LUMINASIA.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mulai mengonsolidasikan kekuatan diplomasi nasional dengan mengundang sejumlah tokoh senior hubungan luar negeri ke Istana Kepresidenan. Salah satu yang dipastikan hadir adalah mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal.
Dino membenarkan dirinya diundang ke Istana pada Selasa sore. Meski enggan mengungkap detail agenda, kehadiran Dino dinilai menjadi bagian dari langkah Presiden Prabowo merangkul pengalaman para diplomat senior di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks.
“Iya benar,” ujar Dino singkat saat dikonfirmasi, seraya menyebut pertemuan dijadwalkan pukul 15.00 WIB.
Pertemuan ini menarik perhatian karena tidak hanya melibatkan Dino Patti Djalal. Berdasarkan informasi yang beredar, sejumlah mantan Menteri Luar Negeri dan Wakil Menteri Luar Negeri juga diagendakan hadir, menandakan forum ini berpotensi menjadi ruang tukar pandangan strategis lintas generasi diplomasi Indonesia.
Langkah Presiden Prabowo ini dinilai sebagai sinyal bahwa kebijakan luar negeri Indonesia ke depan akan disusun dengan pendekatan kehati-hatian, pengalaman, dan kesinambungan. Terlebih, Indonesia tengah menghadapi berbagai isu global sensitif, mulai dari konflik geopolitik, tatanan keamanan internasional, hingga posisi Indonesia dalam inisiatif perdamaian global.
Hingga berita ini diturunkan, Istana belum memberikan keterangan resmi terkait apakah pertemuan tersebut bersifat tertutup atau akan menghasilkan rekomendasi kebijakan tertentu. Namun, pengumpulan tokoh-tokoh diplomasi senior ini dipandang sebagai upaya Presiden Prabowo memperkuat fondasi kebijakan luar negeri di awal masa pemerintahannya.

