JAKARTA — Pergerakan positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang sepekan terakhir tak sepenuhnya diikuti seluruh emiten. Sejumlah saham justru mencatat koreksi tajam dan masuk jajaran top losers Bursa Efek Indonesia (BEI).
Mengacu pada data perdagangan lima hari terakhir, IHSG ditutup menguat 3,49% ke level 8.212,271 dari posisi 7.935,260 pada pekan sebelumnya. Penguatan indeks terjadi di tengah dinamika sentimen global, termasuk penurunan outlook Moody’s serta rilis bertahap data ekonomi domestik.
Namun di balik reli indeks, beberapa saham mengalami tekanan signifikan.
Emiten dengan penurunan terdalam adalah PT Hillcon Tbk. (HILL) yang terkoreksi 33,33% ke level Rp80 per saham.
Di posisi berikutnya, PT Surya Permata Andalan Tbk. (NATO) melemah 24,44% ke Rp680, disusul PT Satria Mega Kencana Tbk. (SOTS) yang turun 20,16% ke Rp1.940.
Selain tiga saham tersebut, sejumlah emiten lain juga mencatatkan koreksi dua digit. PT Danasupra Erapacifik Tbk. (DEFI) turun 14,44% ke Rp160, PT Lion Metal Works Tbk. (LION) terkoreksi 14,05% ke Rp520, serta PT Grand House Mulia Tbk. (HOMI) melemah 13,89% ke Rp310.
Tekanan juga terjadi pada PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk. (IFII) yang turun 11,11% ke Rp240, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk. (KJEN) terkoreksi 9,71% ke Rp158, PT Bumibenowo Sukses Sejahtera Tbk. (BBSS) melemah 9,09% ke Rp240, dan PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk. (AMOR) yang turun 7,89% ke Rp350.
Berikut daftar lengkap saham top losers pekan ini:
-
HILL: -33,33% ke Rp80
-
NATO: -24,44% ke Rp680
-
SOTS: -20,16% ke Rp1.940
-
DEFI: -14,44% ke Rp160
-
LION: -14,05% ke Rp520
-
HOMI: -13,89% ke Rp310
-
IFII: -11,11% ke Rp240
-
KJEN: -9,71% ke Rp158
-
BBSS: -9,09% ke Rp240
-
AMOR: -7,89% ke Rp350
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun IHSG menguat secara agregat, rotasi sektor dan aksi ambil untung masih membayangi sejumlah saham tertentu. Investor disarankan mencermati fundamental dan sentimen masing-masing emiten sebelum mengambil keputusan.
Disclaimer: Informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

