LUMINASIA.ID, RAGAM - Sekitar seperempat penduduk dunia atau hampir 2 miliar orang akan merayakan Tahun Baru Imlek (Lunar New Year) pada 17 Februari 2026. Perayaan ini juga dikenal sebagai Chinese New Year atau Spring Festival dan menjadi momen penting di banyak negara Asia serta komunitas Tionghoa di seluruh dunia.
Imlek 2026 menandai dimulainya Tahun Kuda Api. Meski kalender Masehi sudah memasuki 2026, secara penanggalan Tionghoa tahun tersebut masih berada dalam Tahun Ular hingga Imlek tiba. Tahun Kuda Api akan berlangsung mulai 17 Februari 2026 hingga 5 Februari 2027.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Imlek identik dengan libur panjang dan tradisi pulang kampung. Jutaan orang bepergian untuk berkumpul bersama keluarga, menjadikan periode ini salah satu arus perjalanan manusia terbesar di dunia.
Tanggal Imlek ditentukan oleh peredaran bulan. Karena berbasis kalender lunar, Tahun Baru Imlek selalu dimulai saat fase Bulan Baru. Pada 2026, Bulan Baru jatuh tepat pada 17 Februari, yang sekaligus menjadi hari pertama Tahun Kuda Api.
Perayaan Imlek tidak hanya berlangsung satu hari. Rangkaian acaranya berjalan selama 16 hari dan akan ditutup dengan Festival Lampion pada 3 Maret 2026. Menariknya, penutupan ini bertepatan dengan Bulan Purnama atau Worm Moon, yang juga akan disertai gerhana Bulan total sehingga bulan tampak kemerahan atau dikenal sebagai blood moon.
Dilansir Forbes, Tahun Kuda Api 2026 juga memiliki keunikan lain. Awal dan akhir tahunnya bertepatan dengan fenomena gerhana Matahari cincin atau “ring of fire”. Gerhana ini akan terlihat di Antarktika pada 2026, dan kembali muncul di Amerika Selatan serta Afrika Barat pada 2027.
Dalam sistem zodiak Tionghoa atau shio, terdapat 12 hewan yang berulang setiap 12 tahun. Selain itu, ada lima elemen—kayu, api, tanah, logam, dan air—yang membentuk siklus 60 tahunan. Karena itu, Tahun Kuda Api 2026 merupakan yang pertama sejak terakhir kali terjadi pada 1966.
Sebagai catatan, orang yang lahir pada Januari atau Februari perlu lebih cermat menentukan shio. Pasalnya, shio ditentukan oleh tanggal Imlek, bukan awal tahun Masehi.
Setelah Tahun Ular 2025, urutan shio berikutnya adalah Kuda (2026), Kambing (2027), Monyet (2028), Ayam (2029), Anjing (2030), Babi (2031), dan Tikus (2032).

