LUMINASIA.ID, BOLA - Inter Milan berupaya segera bangkit dari kekecewaan tersingkir di Liga Champions dengan mengalihkan fokus penuh ke kompetisi domestik. Menjelang laga Serie A melawan Genoa di San Siro, pelatih Cristian Chivu menegaskan timnya tidak ingin berlarut-larut memikirkan kegagalan di Eropa dan memilih menatap target realistis yang masih terbuka musim ini.
Dilansir sempreinter via yahoo, Chivu tampil tenang dan pragmatis dalam konferensi singkat menjelang pertandingan. Ia menekankan jadwal padat yang memaksa tim untuk bergerak cepat tanpa banyak waktu merenung. Dengan pertandingan yang datang setiap tiga hari, pelatih Inter itu menilai momentum harus segera diarahkan ke Serie A dan Coppa Italia, dua kompetisi yang masih memberi peluang gelar.
Menurut Chivu, timnya sudah menutup lembaran Liga Champions sehari setelah tersingkir. Inter sebelumnya tersingkir secara mengejutkan oleh klub Norwegia Bodo/Glimt, hasil yang memicu kritik tajam terhadap pilihan taktik dan susunan pemain. Namun sang pelatih memilih pendekatan realistis, menegaskan masa lalu tidak bisa diubah dan tim harus kompetitif hingga akhir musim.
Ia menegaskan Inter telah menunjukkan performa baik di kompetisi domestik dan harus menjaga konsistensi tersebut. Target utama kini adalah menjaga peluang Scudetto tetap hidup sambil berusaha melangkah jauh di Coppa Italia. Chivu meminta para pemain mempertahankan mentalitas yang sama dan memastikan energi tim tetap terjaga di tengah jadwal padat.
Kondisi lini depan Inter juga menjadi perhatian, terutama dengan absennya kapten sekaligus striker utama Lautaro Martinez. Chivu menyebut empat penyerang yang tersedia telah menunjukkan kontribusi besar sepanjang musim. Ia memuji kerja keras dan kesiapan mereka untuk saling menggantikan, menyebut musim ini sebagai “musim yang gila” dari sisi produktivitas lini serang.
Sementara itu, Genoa dipandang sebagai lawan yang tidak mudah ditaklukkan. Chivu menilai tim asuhan Daniele mampu bermain agresif dan terorganisasi dengan baik, serta memiliki kualitas individu yang bisa menyulitkan. Ia memperingatkan anak asuhnya untuk tetap fokus dan disiplin agar tidak kehilangan poin penting di kandang sendiri.
Dengan tekanan untuk segera bangkit dan menjaga peluang gelar domestik, laga melawan Genoa menjadi ujian mental bagi Inter Milan. Chivu berharap timnya mampu membuktikan ketangguhan dengan merespons kekecewaan Eropa melalui performa konsisten di Serie A, sekaligus menjaga ambisi meraih trofi hingga akhir musim.

