PT KIMA Sambut , Tampilkan Potensi Kawasan Industri di Makassar
LUMINASIA.ID, MAKASSAR - PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), bagian dari Holding BUMN Danareksa, menerima kunjungan delegasi South Sulawesi Investment Forum (SSIF) 2025 yang digelar oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan. Momen ini menjadi kesempatan strategis bagi KIMA untuk menunjukkan potensi kawasan sekaligus memperkuat daya tarik investasi di Indonesia Timur.
Sebanyak 11 negara dari total 23 negara peserta SSIF 2025 hadir dalam sesi site visit ke kawasan industri KIMA.
Delegasi tamu kehormatan di antaranya Mr Zahid Hafeez Chaudhri, Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Rizki Ernadi Wimanda, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel Wahyu Purnama, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulsel Abdul Hadi, serta perwakilan DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan.
Rombongan disambut oleh Direktur Keuangan dan Pengembangan Bisnis KIMA, RB. Alexander Chandra Irawan; Direktur Operasional dan Pendukung KIMA, Alif Usman Amin; serta Sekretaris Perusahaan PT KIMA, Fadhli Arpin, bersama jajaran manajemen lainnya.
KIMA saat ini mengelola kawasan industri seluas lebih dari 342 hektare dengan lebih dari 250 tenant aktif dari sektor perikanan/hasil laut, makanan dan minuman, logistik, hingga industri manufaktur berorientasi ekspor.
Selama kunjungan, para investor menerima pemaparan mengenai profil perusahaan, peluang kemitraan, ketersediaan lahan siap bangun, serta arah pengembangan kawasan “New KIMA”.
Delegasi kemudian melakukan peninjauan langsung ke fasilitas WWTP KIMA untuk melihat sistem pengelolaan limbah terpadu dan infrastruktur pendukung kawasan yang dioperasikan secara mandiri.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan kesiapan KIMA dalam menyediakan layanan dan utilitas yang memenuhi kebutuhan investor.
Rangkaian kegiatan SSIF 2025 ditutup dengan Gala Dinner yang dihadiri Pimpinan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Drs. H. Jufri Rahman, M.Si, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, jajaran Direksi KIMA, serta delegasi investor dari berbagai negara.
Acara ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong arus investasi berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)

