LUMINASIA.ID, TEKNOLOGI - Microsoft semakin agresif mendorong Windows 11 menjadi sistem operasi berbasis kecerdasan buatan (AI native OS). Langkah terbarunya mengarah pada integrasi lebih dalam asisten AI Copilot ke dalam File Explorer, fitur yang selama ini menjadi pusat aktivitas pengguna dalam mengelola file.
Dilansir Hot Hardware, temuan ini terungkap dari hasil penelusuran sejumlah pengguna terhadap Windows 11 Build 26220.7523 versi pratinjau. Dua pengguna platform X, PhantomOfEarth dan a_donglee, menemukan indikasi adanya fitur baru bernama “Chat with Copilot” dan “Detach Copilot” yang tersembunyi di dalam sistem.
Saat ini, Copilot memang sudah bisa diakses dari File Explorer melalui menu klik kanan dengan opsi “Ask Copilot”, namun masih membuka aplikasi terpisah. Integrasi baru ini diyakini akan membuat Copilot hadir langsung di dalam tampilan File Explorer, bukan sekadar sebagai fitur tambahan.
Dalam penelusuran file sistem resources.pri pada FileExplorerExtensions SystemApps, ditemukan dua string penting. Yang pertama berjudul Resources.AppAssistantLaunchLabel dengan label “Chat with Copilot”, dan yang kedua Resources.AppAssistantDetachLabel dengan label “Detach Copilot”.
Meski Microsoft belum memberikan pernyataan resmi, temuan ini mengisyaratkan rencana menghadirkan panel Copilot permanen di File Explorer. Dengan demikian, pengguna nantinya bisa berdialog langsung dengan Copilot untuk mencari, memodifikasi, atau bahkan membuat file tanpa harus berpindah aplikasi.
Jika benar diterapkan, fitur “Detach Copilot” kemungkinan memungkinkan jendela Copilot dilepas menjadi tampilan terpisah agar tetap aktif saat pengguna menjelajah folder. Ini menandai perubahan besar dalam cara pengguna berinteraksi dengan file di Windows.
Langkah ini sejalan dengan ambisi Microsoft untuk menjadikan Windows sebagai sistem operasi yang “berpikir” bersama pengguna. Dalam berbagai kesempatan, Microsoft menegaskan komitmennya mengintegrasikan AI ke seluruh pengalaman Windows, meski sebagian pengguna masih ragu terhadap penetrasi AI yang terlalu dalam.
Bagi Microsoft, Copilot bukan lagi sekadar asisten tambahan, melainkan fondasi baru pengalaman komputasi di Windows. Jika fitur ini resmi dirilis, File Explorer tidak lagi hanya menjadi tempat membuka dan memindahkan file, tetapi juga ruang interaksi cerdas antara pengguna dan AI.
Namun karena masih berada di tahap uji coba dan tersembunyi di build pratinjau, fitur ini masih sangat mungkin berubah berdasarkan masukan pengguna. Microsoft diperkirakan akan menguji respons pasar sebelum meluncurkannya secara luas.

