Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Sekolah Rakyat Resmi Diluncurkan, Strategi Prabowo Bangun SDM Unggul dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Senin, 12 Januari 2026 13:58
Editor: diku
  • Bagikan
Presiden RI Prabowo Subianto

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan program Sekolah Rakyat pada Senin, 12 Januari 2026, di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Program pendidikan gratis ini tidak hanya menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, tetapi juga diproyeksikan menjadi penggerak pembangunan sumber daya manusia (SDM) sekaligus ekonomi daerah.

Dilansir Okezone, Sekolah Rakyat dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan berkualitas berbasis karakter, keterampilan, dan pemetaan potensi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan, program ini merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo dan bagian dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

“Karena ini bagian dari pengentasan kemiskinan. Anaknya sekolah, keluarganya diberdayakan. Anaknya lulus, keluarganya naik kelas dan menjadi berdaya. Ini istimewa dan ini tentu legacy dari Bapak Presiden Prabowo,” ujar Gus Ipul.

Lebih dari sekadar akses pendidikan, Sekolah Rakyat juga menyerap ribuan tenaga kerja. Hingga saat ini, sekolah rintisan telah menyerap 7.107 tenaga kerja yang terdiri atas 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring pembangunan sekolah permanen di 104 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran sekolah-sekolah ini turut menggerakkan perekonomian lokal, mulai dari sektor jasa, logistik, hingga UMKM di sekitar lokasi sekolah.

Sejak mulai beroperasi pada 2025, sebanyak 166 Sekolah Rakyat rintisan telah dibuka secara bertahap di Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Total 15.945 siswa telah mengikuti pendidikan selama satu semester pada Semester Gasal Tahun Ajaran 2025/2026. Pemerintah menargetkan jumlah sekolah akan terus bertambah hingga 500 unit, dengan kapasitas masing-masing sekolah mencapai 1.000 siswa.

“Hari Senin (12/1) nanti akan diresmikan atau diluncurkan secara resmi Sekolah Rakyat rintisan di 166 titik,” kata Gus Ipul.

Dari sisi tata kelola, rekrutmen siswa dilakukan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya Desil 1 dan 2. Proses seleksi tidak menggunakan tes akademik, melainkan verifikasi langsung ke rumah calon siswa oleh pendamping lapangan. Pada masa matrikulasi, siswa mendapat layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta menjalani DNA talent mapping untuk memetakan potensi dan bakat secara mendalam.

Sekolah Rakyat juga menerapkan konsep asrama (boarding school) dengan seluruh kebutuhan siswa—mulai dari seragam, makan, asrama, hingga peralatan sekolah—ditanggung 100 persen oleh negara. Format ini dipilih untuk membentuk karakter, kemandirian, disiplin, serta keterampilan hidup siswa.

Kurikulum khusus dengan pendekatan Multi Entry–Multi Exit (MEME) dan individual approach memungkinkan siswa belajar sesuai capaian masing-masing. Hasil DNA talent mapping menjadi dasar pengembangan karakter, kecerdasan, dan keterampilan siswa selama proses belajar.

Lebih jauh, Sekolah Rakyat menjadi miniatur pengentasan kemiskinan terpadu. Program ini terintegrasi dengan berbagai kebijakan prioritas Presiden, seperti pemberdayaan orang tua melalui PPSE, perbaikan rumah lewat program 3 juta rumah, Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan kesehatan melalui PBI-JK, bantuan sosial seperti PKH dan Sembako, hingga keanggotaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Rumahnya nanti akan dibantu, orang tuanya jadi anggota Koperasi Desa Merah Putih, dapat bantuan sosial lengkap sesuai dengan periode tertentu, dapat PBI JKN, dapat makan bergizi, dan cek kesehatan,” jelas Gus Ipul.

Tak berhenti di bangku sekolah, proses hilirisasi siswa telah disiapkan sejak awal. Siswa dibimbing sesuai minat, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun langsung bekerja. Kementerian Sosial telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Ary Gianjar (UAG) dan ESQ Business School, untuk penyediaan beasiswa. Kolaborasi juga dilakukan dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bagi siswa yang ingin bekerja setelah lulus.

Dengan pendekatan terintegrasi ini, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya mencetak generasi terdidik, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan sosial-ekonomi, mengurangi ketimpangan, serta mempercepat terwujudnya Indonesia yang lebih berdaya dan berkeadilan.

Tags: Sekolah Rakyat Prabowo Subianto Nasional Politik Pemerintahan

Baca Juga

Usia Baru 14 Tahun, Pembalap Sulsel Ananda Zayn Neymar Direkrut Honda Racing Indonesia untuk Kejurnas Balap Mobil 2026
Usia Baru 14 Tahun, Pembalap Sulsel Ananda Zayn Neymar Direkrut Honda Racing Indonesia untuk Kejurnas Balap Mobil 2026
PSEL Mamminasata Bakal Ditender Ulang, Menteri LH Target Pemenang Lelang Terpilih dalam Tiga Pekan
PSEL Mamminasata Bakal Ditender Ulang, Menteri LH Target Pemenang Lelang Terpilih dalam Tiga Pekan
Daftar Tanggal Merah Agustus 2026, Ada Dua Libur Nasional dan Satu Long Weekend
Daftar Tanggal Merah Agustus 2026, Ada Dua Libur Nasional dan Satu Long Weekend
GMTD Edukasi Pencegahan Bullying di SD Inpres Barombong 2 pada Hari Anak Nasional
GMTD Edukasi Pencegahan Bullying di SD Inpres Barombong 2 pada Hari Anak Nasional
Kalla Toyota Sulap Dealer Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak Lewat KIDDO
Kalla Toyota Sulap Dealer Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak Lewat KIDDO
Halaman MTsN 8 Sragen Jadi Ruang Kebersamaan saat Hari Anak Nasional
Halaman MTsN 8 Sragen Jadi Ruang Kebersamaan saat Hari Anak Nasional

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 4
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda
  • 5
    Pemkot Makassar Matangkan HUT Ke-81 RI, Karebosi Jadi Pusat Upacara Kemerdekaan

Ekonomi

  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
  • Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo Sambut HUT Ke-81 RI
    Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo Sambut HUT Ke-81 RI

Peristiwa

  • Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
    Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
  • Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
    Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
  • BLT 2026 Cair Bertahap, Ini Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerima
    BLT 2026 Cair Bertahap, Ini Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerima
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID