Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Mimpi Jadi Awak Kabin Berujung Tipu Daya

Selasa, 13 Januari 2026 11:46
Editor: diku
  • Bagikan
Khairun Nisa (indopop)

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Kasus Khairun Nisa yang menyamar sebagai pramugari Batik Air mengungkap sisi lain tentang praktik penipuan berkedok rekrutmen kerja yang masih marak terjadi. Di balik aksinya, Nisa ternyata merupakan korban janji palsu oknum yang mengaku bisa meloloskannya menjadi pramugari dengan imbalan sejumlah uang.

Dilansir Detik, Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menjelaskan bahwa Nisa berangkat dari Palembang ke Jakarta dengan harapan bisa menggapai cita-citanya sebagai pramugari. Keputusan itu diambil setelah ia mendapat izin dan dukungan dari ibunya.


Baca: Hasil ONIC vs TS di M7 World Championship 2026: ONIC ID Kembali Kalah, Peluang Playoff Makin Tipis


"Yang bersangkutan orang Palembang. Dia ke Jakarta meminta izin kepada ibunya untuk mendaftar jadi pramugari. Kemudian di Jakarta dia bertemu seseorang yang menawarkan bisa memasukkan pramugari dengan meminta sejumlah uang," kata Yandri.

Tergiur janji tersebut, Nisa menyerahkan uang sebesar Rp30 juta kepada orang yang menjanjikannya pekerjaan. Namun, harapan itu berujung kekecewaan. Sosok yang menjanjikan pekerjaan itu menghilang dan tidak dapat lagi dihubungi.

"Pada dasarnya dia korban. Dia mau masuk pramugari, menyerahkan uang Rp30 juta, ternyata gagal dan orangnya sudah tidak bisa dihubungi," ujar Yandri.


Baca: Arus Dana Asing Validasi Tren Naik ADRO, Sinyal Teknis Makin Menguat


Alih-alih mengungkap kegagalan tersebut kepada keluarganya, Nisa justru memilih jalan lain. Rasa malu dan takut mengecewakan ibunya membuat ia berpura-pura telah diterima bekerja sebagai pramugari.

"Karena keburu malu dan tidak mau mengecewakan ibunya, dia mengaku ke keluarganya kalau sudah bekerja," katanya.

Tak hanya kepada keluarga, kebohongan itu juga dibangun melalui media sosial. Nisa mengunggah konten seolah-olah dirinya benar-benar berprofesi sebagai pramugari demi menjaga kepercayaan orang tuanya.

"Di media sosial juga ia mengunggah seolah-olah pramugari supaya orang tuanya percaya," tambah Yandri.

Kasus ini menjadi pengingat keras tentang bahaya penipuan berkedok jalur cepat mendapatkan pekerjaan, terutama di profesi yang banyak diminati seperti pramugari. Yandri menegaskan pentingnya masyarakat mengikuti prosedur resmi dan tidak tergiur iming-iming pihak tidak bertanggung jawab.

"Untuk masyarakat yang ingin menjadi pramugari, jangan menggunakan jasa orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan iming-iming bisa mendapatkan pekerjaan dengan membayar sejumlah uang. Ikuti SOP dan aturan resmi yang berlaku," pungkasnya.

Kisah Khairun Nisa tidak hanya bicara soal penyamaran, tetapi juga tentang mimpi, tekanan sosial, dan jerat penipuan yang bisa menimpa siapa saja.

Tags: Khairun Nisa Pramugari Gadungan Nasional

Baca Juga

Hari Pelanggan Nasional 2026, Honda Perkuat Kedekatan dengan Konsumen Lewat Layanan Personal
Hari Pelanggan Nasional 2026, Honda Perkuat Kedekatan dengan Konsumen Lewat Layanan Personal
Kalla Toyota Padukan Kearifan Lokal dan Kepedulian Lingkungan di Hari Pelanggan Nasional
Kalla Toyota Padukan Kearifan Lokal dan Kepedulian Lingkungan di Hari Pelanggan Nasional
Telkomsel Hadirkan Layanan Lebih Dekat di 65 GraPARI Sulawesi, pada Hari Pelanggan Nasional 2026
Telkomsel Hadirkan Layanan Lebih Dekat di 65 GraPARI Sulawesi, pada Hari Pelanggan Nasional 2026
 Auditorium Semen Tonasa Jadi Ruang Pertemuan Peserta MTQ Korpri  Nasional
Auditorium Semen Tonasa Jadi Ruang Pertemuan Peserta MTQ Korpri Nasional
1.157 Peserta dari 38 Provinsi dan 79 Kementerian-Lembaga Ikuti Defile MTQ KORPRI di Makassar
1.157 Peserta dari 38 Provinsi dan 79 Kementerian-Lembaga Ikuti Defile MTQ KORPRI di Makassar
Sambut 1.600 Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026, Dishub Makassar Rekayasa Lalin
Sambut 1.600 Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026, Dishub Makassar Rekayasa Lalin

Populer

  • 1
    Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
  • 2
    PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
  • 3
    Cara Klaim Garansi Motor Honda di AHASS Mesin hingga Rangka, Ini Syarat dan Langkahnya
  • 4
    Babak Pertama: Indonesia Main hanya 10 Pemain, Thom Haye Kartu Merah Lawan Malaysia
  • 5
    Gratis untuk Umum, Honda Bikers Day 2026 di Akkarena Bakal Hadirkan Last Child dan Ridwan Sau

Ekonomi

  • OJK Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan
    OJK Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan
  • Kepala BPKAD: Alokasi BPJS Kesehatan Bertambah Rp30 Miliar di APBD Perubahan
    Kepala BPKAD: Alokasi BPJS Kesehatan Bertambah Rp30 Miliar di APBD Perubahan
  • Semarak Hari Pelindo ke-5, Regional 4 Perkuat Semangat Kepedulian dengan DOnor Darah
    Semarak Hari Pelindo ke-5, Regional 4 Perkuat Semangat Kepedulian dengan DOnor Darah

Peristiwa

  • Ini Daftar 18 Pejabat Dilantik Prabowo, Ada Kapolri, Ketua Ombudsman, hingga Bahlil Lahadalia Jadi Menko
    Ini Daftar 18 Pejabat Dilantik Prabowo, Ada Kapolri, Ketua Ombudsman, hingga Bahlil Lahadalia Jadi Menko
  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID