Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Dimana Singgah selama Nataru 2026? Kemenag Sulsel Siapkan 37 Masjid Ramah Lintas Agama

Rabu, 24 Desember 2025 16:02
Editor: diku
  • Bagikan
(via sulsel.kemenag.go.id)
Luminasia.id, Makassar - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kementerian Agama Kota Makassar resmi menggelar Kick Off Masjid Ramah Pemudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid H.M. Asyik, Jalan Pettarani, Kota Makassar, Selasa, 23 Desember 2025.

Dilansir sulsel.kemenag.go.id, kick off tersebut menjadi penanda kesiapan Sulawesi Selatan dalam mendukung kelancaran arus mudik Natal dan Tahun Baru melalui optimalisasi fungsi rumah ibadah sebagai ruang singgah yang aman dan nyaman bagi masyarakat lintas agama.

Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Muhammad Gaffar, menyampaikan bahwa pelaksanaan kick off di Sulsel dilakukan lebih awal dari agenda nasional sebagai bentuk kesiapan daerah menjalankan program prioritas Menteri Agama.

“Di Sulawesi Selatan terdapat 37 masjid yang berada di jalur pemudik dan telah dipersiapkan untuk memberikan layanan kepada masyarakat selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, layanan yang disiapkan mencakup tempat istirahat, toilet dan tempat wudu yang layak, air minum, hingga ruang singgah yang nyaman bagi pemudik lintas agama. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari Asta Protas Kementerian Agama RI, khususnya dalam pemberdayaan rumah ibadah.

“Ini bukan hanya pemberdayaan masjid, tetapi seluruh rumah ibadah di Indonesia. Ke depan, rumah ibadah akan diperkuat perannya, baik dalam aspek ekonomi, lingkungan, ramah anak, ramah difabel, hingga aktivitas keagamaan lainnya,” jelasnya.

Ia juga mencontohkan praktik baik di sejumlah daerah, seperti di Pulau Jawa, di mana masjid menyediakan layanan tambahan bagi pemudik. “Ada masjid yang menyiapkan layanan pijat bagi pemudik. Ini bukan sekadar layanan sosial, tetapi juga bentuk pemberdayaan ekonomi. Ke depan, koperasi masjid akan terus digalakkan secara nasional,” tambahnya.

Masjid H.M. Asyik yang menjadi lokasi kick off dinilai sangat representatif meski berada di kawasan perkotaan. Fasilitasnya dinilai dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh pemudik dari luar daerah, tetapi juga masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar dalam sambutannya menegaskan bahwa tradisi mudik merupakan fenomena sosial yang melampaui batas agama.

“Mudik itu tidak mengenal agama. Saat Idulfitri, hampir semua saudara-saudara kita yang nonmuslim juga ikut mudik. Begitu pula pada momentum Natal dan Tahun Baru ini, saudara-saudara kita umat Kristen dan Katolik sibuk beribadah, sementara kita bersama-sama memanfaatkan libur Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa libur Natal dimulai pada 25 Desember 2025 dengan durasi libur yang cukup panjang hingga akhir pekan, didukung kebijakan kerja 50 persen Work From Office dan 50 persen Work From Anywhere.

“Oleh karena itu, Bapak Menteri Agama berharap rumah ibadah menjadi tempat yang menyenangkan bagi para pemudik. Saya juga berpesan, saat perayaan Natal, mari kita tetap menjaga silaturahmi dengan tetangga, sebagaimana pada Idulfitri dan Iduladha kita saling mengunjungi,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta serta berharap kegiatan kick off ini mampu menghadirkan nuansa baru dalam pengamalan nilai-nilai keagamaan dan peradaban di tengah masyarakat. Ia turut menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal dan Tahun Baru kepada umat Kristen dan Katolik.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Kanwil Kemenag Sulsel, Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota, Kepala KUA se-Kota Makassar, para penghulu, serta ratusan penyuluh agama lintas agama Islam, Kristen, Katolik, dan Hindu. Hadir pula organisasi profesi keagamaan seperti IPARI Provinsi Sulsel dan APRI.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan pula penyerahan Buku Ekoteologi Islam dari Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sulsel kepada Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar sebagai bagian dari penguatan literasi keagamaan berbasis kepedulian lingkungan.

Menutup kegiatan, Dr. H. Muhammad Gaffar menegaskan bahwa seluruh program prioritas Kementerian Agama akan terus dievaluasi, termasuk oleh Inspektorat Jenderal Kemenag, dan ditingkatkan pada 2026, terutama dalam penguatan kerukunan umat beragama dan nilai cinta kemanusiaan.

“Jika kerukunan dan cinta kemanusiaan berjalan dengan baik, maka program-program prioritas lainnya akan mengikuti secara beriringan,” tegasnya.

Kick Off Masjid Ramah Pemudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan rumah ibadah yang inklusif, aman, nyaman, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Tags: Makassar Nataru natal dan tahun baru Tahun Baru 2026 Natal

Baca Juga

Kanal Panampu Al-Markaz Bakal Ditata Jadi Wisata Baru, UMKM Ikut Dilibatkan
Kanal Panampu Al-Markaz Bakal Ditata Jadi Wisata Baru, UMKM Ikut Dilibatkan
Ini 4 Peraih Penghargaan Favorit di Honda DBL South Sulawesi 2026, Pemain hingga Dancer
Ini 4 Peraih Penghargaan Favorit di Honda DBL South Sulawesi 2026, Pemain hingga Dancer
Pansus DPRD Makassar Targetkan Kesepakatan Skema Parkir Rampung 5 Oktober
Pansus DPRD Makassar Targetkan Kesepakatan Skema Parkir Rampung 5 Oktober
Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
SMAN 2 Makassar Juara Best Supporter, SMAN 5 Supporter Tervaforit di DBL Sulsel 2026
SMAN 2 Makassar Juara Best Supporter, SMAN 5 Supporter Tervaforit di DBL Sulsel 2026
Pengusaha Dubai dan Gubernur Sulsel Resmikan Markas Penghafal Al Quran Unismuh Makassar
Pengusaha Dubai dan Gubernur Sulsel Resmikan Markas Penghafal Al Quran Unismuh Makassar

Populer

  • 1
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • 2
    Pelindo Jasa Maritim Evaluasi Layanan Pemanduan dan Penundaan Kapal di Perairan Bontang
  • 3
    Dari Keluhan Konsumen, Mekanik AHASS Terus Asah Kemampuan
  • 4
    PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Tiga Wilayah ke Kriyanusa 2026
  • 5
    Deru Mesin Poliwako Bangun Talenta Muda di Tengah Gerak Hilirisasi

Ekonomi

  • PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
    PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
  • Pertamina Bekali 95 Pelaku UMK di Sulawesi Strategi Konten dan Storytelling
    Pertamina Bekali 95 Pelaku UMK di Sulawesi Strategi Konten dan Storytelling
  • Kerugian Akibat Penipuan Online Capai Rp9,1 Triliun, OJK Dorong Penanganan Lintas Sektor
    Kerugian Akibat Penipuan Online Capai Rp9,1 Triliun, OJK Dorong Penanganan Lintas Sektor

Peristiwa

  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID