LUMINASIA.ID - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 bersama PT Eastern Pearl Flour Mills menandatangani Perjanjian Kerja Sama untuk memperkuat layanan kepelabuhanan dan mendukung aktivitas logistik industri di Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Penandatanganan dilakukan di Jakarta, Rabu (29/10/2025), antara Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, dan Presiden Direktur PT Eastern Pearl Flour Mills, Rudy Soeparman, disaksikan oleh jajaran manajemen dari kedua perusahaan.
Kolaborasi ini menjadi langkah sinergis antara operator pelabuhan nasional dan salah satu produsen tepung terbesar di Indonesia untuk memperkuat rantai pasok bahan baku serta distribusi produk jadi.
Melalui kerja sama ini, Pelindo Regional 4 berkomitmen menghadirkan layanan kepelabuhanan yang andal, efisien, berkesinambungan, dan berorientasi pada keselamatan operasional.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul utama distribusi logistik nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari upaya Pelindo menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin efisien, modern, dan terintegrasi dengan kebutuhan industri nasional. PT Eastern Pearl Flour Mills adalah mitra strategis yang berperan penting dalam rantai pasok bahan pangan nasional,” ujar Abdul Azis.
Ia menambahkan, sinergi ini merupakan bentuk nyata penerapan transformasi pascamerger Pelindo, yang menekankan standardisasi layanan, digitalisasi proses, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Eastern Pearl Flour Mills, Rudy Soeparman, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini yang dinilai akan memperkuat efisiensi operasional dan logistik perusahaan.
“Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor bahan pangan strategis, kami membutuhkan dukungan pelabuhan yang handal dan efisien. Kerja sama ini memperkuat komitmen kami dalam menciptakan kelancaran logistik dari sisi hulu hingga hilir, sekaligus meningkatkan daya saing produk kami di pasar domestik maupun ekspor,” jelas Rudy.
Ia menambahkan, dengan dukungan Pelindo, efisiensi bongkar muat, waktu sandar kapal, serta penanganan logistik di Pelabuhan Makassar dan wilayah operasional lainnya akan meningkat signifikan. Hal ini diharapkan memberikan nilai tambah ekonomi bagi kedua belah pihak dan mendukung distribusi yang lebih cepat, aman, dan efisien.
Abdul Azis menegaskan bahwa Pelindo Regional 4 terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai sektor industri untuk memperkuat ekosistem logistik nasional.
“Kami ingin memastikan bahwa pelabuhan tidak hanya menjadi tempat transit barang, tetapi juga simpul ekonomi yang produktif dan kompetitif. Kolaborasi seperti ini akan terus kami dorong sebagai bagian dari transformasi ekosistem maritim Indonesia,” tutupnya.

