Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Melawan Wabah Tersembunyi: PT Vale Indonesia Sosialisasi Pencegahan HIV-AIDS dan TB

Kamis, 16 Oktober 2025 19:21
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
PT Vale Indonesia Tbk melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menggelar Sosialisasi Pencegahan HIV-AIDS dan Tuberkulosis (TB) bagi masyarakat Pomalaa.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - PT Vale Indonesia Tbk melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menggelar Sosialisasi Pencegahan HIV-AIDS dan Tuberkulosis (TB) bagi masyarakat Pomalaa.

Kegiatan ini dilaksanakan di Jalan Kerapu, Kampung Bajo, Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa, sebagai bagian dari implementasi Program Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya yang diluncurkan bersama Pemerintah Daerah Kolaka.

Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Pomalaa dan pemerintah setempat, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit menular berisiko tinggi di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri Pomalaa.

Penyakit HIV-AIDS dan TB masih menjadi tantangan kesehatan global.

Indonesia termasuk dalam 30 negara dengan beban TB tertinggi di dunia, dengan lebih dari 1 juta kasus TB setiap tahun dan sekitar 24.000 kasus TB di antara penderita HIV.

Di tingkat lokal, Kabupaten Kolaka juga mengalami peningkatan kasus. Berdasarkan Profil Kesehatan Kabupaten Kolaka 2023, terdapat 46 kasus baru HIV, meningkat dari 34 kasus di tahun sebelumnya.

Sekitar 56,5 persen kasus terjadi pada kelompok usia produktif, mayoritas penderita adalah laki-laki (80,4 persen), dan 67 persen telah mendapatkan pengobatan ARV. Untuk TB, tercatat 305 pasien positif dari 1.514 terduga, dengan tren fluktuatif akibat kondisi sosial dan iklim.

Kepala Puskesmas Pomalaa, dr. Alriani Hamzah, menyampaikan pentingnya sinergi lintas pihak dalam penanganan penyakit menular. “Dengan meningkatnya jumlah penduduk akibat aktivitas industri, risiko penyebaran penyakit menular juga meningkat. Karena itu, kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran penyakit secara lebih efektif,” ujarnya.

Camat Pomalaa, Rachmat Hidayat Gavoer, juga menekankan bahwa pencegahan HIV-AIDS merupakan tanggung jawab bersama.

“Banyaknya tenaga kerja dari luar dapat meningkatkan risiko penyebaran HIV-AIDS. Kami mengapresiasi langkah PT Vale yang proaktif melaksanakan kegiatan sosialisasi ini. Jangan takut untuk berobat, karena HIV bisa dikendalikan dengan pengobatan rutin,” tegasnya.

Dari pihak perusahaan, Project Engineer PT Vale IGP Pomalaa, Achmad Siswandi Asdam, menegaskan bahwa program kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dari pilar Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan. “Penandatanganan MoU dengan Pemda Kolaka menjadi tonggak penting kolaborasi antara PT Vale, pemerintah, dan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap langkah operasional perusahaan memberi dampak positif bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

“Melalui edukasi kesehatan, bantuan alat medis, beasiswa dokter spesialis, dan sertifikasi tenaga kesehatan, kami ingin memastikan masyarakat Kolaka memiliki akses kesehatan yang layak dan berkelanjutan. Upaya ini akan terus bergulir ke seluruh Puskesmas di Pomalaa,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PT Vale juga berkolaborasi dalam promosi kesehatan dan deteksi dini, mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin guna mencegah penyebaran penyakit sejak dini. “Melalui deteksi dini, kita berharap masyarakat dapat terlindungi sejak awal. Upaya-upaya seperti ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan di wilayah pemberdayaan perusahaan,” tegas Achmad.

Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PT Vale untuk membangun ketahanan kesehatan komunitas, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-3, yakni “Menjamin Kehidupan yang Sehat dan Meningkatkan Kesejahteraan untuk Semua Usia.”

Sebagai langkah nyata, PT Vale melalui Program Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya akan melaksanakan edukasi lintas desa dan sekolah untuk pencegahan HIV-AIDS dan TB, peningkatan kapasitas tenaga medis, bantuan alat kesehatan bagi RSUD Tipe D Pomalaa, pemberian beasiswa dokter spesialis, dan pembangunan sistem deteksi dini berbasis komunitas bersama Puskesmas.

Pertumbuhan kawasan industri Pomalaa menjadikan Kolaka sebagai salah satu motor ekonomi baru di Sulawesi Tenggara. Namun, PT Vale percaya bahwa kemajuan sejati hanya dapat dicapai jika disertai masyarakat yang sehat, sadar, dan berdaya.

“Melalui komitmen terhadap kesehatan, kelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, PT Vale hadir untuk mendorong perubahan yang nyata dan berkelanjutan. Bersama pemerintah dan masyarakat, kami ingin mewujudkan Kolaka yang lebih sehat, bersih, dan berdaya,” tutup Achmad Siswandi Asdam. 

Tags: PT Vale HIV-AIDS

Baca Juga

PT Vale Latih 35 Pemuda Luwu Timur Jadi Operator Alat Berat Bersertifikat BNSP
PT Vale Latih 35 Pemuda Luwu Timur Jadi Operator Alat Berat Bersertifikat BNSP
Tegaskan Komitmen Bangun Tempat Kerja Berpusat pada Manusia, PT Vale Raih Dua Penghargaan HR Asia 2026
Tegaskan Komitmen Bangun Tempat Kerja Berpusat pada Manusia, PT Vale Raih Dua Penghargaan HR Asia 2026
Raih Laba Bersih Rp1,355 Triliun, PT Vale Bagikan Dividen Rp813,96 Miliar
Raih Laba Bersih Rp1,355 Triliun, PT Vale Bagikan Dividen Rp813,96 Miliar
HUT ke-23 Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan Industri dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
HUT ke-23 Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan Industri dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
PT Vale Catat Laba Naik 85 Persen di Triwulan I 2026, Pendapatan Tembus Rp4,38 Triliun
PT Vale Catat Laba Naik 85 Persen di Triwulan I 2026, Pendapatan Tembus Rp4,38 Triliun
Perkuat Intervensi Penurunan Stunting, PT Vale Dukung Stranas dan SDGs Kesehatan
Perkuat Intervensi Penurunan Stunting, PT Vale Dukung Stranas dan SDGs Kesehatan

Populer

  • 1
    Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
  • 2
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • 3
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • 4
    Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
  • 5
    Investor Tinggalkan Saham Teknologi, IHSG Berpotensi Uji Level Krusial

Ekonomi

  • Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
    Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
  • LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar
    Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar

Peristiwa

  • Recruitment Pertamina 2026 Resmi Dibuka, Tersedia Lebih dari 400 Posisi Magang untuk Fresh Graduate
    Recruitment Pertamina 2026 Resmi Dibuka, Tersedia Lebih dari 400 Posisi Magang untuk Fresh Graduate
  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID