LUMINASIA.ID, NASIONAL - Malam 27 Rajab dikenal luas di Indonesia sebagai waktu terjadinya peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Meski para ulama berbeda pendapat soal kepastian tanggalnya, banyak umat Islam tetap menghidupkan malam ini dengan berbagai amalan ibadah.
Dilansir Detik, Imam al-Ghazali dalam kitabnya menyebut malam 27 Rajab sebagai salah satu dari 15 malam yang memiliki keutamaan. Karena itu, sebagian umat Islam mengisinya dengan sholat, dzikir, sholawat, doa, serta ibadah lainnya.
Berikut beberapa amalan yang biasa dikerjakan pada malam 27 Rajab:
Sholat Sunnah
Dalam tradisi yang dinisbatkan kepada Imam al-Ghazali, malam 27 Rajab dianjurkan diisi dengan sholat sunnah sebanyak 12 rakaat. Setiap rakaat dibaca surat Al-Fatihah dan surat Qaf, kemudian dilanjutkan dengan dzikir:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
sebanyak 100 kali.
Setelah itu membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW 100 kali, lalu berdoa sesuai hajat masing-masing, dan disunnahkan berpuasa keesokan harinya.
Namun, para peneliti hadis menjelaskan bahwa hadis khusus tentang sholat malam 27 Rajab ini dinilai lemah bahkan palsu. Karena itu, sebagian ulama menganjurkan cukup mengerjakan sholat sunnah secara umum tanpa mengkhususkan bentuk tertentu.
Membaca Doa
Dikutip dari NU Online, terdapat doa yang biasa dibaca pada malam 27 Rajab. Doa ini dinisbatkan kepada Syaikh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri.
Lafal doanya:
اللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّيْنَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ يْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ
Arab Latin:
Allāhumma innī as'aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi'i wal 'isyrīn an tarhama qalbiyal hazīna wa tujība da'watī yā akramal akramīn.
Artinya:
"Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat yang Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, aku memohon kepada-Mu agar Engkau merahmati hatiku yang sedih dan mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Pemurah."
Bersholawat kepada Nabi
Jika malam 27 Rajab bertepatan dengan malam Jumat, umat Islam dianjurkan memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Salah satu bacaan sholawat yang umum dibaca adalah:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Artinya:
"Ya Allah, berilah sholawat kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberi sholawat kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberi keberkahan kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
Membaca Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an juga menjadi amalan utama pada malam 27 Rajab. Jika bertepatan dengan hari Jumat, umat Islam dianjurkan membaca surat Al-Kahfi berdasarkan hadis:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ سَطَعَ لَهُ نُورٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءِ...
Artinya:
"Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, dipancarkan baginya cahaya dari bawah kakinya hingga puncak langit, dan diampuni dosanya antara dua Jumat."
Ibadah Lainnya
Selain itu, malam 27 Rajab dapat diisi dengan sholat tahajud, sholat sunnah mutlak, dzikir, sedekah, dan berbagai amal kebaikan lainnya. Hal ini sejalan dengan keutamaan bulan Rajab sebagai salah satu dari empat bulan haram.
Imam al-Baghawi menjelaskan:
العَمَلُ الصَّالِحُ أَعْظَمُ أَجْرًا فِي الْأَشْهُرِ الْحُرُمِ، وَالظُّلْمُ فِيْهِنَّ أَعْظَمُ مِنَ الظُّلْمِ فِيْمَا سِوَاهُنَّ
Artinya:
"Amal saleh lebih besar pahalanya di bulan-bulan haram, dan kezaliman di dalamnya lebih besar dosanya dibanding bulan-bulan selainnya."
Dengan memperbanyak ibadah pada malam 27 Rajab, umat Islam diharapkan dapat mengambil hikmah dari peristiwa Isra Miraj, terutama dalam memperkuat komitmen terhadap sholat dan kedekatan kepada Allah SWT.

