Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Jumlah Bank Peserta LPS Terus Menurun, Hanya Tinggal 1.602 Bank di Seluruh Indonesia

Jumat, 28 November 2025 20:50
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Deputi Kepala Kantor LPS III, Prayitno Amigoro, memberikan pemaparan dalam media gathering bersama wartawan Makassar di Gorontalo, Jumat (28/11/2025).

LUMINASIA.ID - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tren penurunan jumlah bank peserta penjaminan dalam empat tahun terakhir.

Hingga 31 Oktober 2025, total bank peserta tercatat 1.602 bank, turun dibandingkan 1.738 bank pada 2021.

Demikian dipaparkan Deputi Kepala Kantor LPS III, Prayitno Amigoro,  dalam media gathering bersama wartawan Makassar di Gorontalo, Jumat (28/11/2025).

"Data LPS menunjukkan bahwa penyusutan ini terutama terjadi pada kelompok BPR/BPRS, yang sebelumnya mendominasi jumlah peserta," ujarnya.

Pada 2021, jumlah BPR/BPRS tercatat 1.631 unit, kemudian turun menjadi 1.609 (2022), 1.597 (2023), dan 1.530 (2024). Pada Oktober 2025, jumlahnya kembali menurun signifikan menjadi 1.497 BPR/BPRS.

Sementara itu, jumlah bank umum relatif stabil, namun tetap menunjukkan tren turun ringan. Dari 107 bank pada 2021, jumlahnya bergeser menjadi 106 (2022 dan 2023).

Kemudian 105 pada 2024 hingga Oktober 2025. Secara keseluruhan, penurunan tersebut membuat total bank peserta, baik bank umum maupun BPR/BPRS, susut 136 bank dalam kurun 2021–2025.

"Penurunan jumlah bank ini sejalan dengan konsolidasi sektor perbankan, efisiensi kelembagaan, penggabungan unit usaha misalnya jika satu orang punya dua bank yang sama, serta usaha OJk untuk menstabilkan perbankan dengan proses pencabutan izin bank yang tidak memenuhi ketentuan permodalan," lanjutnya.

Meski jumlah bank menurun, stabilitas sektor perbankan tetap terjaga. LPS melaporkan bahwa cakupan penjaminan simpanan masih berada pada tingkat yang sangat tinggi.

"Secara nasional, 673,03 juta rekening, atau 99,94 persen dari total rekening, dijamin penuh oleh LPS. Adapun wilayah Sulampua mencatat cakupan lebih tinggi, yakni 99,97 persen, atau 51,16 juta rekening," lanjutnya.

LPS menegaskan bahwa cakupan tersebut berada di atas target minimum Undang-Undang LPS yang mensyaratkan tingkat perlindungan sekurang-kurangnya 90 persen dari total deposan.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa meskipun jumlah bank berkurang, perlindungan simpanan masyarakat tetap kuat dan stabilitas perbankan tetap terjaga.Dalam media gathering yang digelar hingga Jumat (28/11/2025) ini turut hadir Kepala Kantor Perwakilan (KPW) III LPS, Fuad Zein.

 


Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tren penurunan jumlah bank peserta penjaminan dalam empat tahun terakhir, dengan total bank peserta mencapai 1.602 bank per 31 Oktober 2025, turun dari 1.738 bank pada 2021.


Data LPS menunjukkan bahwa penyusutan terutama terjadi pada kelompok BPR/BPRS yang sebelumnya mendominasi jumlah peserta.

"Pada 2021, jumlah BPR/BPRS tercatat 1.631 unit, kemudian turun menjadi 1.609 unit pada 2022, 1.597 unit pada 2023, dan 1.530 unit pada 2024, sebelum kembali turun signifikan menjadi 1.497 unit pada Oktober 2025," jelas Prayitno.

Sementara itu, jumlah bank umum relatif stabil namun tetap mencatat tren penurunan ringan. Dari 107 bank pada 2021, jumlahnya menjadi 106 bank pada 2022 dan 2023, kemudian 105 bank pada 2024 hingga Oktober 2025.

Secara total, sektor perbankan kehilangan 136 bank peserta dalam periode 2021–2025, sebagai dampak konsolidasi, efisiensi kelembagaan, penggabungan unit usaha, serta pencabutan izin bank yang tidak memenuhi ketentuan permodalan.

Meski jumlah bank menurun, stabilitas sektor perbankan tetap terjaga. LPS mencatat cakupan penjaminan simpanan masih berada pada tingkat yang sangat tinggi, yakni 673,03 juta rekening atau 99,94 persen dari total rekening secara nasional.

Adapun wilayah Sulampua mencatat cakupan lebih tinggi, yaitu 99,97 persen atau 51,16 juta rekening.

Prayitno menegaskan bahwa tingkat perlindungan tersebut jauh melampaui target minimum yang dipersyaratkan Undang-Undang LPS, yaitu sekurang-kurangnya 90 persen dari total deposan. Ia menekankan bahwa meskipun jumlah bank menurun, perlindungan simpanan masyarakat tetap kuat dan stabilitas perbankan nasional berada dalam kondisi terjaga.

Tags: LPS III Makassar Fuad Zaen

Baca Juga

LPS Dukung UMKM Kampung Karabba Makassar Lewat Bantuan Sarana Usaha
LPS Dukung UMKM Kampung Karabba Makassar Lewat Bantuan Sarana Usaha
LPS III Sulampua Ajak Media di Makassar Melukis di Tote Bag, Jalin Silaturahmi dan Perkuat Kolaborasi
LPS III Sulampua Ajak Media di Makassar Melukis di Tote Bag, Jalin Silaturahmi dan Perkuat Kolaborasi
 LPS Makassar Gelar Iftar dan Santunan untuk 100 Anak Yatim dan Dhuafa
LPS Makassar Gelar Iftar dan Santunan untuk 100 Anak Yatim dan Dhuafa
LPS Warna Dari Timur Sukses Digelar di Makassar, Cara Dorong Literasi Keuangan dan Kreativitas Masyarakat
LPS Warna Dari Timur Sukses Digelar di Makassar, Cara Dorong Literasi Keuangan dan Kreativitas Masyarakat
Hingga Oktober 2025 LPS Tangani Rp333 Miliar Simpanan di Sulampua, Rp41 Miliar Tak Layak Bayar karena Ini
Hingga Oktober 2025 LPS Tangani Rp333 Miliar Simpanan di Sulampua, Rp41 Miliar Tak Layak Bayar karena Ini
LPS Dorong BPD di Area Sulampua Perkuat Ketahanan Keuangan Lewat Refreshment Teknis Rencana Resolusi
LPS Dorong BPD di Area Sulampua Perkuat Ketahanan Keuangan Lewat Refreshment Teknis Rencana Resolusi

Populer

  • 1
    Pengucapan Sumpah Jabatan, Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Bertugas
  • 2
    Saham BCA (BBCA) Menguat ke Rp6.850, Sentuh Puncak Intraday
  • 3
    Saham BBNI Melemah ke Rp4.060, Tertekan dari Penutupan Sebelumnya
  • 4
    Waspada Penipuan Modus Kiriman Paket COD, Pelaku Mengintimidasi
  • 5
    Syawalan Muhammadiyah Sulsel Dimajukan ke 28 Maret 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadir

Ekonomi

  • Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
    Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
  • Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal
    Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal

Peristiwa

  • Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
  • Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
    Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
  • Meta Akuisisi Manus: Bukan Sekadar Akuisisi, Tapi Perebutan Masa Depan AI Agen Mandiri
    Meta Akuisisi Manus: Bukan Sekadar Akuisisi, Tapi Perebutan Masa Depan AI Agen Mandiri
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID