LUMINASIA.ID, EKONOMI - Saham Diamond Citra Propertindo (kode emiten: DADA) dibuka stagnan pada perdagangan Selasa, 6 Januari 2026. Harga saham DADA berada di level Rp50 per saham, tidak berubah atau 0,00 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Data terakhir diperbarui pada pukul 00.00 WIB.
Berdasarkan analisis Market Watch, pada perdagangan hari tersebut, saham DADA bergerak sangat terbatas dengan rentang harga harian (day range) di level Rp50–Rp50. Harga pembukaan juga tercatat di Rp50, sama dengan harga penutupan sebelumnya.
Baca: Feisal Hamka Borong 335 Juta Saham CMNP, Kantongi 5,01% Kepemilikan Jelang 2026
Dari sisi likuiditas, volume transaksi saham DADA mencapai 13,74 juta saham. Angka ini jauh di bawah rata-rata volume perdagangan 65 hari terakhir yang berada di kisaran 225,35 juta saham, sehingga volume hari ini hanya sekitar 6 persen dari rata-rata normalnya.
Dalam perspektif jangka panjang, saham DADA memiliki rentang harga 52 minggu di level Rp6 hingga Rp240. Artinya, posisi harga saat ini berada di area bawah dari pergerakan satu tahun terakhir.
Secara fundamental, kapitalisasi pasar Diamond Citra Propertindo tercatat sebesar Rp371,58 miliar. Jumlah saham beredar (shares outstanding) mencapai 7,43 miliar lembar, dengan porsi saham yang beredar di publik (public float) sebanyak 2,22 miliar saham.
Rasio beta saham DADA berada di level 0,29, yang menunjukkan volatilitas saham ini lebih rendah dibandingkan pergerakan pasar secara umum. Dari sisi valuasi, rasio price to earnings (P/E ratio) tercatat sangat tinggi, yakni 206,95 kali. Sementara itu, laba per saham (EPS) masih berada di level Rp0.
Perusahaan mencatatkan imbal hasil (yield) sebesar 0,28 persen, dengan nilai dividen yang juga tercatat Rp0. Data ini mengindikasikan bahwa saham DADA belum memberikan distribusi dividen tunai kepada investor.
Berdasarkan profil perusahaan, Diamond Citra Propertindo bergerak di industri pengembang properti (Real Estate Developers) dan berada di sektor Real Estate/Construction. Kantor perusahaan beralamat di Building Management DiamondLand, Jalan Palakali Raya No.43, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat 16425, dengan nomor telepon +62 21 294-15959.
Baca: Saham SUPA Melonjak 18 Persen, PT Super Bank Indonesia Tbk Jadi Sorotan Pasar
Tahun buku perusahaan berakhir pada Desember 2025. Pada periode tersebut, Diamond Citra Propertindo membukukan pendapatan (revenue) sebesar Rp37,03 miliar.
Dari sisi teknikal jangka menengah hingga panjang, grafik pergerakan harga menunjukkan saham DADA sempat mengalami lonjakan signifikan hingga mendekati area Rp200 pada sekitar awal Oktober, sebelum kembali turun dan bergerak mendatar di kisaran bawah. Aktivitas volume perdagangan terlihat meningkat tajam pada periode lonjakan harga tersebut, kemudian kembali menurun.
Indikator MACD (12,26,9) menunjukkan sempat terjadi fase momentum positif saat kenaikan harga, diikuti pelemahan yang membawa histogram ke area negatif, sebelum kembali mendekati garis keseimbangan menjelang akhir Desember.
Dengan harga yang saat ini bertahan di level terendah hariannya, pergerakan saham DADA masih mencerminkan minimnya sentimen baru dan rendahnya minat transaksi dibandingkan rata-rata historisnya.

