LUMINASIA.ID, NASIONAL - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD dan SMP semakin dekat. Namun, siswa kini tak harus mengikuti bimbingan belajar berbayar untuk berlatih, karena simulasi soal resmi dapat diakses secara gratis secara daring.
Dilansir Detik, simulasi online ini disediakan langsung oleh Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kehadiran simulasi tersebut memberi kesempatan bagi siswa untuk memahami pola soal yang akan diujikan sekaligus mengukur kesiapan akademik sejak dini.
Melalui simulasi resmi ini, siswa dapat mencoba berbagai jenis soal yang menyerupai ujian sebenarnya. Mulai dari pilihan ganda sederhana, pilihan ganda kompleks dengan lebih dari satu jawaban, hingga soal kategori benar-salah atau sesuai-tidak sesuai. Model soal tersebut dirancang untuk menguji kemampuan memahami konsep dan penalaran, bukan sekadar hafalan.
Simulasi dapat diakses secara online melalui laman resmi berikut:
https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka
Untuk mengerjakannya, siswa cukup memilih jenjang SD atau SMP serta mata pelajaran yang ingin dicoba, yakni matematika atau bahasa Indonesia. Setelah login dengan data yang diminta, siswa dapat langsung mengerjakan soal dan menyelesaikan simulasi hingga akhir.
Dari sisi materi, TKA 2026 akan menguji dua mata pelajaran utama. Pada matematika, siswa SMP akan menghadapi materi bilangan, aljabar, geometri, pengukuran, serta data dan peluang. Sementara siswa SD akan fokus pada bilangan rasional, geometri, pengukuran, dan data. Untuk bahasa Indonesia, materi mencakup teks informasi dan fiksi, kosakata, kalimat, hingga pemahaman wacana.
Berdasarkan jadwal resmi, TKA SMP dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026, sedangkan TKA SD akan digelar pada 20–30 April 2026. Sebelumnya, siswa dapat mengikuti masa simulasi dan gladi bersih sebagai bagian dari persiapan menghadapi ujian.
Dengan adanya simulasi gratis ini, siswa diharapkan dapat berlatih secara mandiri dan lebih siap menghadapi TKA tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bimbingan belajar.

