LUMINASIA.ID, JAKARTA — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar untuk pertama kalinya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2025 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB, Rini Widyantini, kepada Kepala DPM-PTSP Kota Makassar, Mario Said, dalam ajang SAKIP dan Zona Integritas Award 2025 yang digelar di Aula Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan bertema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” itu menjadi ajang apresiasi bagi instansi pemerintah yang dinilai berhasil memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Predikat WBK merupakan bentuk pengakuan atas komitmen instansi dalam mencegah praktik korupsi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara konsisten dan berkelanjutan.
Menteri PANRB, Rini Widyantini, menegaskan bahwa evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan pembangunan Zona Integritas (ZI) terus didorong agar birokrasi semakin berdampak dan selaras dengan arah pembangunan nasional.
“Penyerahan penghargaan SAKIP dan ZI Tahun 2025 ini merupakan bentuk apresiasi kepada instansi pemerintah yang telah menunjukkan upaya terbaik dalam memperkuat tata kelola reformasi birokrasi serta menghadirkan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPM-PTSP Kota Makassar, Mario Said, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan ini menjadi tonggak sejarah bagi instansinya. “Alhamdulillah, ini pencapaian luar biasa bagi kami. Penghargaan ini tidak lepas dari bimbingan dan arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang selalu menekankan pentingnya pelayanan publik yang berintegritas,” kata Mario.
Ia menegaskan, predikat WBK bukanlah akhir dari proses pembenahan birokrasi, melainkan awal untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
“Diraihnya penghargaan WBK ini bukan hanya untuk dipertahankan, tetapi menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan profesional,” lanjutnya.
Mario menambahkan, capaian tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun kepercayaan publik serta memastikan setiap penggunaan anggaran negara tepat sasaran dan memberi dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Semoga DPM-PTSP Kota Makassar semakin baik ke depan dalam memberikan pelayanan kepada warga Kota Makassar. Terima kasih atas dukungan penuh dari Wali Kota Makassar, Wakil Wali Kota Makassar, serta seluruh masyarakat Makassar,” tutupnya.
Selain dukungan pimpinan daerah, keberhasilan ini juga didukung pendampingan Inspektorat Kota Makassar serta Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortala) Pemkot Makassar.
Dalam seremoni tersebut, Mario Said turut didampingi Fungsional Penata Kelola Penanaman Modal, Firman Wahab, dan Fungsional Penata Perizinan, Aan Koneri.

