LUMINASIA.ID - Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (FKIJK Sulselbar) serta UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (UTD Provinsi Sulsel) menggelar kegiatan donor darah di Kantor OJK Sulselbar, Makassar.
Kegiatan sosial tersebut diikuti jajaran pengurus dan anggota FKIJK sebagai bentuk kepedulian industri jasa keuangan terhadap kebutuhan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan.
Aksi donor darah ini juga menjadi bagian dari rangkaian program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah). Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa sinergi OJK dan FKIJK Sulselbar tidak hanya berfokus pada penguatan stabilitas sektor jasa keuangan dan pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Perizinan Lembaga Jasa Keuangan Arif Machfoed, menegaskan bahwa kegiatan donor darah menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas di lingkungan industri jasa keuangan.
Baca: Saham DEWA Melonjak 9,73% ke Rp620, Buyback Rp950 Miliar Dongkrak Kepercayaan Investor
“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa industri jasa keuangan tidak hanya berperan dalam mendukung pembangunan ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kegiatan kemanusiaan,” ujar Muchlasin.
Menurutnya, kepedulian sosial harus tumbuh seiring dengan penguatan sektor keuangan agar manfaat keberadaan industri jasa keuangan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Sementara itu, UTD Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan yang umumnya mengalami penurunan jumlah pendonor.
Dari kegiatan ini, berhasil dihimpun sebanyak 140 kantong darah yang selanjutnya akan disalurkan melalui fasilitas layanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Baca: OJK Tegaskan Stabilitas Terjaga Meski Pimpinan Mundur di Tengah Gejolak IHSG
Kegiatan donor darah ini menjadi salah satu contoh kolaborasi positif antara OJK dan pelaku industri jasa keuangan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Ke depan, program serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan oleh FKIJK Sulselbar sebagai bagian dari budaya kepedulian sosial, sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota dan mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

