Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar meninggal dunia pada Sabtu (8/11/2025) dalam usia 72 tahun. Rencananya, jenazah akan disalatkan di Masjid Asy Syarif, kawasan BSD, Tangerang Selatan, setelah waktu salat Asar.
Kabar duka ini dibenarkan oleh Boyamin Saiman, kuasa hukum sekaligus rekan dekat Antasari yang juga dikenal sebagai Koordinator MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia).
“Betul, barusan saya konfirmasi ke pengurus Masjid Asy Syarif. Memang akan diselenggarakan salat jenazah Pak Antasari ba’da Asar,” ujar Boyamin Saiman saat dikonfirmasi, Sabtu (8/11/2025).
Antasari Azhar lahir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, pada 18 Maret 1953. Ia dikenal luas sebagai Ketua KPK periode 2007–2009, menggantikan Taufiequrachman Ruki. Di masa kepemimpinannya, KPK menangani sejumlah kasus besar korupsi yang melibatkan pejabat tinggi negara dan kalangan pengusaha.
Boyamin juga menyampaikan belasungkawa dan mengajak masyarakat untuk turut mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Mohon doanya, mohon dimaafkan segala kesalahannya, dan semoga almarhum mendapatkan pahala yang sebanyak-banyaknya di akhirat,” tuturnya.
Antasari meninggalkan jejak panjang dalam penegakan hukum di Indonesia. Ia dikenal sebagai sosok yang tegas dan berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi, meskipun perjalanan kariernya juga diwarnai dengan berbagai ujian dan kontroversi.

