Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Ditemukan Meninggal, Kisah 16 Hari Pencarian Sempat Ditutup hingga Libatkan Rival Indigo

Rabu, 14 Januari 2026 14:52
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
ilustrasi Rival Indigo bantu pencarian Syafiq di Gunung Slamet, akhirnya ditemukan meninggal dunia

LUMINASIA.ID, NASIONAL – Misteri hilangnya pendaki asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), di Gunung Slamet akhirnya terjawab. Setelah lebih dari dua pekan pencarian melelahkan di tengah medan ekstrem dan cuaca yang tak menentu, Syafiq ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026).

Syafiq Gunug Slamet ditemukan di lereng puncak sebelah selatan Gunung Slamet, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden.

Informasi penemuan tersebut disampaikan melalui akun resmi Basecamp Bambangan Purbalingga dan dibenarkan oleh relawan serta tim SAR gabungan yang masih berada di lokasi.


Baca: Rival Indigo Sempat Sebut Syafiq Ada di Area Puncak Gunung Slamet, Akhirnya Benar Jenazah Ditemukan di Puncak


“Alhamdulillah, survivor atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan ditemukan. Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) di daerah lereng puncak sebelah selatan antara jalur Gunung Malang dan Baturraden. Saat ini masih dalam proses evakuasi,” demikian keterangan yang disampaikan melalui unggahan resmi basecamp.

Syafiq dilaporkan hilang setelah mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu (27/12/2025) melalui jalur Dipajaya, Pemalang. Keduanya sempat dilaporkan tak kunjung turun hingga dilakukan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.


Baca: Kondisi Terkini Himawan Teman Pendakian Syafiq di Gunung Slamet, Sudah Sekolah Lagi


Himawan akhirnya ditemukan lebih dulu dalam kondisi selamat di salah satu pos pendakian dan berhasil dievakuasi pada Senin (29/12/2025). Namun, Syafiq tidak ditemukan bersama rekannya, sehingga dinyatakan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.

Operasi SAR resmi melibatkan ratusan personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, hingga komunitas pendaki. Area pencarian bahkan diperluas hingga radius lima kilometer dari titik terakhir keberadaan korban. Meski demikian, hingga Rabu (7/1/2026), pencarian belum membuahkan hasil.


Baca: NASA Siapkan Artemis 2, Misi Manusia ke Bulan Pertama dalam 50 Tahun Segera Diluncurkan


Basarnas kemudian memutuskan menutup operasi SAR resmi setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk cuaca ekstrem dan kondisi medan. Meski operasi resmi ditutup, pencarian tidak sepenuhnya berhenti.

Sejumlah relawan dan komunitas pendaki memilih melanjutkan pencarian secara mandiri sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan. Upaya tersebut dilakukan melalui jalur Bambangan Purbalingga hingga Baturraden Banyumas, dengan mengacu pada pemetaan dan koordinat yang sebelumnya disusun oleh Basarnas.

Koordinator Basecamp Bambangan, Syaiful Amri, menyatakan pencarian mandiri dilakukan karena korban belum ditemukan. Sebagai pengelola jalur pendakian dan warga di kawasan kaki Gunung Slamet, relawan merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus berupaya.

Di tengah proses pencarian, perhatian publik sempat tertuju pada keterlibatan Rival Altaf, bocah asal Cilacap yang dikenal sebagai “anak indigo”.

Rival diketahui datang ke basecamp Dipajaya dan ikut bergerak bersama relawan menuju sejumlah titik pencarian.

Kehadiran Rival memicu perdebatan luas di ruang publik. Sebagian masyarakat berharap keterlibatannya dapat membantu menemukan korban, sementara sebagian lainnya mengingatkan agar pencarian tetap mengedepankan metode ilmiah dan keselamatan di lapangan.

Rival sebelumnya sempat menjadi sorotan nasional setelah disebut membantu menunjuk lokasi korban longsor di wilayah Cilacap dan Banjarnegara pada akhir 2025. Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, ia mengklaim memiliki kemampuan merasakan keberadaan korban.

Terlepas dari berbagai pandangan tersebut, proses pencarian tetap dilakukan oleh relawan dengan menyusuri jalur-jalur rawan dan area yang diduga menjadi lintasan korban. Hingga akhirnya, pada hari ke-16 pencarian, Syafiq ditemukan.

Saat ini, relawan gabungan masih melakukan proses evakuasi jenazah dari lokasi penemuan menuju titik aman sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Peristiwa ini sekaligus menambah daftar panjang kasus pendaki hilang di gunung-gunung Indonesia, di tengah meningkatnya minat pendakian dan tantangan cuaca ekstrem.

Kasus Syafiq Ali menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan, perencanaan matang, serta kepatuhan terhadap prosedur pendakian, khususnya di gunung-gunung dengan karakter medan berat seperti Gunung Slamet.

Tags: mendaki gunung Rival Indigo Syafiq Gunung Slamet pendaki hilang Gunung Slamet

Baca Juga

Kondisi Terkini Himawan Teman Pendakian Syafiq di Gunung Slamet, Sudah Sekolah Lagi
Kondisi Terkini Himawan Teman Pendakian Syafiq di Gunung Slamet, Sudah Sekolah Lagi
Rival Indigo Sempat Sebut Syafiq Ada di Area Puncak Gunung Slamet, Akhirnya Benar Jenazah Ditemukan di Puncak
Rival Indigo Sempat Sebut Syafiq Ada di Area Puncak Gunung Slamet, Akhirnya Benar Jenazah Ditemukan di Puncak
Kenangan Mencekam Humas LPS III Dadi Saat Tekuni Hobi Mendaki Gunung, Terperosok ke Jurang di Rinjani
Kenangan Mencekam Humas LPS III Dadi Saat Tekuni Hobi Mendaki Gunung, Terperosok ke Jurang di Rinjani

Populer

  • 1
    Pengucapan Sumpah Jabatan, Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Bertugas
  • 2
    Saham BCA (BBCA) Menguat ke Rp6.850, Sentuh Puncak Intraday
  • 3
    Saham BBNI Melemah ke Rp4.060, Tertekan dari Penutupan Sebelumnya
  • 4
    Waspada Penipuan Modus Kiriman Paket COD, Pelaku Mengintimidasi
  • 5
    Syawalan Muhammadiyah Sulsel Dimajukan ke 28 Maret 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadir

Ekonomi

  • Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
    Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
  • Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal
    Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal

Peristiwa

  • Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
  • Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
    Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
  • Meta Akuisisi Manus: Bukan Sekadar Akuisisi, Tapi Perebutan Masa Depan AI Agen Mandiri
    Meta Akuisisi Manus: Bukan Sekadar Akuisisi, Tapi Perebutan Masa Depan AI Agen Mandiri
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID