Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Pemkot Makassar-Polda Sulsel Siap Kembali Hadirkan Pemolisian Masyarakat, Berbasis Abbulo SIbatang

Selasa, 30 Desember 2025 11:34
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi dari Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Selatan di Balai Kota Makassar, Senin (29/12/2025).

LUMINASIA.ID - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Selatan di Balai Kota Makassar, Senin (29/12/2025), guna membahas penguatan strategi pemolisian masyarakat berbasis kolaborasi warga dan aparat.

Pertemuan tersebut menyoroti optimalisasi konsep Pemolisian Masyarakat (Polmas) dengan pendekatan kearifan lokal Abbulo Sibatang, termasuk inovasi penyampaian informasi kamtibmas melalui petugas Polmas dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) di Sulawesi Selatan.

Pihak Ditbinmas Polda Sulsel menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian, melainkan membutuhkan peran bersama antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Konsep pemolisian masyarakat dinilai efektif apabila dijalankan secara kolaboratif dengan melibatkan tiga pilar di tingkat kelurahan, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan lurah, serta didukung tokoh masyarakat setempat.

Ditbinmas Polda Sulsel juga memaparkan pengembangan model FKPM berbasis kearifan lokal Abbulo Sibatang yang mengedepankan nilai kebersamaan, keterpaduan, kekeluargaan, dan gotong royong sebagai bagian dari local wisdom masyarakat Sulsel.

Model tersebut sebelumnya telah diujicobakan di Kabupaten Gowa dan mendapat respons positif dari warga, sehingga direncanakan untuk diperluas ke seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan dukungannya terhadap penguatan pemolisian masyarakat yang berbasis kolaborasi dan nilai lokal.

“Pada prinsipnya kami sepakat bahwa rasa aman harus dibangun bersama. Secara struktur, sinergi tiga pilar sudah ada di Makassar, namun perlu diperkuat di lapangan agar tidak hanya bersifat simbolik,” ujar Munafri.

Munafri menegaskan Pemerintah Kota Makassar siap mendukung program tersebut melalui penyediaan personel serta dukungan kebijakan, sementara sistem pengamanan dan teknis pelaksanaan dapat dikoordinasikan bersama kepolisian.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan dalam pelibatan masyarakat agar tidak terjadi penyalahgunaan atribut maupun kedekatan dengan aparat yang berpotensi merusak citra institusi keamanan.

“Keamanan tidak cukup hanya dengan aturan dan legalitas, tetapi juga harus membangun legitimasi di mata masyarakat. Ketika aparat hadir dan dipercaya, potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah sejak awal,” katanya.

Munafri berharap penguatan FKPM dan pemolisian masyarakat berbasis kearifan lokal dapat mempererat kerja sama lintas sektor, sehingga persoalan keamanan dan ketertiban dapat diselesaikan secara musyawarah sejak tingkat kelurahan.

Tags: polda sulsel Munafri Arifuddin Pemkot Makassar

Baca Juga

Gubuk Markas Waria di Kuburan Panaikang Ditertibkan, Kondom dan Botol Lem Berserakan
Gubuk Markas Waria di Kuburan Panaikang Ditertibkan, Kondom dan Botol Lem Berserakan
96 Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Trotoar dan Drainase Dikembalikan untuk Pejalan Kaki
96 Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Trotoar dan Drainase Dikembalikan untuk Pejalan Kaki
Jelang Ramadhan Harga Daging dan Ayam Naik, Beras Tetap, Cabai Keriting Turun
Jelang Ramadhan Harga Daging dan Ayam Naik, Beras Tetap, Cabai Keriting Turun
Tak Sekadar Tertibkan, Pemkot Makassar Siapkan Lahan Khusus untuk PKL
Tak Sekadar Tertibkan, Pemkot Makassar Siapkan Lahan Khusus untuk PKL
Dengar Keluhan Warga, Appi Tinjau dan Benahi Jalan Rusak Metro Tanjung Bunga Barombong
Dengar Keluhan Warga, Appi Tinjau dan Benahi Jalan Rusak Metro Tanjung Bunga Barombong
Sudah 34 Tahun Tutupi Drainase, Pedagang Kambing di Jl Bontomangape dan Jl Ap Pettarani Selatan Ditertibkan
Sudah 34 Tahun Tutupi Drainase, Pedagang Kambing di Jl Bontomangape dan Jl Ap Pettarani Selatan Ditertibkan

Populer

  • 1
    Stephen Curry Ungkap Peran Keluarga di Balik Ketangguhan Kariernya di NBA
  • 2
    Zulkifli Terpilih Nahkodai PGRI Cabang Bajeng Lima Tahun ke Depan
  • 3
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp43.000, Pecahan 1 Gram Kini Rp2.904.000
  • 4
    Strategi Sony Menahan PS6: PS5 Masih Jadi Andalan, Generasi Baru Datang 2028?
  • 5
    Harga Emas Hari Ini, Antam Jadi Rp2,95 Juta

Ekonomi

  • Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
    Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
  • Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta
    Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta

Peristiwa

  • Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
    Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
  • Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
    Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
  • Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
    Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID