Pengujian menggunakan alat portabel Oktis-2 terhadap berbagai jenis BBM menunjukkan hasil yang tidak konsisten, ada yang lebih rendah dan ada yang lebih tinggi dibanding standar sesungguhnya.

Hal ini membuktikan bahwa alat tersebut tidak memiliki tingkat akurasi dan presisi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Alat Oktis-2 juga hanya mengukur sifat dielektrik bahan bakar, bukan angka RON, sehingga tidak ada hubungan antara hasil pengukuran alat tersebut dengan nilai RON sebenarnya.

Pertamina juga meluruskan isu mengenai pembatasan pengisian BBM hingga tujuh hari untuk mobil dan empat hari untuk motor, serta larangan pembelian bagi penunggak pajak kendaraan.

Informasi tersebut tidak benar.

Penyaluran BBM, khususnya BBM subsidi, tetap berjalan sesuai ketentuan pemerintah melalui mekanisme yang berlaku untuk memastikan penyaluran yang tepat sasaran dan transparan.

Kementerian ESDM melalui juru bicara KESDM juga telah menegaskan hal yang sama.

Selain itu, beredar hoaks tentang kebakaran SPBU yang dikaitkan dengan kebijakan pembatasan BBM.

Pertamina menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan rekaman lama dari insiden kebakaran SPBU di Aceh pada tahun 2024, bukan kejadian baru.

Hoaks lain menyebutkan adanya penggerudukan masyarakat terhadap SPBU di Lumajang.

Kejadian sebenarnya terjadi pada Rabu, 17 September 2025, ketika ada karnaval di Desa Sentul, Lumajang.

Akibat hujan deras, penonton berdesakan berteduh di area SPBU yang sudah tutup sejak pukul 21.00 WIB.

Keributan dipicu oleh pengaruh minuman keras, bukan karena layanan SPBU, dan tidak ada penjarahan atau kerusakan, hanya sampah yang berserakan keesokan harinya.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya.

“Masyarakat perlu mewaspadai hoaks seperti pembatasan pembelian BBM, pengujian-pengujian yang dilakukan oleh pihak tidak berkompeten, serta informasi palsu lainnya seperti rekrutmen fiktif yang mengatasnamakan Pertamina,” ujar Roberth.

Ia menekankan pentingnya memverifikasi setiap informasi melalui kanal resmi perusahaan.

Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk selalu memastikan kebenaran informasi melalui Pertamina Call Center 135 dan akun media sosial resmi Pertamina.

Tags: Pertamina Patra Niaga BBM

Baca Juga

Lewat Program Candi Positif, Pertamina Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi Masyarakat Pesisir
Lewat Program Candi Positif, Pertamina Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi Masyarakat Pesisir
Stok LPG 3 Kg di Bone Aman, Pertamina Sudah Tambah 47.040 Tabung
Stok LPG 3 Kg di Bone Aman, Pertamina Sudah Tambah 47.040 Tabung
Distribusi BBM dan LPG ke Luwu Utara dan Luwu Timur Berangsur Normal
Distribusi BBM dan LPG ke Luwu Utara dan Luwu Timur Berangsur Normal
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Manajemen Risiko lewat Management Walkthrough
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Manajemen Risiko lewat Management Walkthrough
Harga BBM Hari Ini Turun, Awal Februari 2025 Segini Harganya Sekarang
Harga BBM Hari Ini Turun, Awal Februari 2025 Segini Harganya Sekarang
Harga BBM Turun 1 Februari 2026, Ini Harga Pertamax Hari Ini, Solar, dan Pertalite
Harga BBM Turun 1 Februari 2026, Ini Harga Pertamax Hari Ini, Solar, dan Pertalite

Populer

  • 1
    Harga Emas Hari Ini: Antam Rp2,9 Juta per Gram
  • 2
    Harga Emas Hari Ini Naik, 1 Gram Antam Tembus Rp2,94 Juta
  • 3
    Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • 4
    Libur Lebaran 2026 Jadi 7 Hari, Nyepi dan Cuti Bersama Picu Lonjakan Mudik
  • 5
    Hasil Super Bowl: Seattle Seahawks Kalahkan New England Patriots 29-13 di Levi’s Stadium

Ekonomi

  • Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta
  • Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • Gantikan Otto Ardianto, Hermanto Terpilih Komisaris Utama SPJM
    Gantikan Otto Ardianto, Hermanto Terpilih Komisaris Utama SPJM

Peristiwa

  • Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
    Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
  • Makna di Balik Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026: Panduan Atur Ritme Ibadah Sejak Dini
    Makna di Balik Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026: Panduan Atur Ritme Ibadah Sejak Dini
  • Kepergian Romi The Jahat dan Warisan Perlawanan di Musik Punk Indonesia
    Kepergian Romi The Jahat dan Warisan Perlawanan di Musik Punk Indonesia
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID