Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Banjir Bandang Pulau Siau Sulut Tewaskan 14 Warga, 21 Rumah Hilang Terseret Arus

Selasa, 6 Januari 2026 16:00
Editor: diku
  • Bagikan
Dok: Antara

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Bencana banjir bandang melanda sejumlah permukiman di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, pada Senin (5/1) dini hari. Peristiwa ini menelan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan parah di wilayah terdampak.

Dilansir CNN Indonesia, Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel E. S. Lalawi mengungkapkan bahwa korban meninggal dunia akibat banjir bandang tersebut mencapai 14 orang. Selain itu, puluhan warga lainnya mengalami luka-luka dan masih ada satu orang yang dinyatakan hilang. “Sebanyak 25 orang lainnya mengalami luka-luka, serta satu orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian,” kata Daniel di Manado, dikutip dari Antara.

Bencana ini juga memaksa puluhan keluarga meninggalkan rumah mereka. Sebanyak 35 kepala keluarga dengan total 108 jiwa harus mengungsi ke lokasi pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah. Arus banjir yang membawa material batu, tanah, dan kayu menyebabkan sedikitnya 64 rumah rusak, baik ringan maupun berat, serta 21 rumah lainnya dilaporkan hilang terseret derasnya aliran air.

Akses transportasi di sejumlah titik terdampak hingga kini masih terhambat. Beberapa ruas jalan utama tertutup material longsoran sehingga belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, menyulitkan distribusi bantuan dan proses evakuasi.

Untuk mempercepat penanganan darurat, TNI mengerahkan dua peleton personel ke lokasi bencana. Pergeseran pasukan dilakukan melalui jalur laut menggunakan Kapal Feri Lokon Banua milik Pemerintah Daerah Sitaro dari Dermaga PSDP Bitung. Daniel menegaskan bahwa jajaran Kodam XIII/Merdeka telah diterjunkan langsung ke lapangan. “Kodam XIII/Merdeka melalui Dandim 1301/Sangihe telah memerintahkan Danramil 1301-02/Siau beserta personel untuk terjun langsung ke lokasi terdampak guna membantu proses pencarian, evakuasi korban, serta penanganan darurat bersama unsur Polri dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memastikan pemerintah provinsi hadir dalam penanganan bencana ini. Ia telah menginstruksikan jajarannya mengirimkan berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari alat berat, logistik makanan, hingga perlengkapan khusus bagi bayi dan lansia. “Pemprov Sulut akan hadir dan memberikan dukungan penuh bagi masyarakat terdampak, baik dalam penanganan darurat maupun pemulihan pascabencana,” ujar Yulius.

Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kepulauan Sitaro selama kurang lebih lima jam tanpa henti disebut menjadi pemicu utama banjir bandang. Luapan air bercampur material alam tersebut menghantam permukiman warga di sejumlah kelurahan dan kampung, termasuk Paniki, Paseng, Bahu, Bumbiha, Peling, Laghaeng, Batusenggo, Beong, dan Salili.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro sendiri telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penanganan, pencarian korban hilang, serta pemulihan infrastruktur dan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.

Tags: Banjir di Pulau Siau Nasional siaga bencana Bencana alam

Baca Juga

16 Juni 2026 Libur Apa? Cek Daftar Libur Nasional 2026 Ini, Sesuai SKB 3 Menteri
16 Juni 2026 Libur Apa? Cek Daftar Libur Nasional 2026 Ini, Sesuai SKB 3 Menteri
LENGKAP! Ini Daftar Hari Libur Juni 2026, Apakah Besok Libur?
LENGKAP! Ini Daftar Hari Libur Juni 2026, Apakah Besok Libur?
Jadi Syarat Bansos 2026, Ini Cara Daftar dan Persyaratan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
Jadi Syarat Bansos 2026, Ini Cara Daftar dan Persyaratan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
Jajaran Manajemen PT Semen Tonasa Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118
Jajaran Manajemen PT Semen Tonasa Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118
Pemkab Gowa Lakukan Percepatan Sertifikasi 1.224 Bidang Aset Daerah
Pemkab Gowa Lakukan Percepatan Sertifikasi 1.224 Bidang Aset Daerah
Imunisasi Zero Dose 101,6 Persen, Gowa Jadi Percontohan Nasional
Imunisasi Zero Dose 101,6 Persen, Gowa Jadi Percontohan Nasional

Populer

  • 1
    PT ITSEC Asia Tbk Latih Pimpinan Organisasi hingga Pemangku Kepentingan di Makassar Tangani Krisis Siber
  • 2
    Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis, untuk Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri
  • 3
    LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Mulai Juli 2026
  • 4
    SPBU di Parepare Perketat Pengawasan BBM Subsidi, QR Code dan STNK Kini Dicek Sebelum Pengisian
  • 5
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming

Ekonomi

  • Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
    Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
  • Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
    Investor Pasar Modal Sulsel Tembus 693 Ribu SID, Reksa Dana Tumbuh Paling Pesat
  • Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun
    Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh Pesat, Total Aset Naik Jadi Rp23 Triliun

Peristiwa

  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID