Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Skrining BPJS Kesehatan Online, Peserta JKN Bisa Cek Risiko Penyakit dari Rumah, Ini Linknya

Jumat, 2 Januari 2026 10:36
Editor: diku
  • Bagikan
Tangkapan layar web skrining BPJS Kesehatan

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini dapat melakukan skrining kesehatan secara online tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan. Dilansir akurat.co, layanan ini disediakan melalui situs resmi BPJS Kesehatan dan dapat diakses dengan mudah dari rumah.

Melalui skrining kesehatan digital ini, peserta JKN bisa mengetahui potensi risiko penyakit tidak menular sejak dini hanya dengan mengisi formulir secara daring.

Pengertian Skrining Kesehatan BPJS Kesehatan

Skrining kesehatan BPJS Kesehatan merupakan layanan deteksi dini yang bertujuan untuk memetakan risiko penyakit tidak menular pada peserta JKN. Program ini menjadi bagian dari upaya preventif agar peserta dapat mengenali kondisi kesehatannya lebih awal.

Adapun sejumlah penyakit yang dapat terdeteksi melalui skrining ini antara lain diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung koroner, serta gangguan ginjal kronis.

Layanan skrining ini diperuntukkan bagi peserta JKN berusia minimal 15 tahun dan dapat digunakan secara gratis selama status kepesertaan masih aktif.

Keuntungan Skrining BPJS Kesehatan Secara Online

Dengan memanfaatkan fitur skrining kesehatan secara daring, peserta JKN bisa memperoleh berbagai manfaat penting, seperti mengetahui risiko penyakit lebih cepat, mencegah keterlambatan penanganan medis, serta mendapatkan dorongan untuk menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

Selain itu, skrining ini juga mendukung sistem pelayanan kesehatan yang berorientasi pada pencegahan, sesuai dengan prinsip bahwa mencegah penyakit lebih baik daripada mengobatinya.

Langkah Skrining Kesehatan BPJS Kesehatan Lewat Web

Proses skrining kesehatan BPJS Kesehatan dapat dilakukan melalui laman web resmi dengan langkah-langkah berikut:

Peserta membuka situs skrining BPJS Kesehatan, kemudian memasukkan identitas berupa NIK atau nomor kartu BPJS, tanggal lahir, dan kode captcha.
Setelah itu, klik tombol “Cari Peserta” dan lanjutkan dengan memilih opsi “Setuju”.
Peserta diminta melengkapi data diri seperti berat badan, tinggi badan, tingkat pendidikan, nomor handphone, serta kontak keluarga.
Selanjutnya, peserta menjawab sejumlah pertanyaan skrining yang berkaitan dengan kondisi kesehatan, riwayat penyakit, dan pola makan sehari-hari.
Jika seluruh data telah diisi, klik tombol “Simpan” untuk memproses skrining.

Sistem akan secara otomatis menampilkan hasil skrining yang menunjukkan tingkat risiko peserta terhadap penyakit tertentu.

Memahami Hasil Skrining dan Tindak Lanjut

Hasil skrining kesehatan BPJS Kesehatan akan menampilkan kategori risiko, mulai dari rendah hingga tinggi. Apabila hasil menunjukkan adanya risiko penyakit, peserta dianjurkan segera berkonsultasi ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdaftar.

Dengan langkah ini, penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat sebelum kondisi kesehatan berkembang menjadi lebih serius.

Syarat Peserta yang Bisa Mengikuti Skrining

Layanan skrining kesehatan online ini dapat diakses oleh peserta JKN yang masih aktif, berusia minimal 15 tahun, serta memiliki data kepesertaan yang valid.

Peserta juga dianjurkan melakukan skrining secara rutin agar kondisi kesehatan tetap terpantau dan langkah pencegahan bisa dilakukan secara tepat waktu.

Melalui layanan skrining kesehatan BPJS Kesehatan ini, peserta JKN memiliki kemudahan untuk mengenali potensi risiko penyakit tidak menular sejak dini tanpa perlu datang ke fasilitas kesehatan. Dengan pemantauan rutin, kualitas hidup yang lebih sehat dapat lebih mudah diwujudkan.

Cara Melakukan Screening Kesehatan Gratis JKN via Aplikasi

Dilansir katadata, Sebelum memulai skrining, peserta perlu memastikan aplikasi JKN telah terpasang dan akun kepesertaan dalam kondisi aktif. Berikut langkah melakukan Screening Kesehatan Gratis JKN melalui aplikasi JKN:

Peserta masuk ke aplikasi JKN menggunakan akun masing-masing.
Selanjutnya, pilih menu “Skrining Riwayat Kesehatan”.
Peserta diminta mengisi data berat badan dan tinggi badan.
Kemudian menjawab seluruh pertanyaan dalam kuesioner kesehatan.
Setelah semua data terisi, simpan informasi untuk melihat hasil skrining.

Selain melalui aplikasi, skrining kesehatan gratis juga dapat dilakukan melalui situs web resmi BPJS Kesehatan. Peserta cukup memasukkan NIK atau nomor kartu JKN, tanggal lahir, dan mengikuti alur pengisian hingga hasil skrining ditampilkan.

Cara Membaca Hasil Screening Kesehatan

Hasil Screening Kesehatan Gratis JKN akan ditampilkan dalam bentuk status risiko penyakit. Informasi ini berfungsi sebagai peringatan dini dan bukan merupakan diagnosis medis yang bersifat mutlak.

Jika hasil skrining menunjukkan adanya risiko tertentu, peserta dianjurkan melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Langkah ini penting untuk memastikan penanganan medis yang lebih akurat sesuai kondisi kesehatan peserta..

Jenis Penyakit yang Dapat Dideteksi

Skrining riwayat kesehatan dirancang untuk mendeteksi risiko berbagai penyakit yang sering tidak disadari sejak awal. Melalui Screening Kesehatan Gratis JKN, peserta dapat mengetahui potensi risiko penyakit seperti hipertensi, stroke, penyakit jantung iskemik, diabetes melitus, kanker payudara, kanker serviks, thalasemia, tuberkulosis, hepatitis B, hingga hepatitis C.

Melalui layanan Screening Kesehatan Gratis JKN ini, BPJS Kesehatan mendorong peserta untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pencegahan agar penyakit serius dapat dihindari sejak dini melalui deteksi dan penanganan yang lebih cepat.

Klik link berikut untuk skrining BPJS Kesehatan

Tags: bpjs kesehatan skrining BPJS Kesehatan link skrining BPJS Kesehatan Nasional Pemerintahan

Baca Juga

Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
Trenggono Tegaskan Dana Kapal dari Pinjaman Inggris, Bukan APBN Kemenkeu
Strategi Libur Panjang 2026: Maksimalkan Tanggal Merah dan Cuti Bersama dari SKB 3 Menteri
Strategi Libur Panjang 2026: Maksimalkan Tanggal Merah dan Cuti Bersama dari SKB 3 Menteri
HPN 2026: Saat Pers Dituntut Sehat di Tengah Disrupsi Digital
HPN 2026: Saat Pers Dituntut Sehat di Tengah Disrupsi Digital
Prabowo Kumpulkan Tokoh Diplomasi Senior, Dino Patti Djalal Hadir ke Istana
Prabowo Kumpulkan Tokoh Diplomasi Senior, Dino Patti Djalal Hadir ke Istana
Husniah Talenrang Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Presiden
Husniah Talenrang Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Presiden
Cakupan JKN Capai 98,71 Persen, Gowa Raih UHC Award Pratama 2026
Cakupan JKN Capai 98,71 Persen, Gowa Raih UHC Award Pratama 2026

Populer

  • 1
    Harga Emas Hari Ini: Antam Rp2,9 Juta per Gram
  • 2
    Harga Emas Hari Ini Naik, 1 Gram Antam Tembus Rp2,94 Juta
  • 3
    Harga Emas Hari Ini, Antam Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • 4
    Libur Lebaran 2026 Jadi 7 Hari, Nyepi dan Cuti Bersama Picu Lonjakan Mudik
  • 5
    Hasil Super Bowl: Seattle Seahawks Kalahkan New England Patriots 29-13 di Levi’s Stadium

Ekonomi

  • Menteri Amran Sulaiman, Rosan Roeslani, dan Bahlil Lahadalia Bakal Hadiri Sidang Dewan Pleno HIPMI 2026 di Makassar
    Menteri Amran Sulaiman, Rosan Roeslani, dan Bahlil Lahadalia Bakal Hadiri Sidang Dewan Pleno HIPMI 2026 di Makassar
  • Tiga Indeks Futures AS Naik, Wall Street Bersiap Dibuka di Zona Hijau
    Tiga Indeks Futures AS Naik, Wall Street Bersiap Dibuka di Zona Hijau
  • Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp7.000, 1 Gram Kini Rp2,947 Juta

Peristiwa

  • Reses di Minasa Upa, Andi Suhada Soroti Krisis Armada Sampah dan Drainase Rawan Genangan
    Reses di Minasa Upa, Andi Suhada Soroti Krisis Armada Sampah dan Drainase Rawan Genangan
  • Jadwal Pencairan THR PNS, TNI, Polri dan Pensiunan 2026, Diperkirakan Cair Pertengahan Maret
    Jadwal Pencairan THR PNS, TNI, Polri dan Pensiunan 2026, Diperkirakan Cair Pertengahan Maret
  • Libur Awal Ramadan 2026 Berdekatan Imlek, Siswa Berpeluang Long Weekend
    Libur Awal Ramadan 2026 Berdekatan Imlek, Siswa Berpeluang Long Weekend
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID