MAKASSAR — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi hanya berlaku untuk produk tertentu dan tidak berdampak luas terhadap masyarakat.
Penyesuaian harga tersebut mencakup jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite yang mengikuti dinamika harga energi global serta nilai tukar.
Sementara itu, harga BBM lain seperti Pertamax dan Pertalite tetap stabil, sehingga mayoritas masyarakat tidak terdampak langsung oleh kebijakan tersebut.
Berdasarkan data konsumsi, penggunaan BBM nonsubsidi dengan spesifikasi tinggi di Sulawesi Selatan masih relatif kecil.
Konsumsi Pertamax Turbo tercatat belum mencapai 1 persen dari total penyaluran, sedangkan Pertamina Dex dan Dexlite berada di kisaran sekitar 3 persen.
Sales Area Manager Retail Sulselbar Pertamina, Rainier Axel Siegfried Parlindungan Gultom, menyebut kondisi tersebut membuat dampak kenaikan harga terhadap pola konsumsi masyarakat tetap terbatas.
“Segmen pengguna BBM ini memang spesifik dan porsinya kecil. Dengan kondisi tersebut, penyesuaian harga tidak mendorong perubahan signifikan pada konsumsi secara keseluruhan,” ujarnya.
Pertamina juga memastikan ketersediaan stok BBM di wilayah Sulawesi Selatan dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal tanpa gangguan pasokan.
Di sisi lain, Pertamina memperkuat pengawasan distribusi seiring adanya perbedaan harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pengawasan dilakukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan.
“Perbedaan harga yang cukup tinggi antarproduk berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Karena itu, pengawasan distribusi harus diperkuat dan melibatkan banyak pihak,” katanya.
Ia menambahkan, pengawasan dilakukan bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah agar penyaluran BBM tetap tepat sasaran.
Selain itu, Pertamina juga mengoptimalkan sistem digitalisasi dan monitoring transaksi guna meminimalkan potensi penyimpangan, khususnya pada BBM subsidi.
Pertamina mengimbau masyarakat menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan dan tidak melakukan pembelian di luar peruntukan.
Masyarakat juga dapat melaporkan dugaan pelanggaran atau kendala layanan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan akan terus melakukan evaluasi serta penguatan pengawasan guna memastikan distribusi energi berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

