Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Girl, No Abuse! Buka Program Puan Pulih, Intervensi Psikologis Gratis bagi Penyintas Hubungan Abusif

Kamis, 5 Maret 2026 15:38
Editor: diku
  • Bagikan
Dian Aditya Ning Lestari, Founder Girl No Abuse.

MAKASSAR – Organisasi advokasi perempuan Girl, No Abuse! membuka program #PuanPulih, sebuah program intervensi psikologis gratis bagi perempuan penyintas hubungan abusif atau tidak sehat. Program ini ditujukan untuk memberikan dukungan pemulihan bagi perempuan yang mengalami kekerasan atau relasi yang merugikan kesehatan mental mereka.

Melalui program ini, Girl, No Abuse! menyediakan kesempatan bagi tiga perempuan penyintas hubungan abusif untuk mendapatkan pendampingan dan intervensi psikologis secara gratis. Program ini dirancang untuk membantu penyintas memahami kondisi yang dialami, memulihkan kesehatan mental, serta mendapatkan dukungan profesional dalam proses pemulihan.

Pendaftaran program #PuanPulih dibuka mulai 5 hingga 15 Maret 2026 hingga pukul 24.00 WITA. Peserta yang terpilih nantinya akan dihubungi maksimal dua minggu setelah masa pendaftaran ditutup.

Penyintas yang ingin mengikuti program ini dapat mendaftar secara anonim atau menggunakan nama samaran demi menjaga keamanan dan privasi. Pihak penyelenggara menegaskan bahwa seluruh cerita dan data peserta akan dijaga kerahasiaannya.

Founder Girl, No Abuse!, Dian Aditya Ning Lestari, mengatakan program ini dibuka karena budaya untuk berbicara atau speak up mengenai hubungan abusif masih belum umum di masyarakat, baik di Makassar maupun di Indonesia secara luas.

“Budaya speak up tentang hubungan abusif belum umum di Makassar maupun Indonesia, karena itu kita buka program dimana penyintas dapat bercerita secara anonim agar lebih nyaman. Setelah proses seleksi selesai tiga orang yang paling membutuhkan bantuan akan diberikan akses kepada intervensi psikologis untuk memproses kebutuhan mereka, baik itu penyembuhan atau mencari perspektif tentang kekerasan yang terjadi kepada mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses seleksi akan memprioritaskan perempuan yang berada dalam situasi paling rentan dan membutuhkan bantuan segera, sehingga intervensi psikologis dapat diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dukungan.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan https://bit.ly/puanpulih

Atau memindai QR code pada poster:


Pihak penyelenggara juga mengingatkan aspek keselamatan bagi calon peserta. Bagi penyintas yang masih berada dalam hubungan abusif, disarankan untuk mendaftar saat berada dalam kondisi aman dan menggunakan perangkat yang tidak diketahui oleh pelaku, guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan mereka.

Untuk informasi lebih lanjut dan kebutuhan mentorship, masyarakat dapat menghubungi Diku di nomor 082111200142.

Melalui program ini, Girl, No Abuse! berharap semakin banyak penyintas yang mendapatkan ruang aman untuk memulai proses pemulihan. Program #PuanPulih menjadi salah satu langkah nyata organisasi tersebut dalam mendukung kesehatan mental perempuan dan memastikan bahwa setiap penyintas memiliki kesempatan untuk bangkit dari pengalaman kekerasan.

“Karena setiap penyintas berhak untuk pulih, hidup perempuan!” demikian pesan yang disampaikan dalam kampanye program #PuanPulih.

Tags: Girl No Abuse!

Baca Juga

Berawal dari Trauma Pernah Alami Kekerasan dalam Hubungan, Aktivis Dian Aditya Hadirkan Girl No Abuse sebagai Ruang Aman Perempuan Makassar
Berawal dari Trauma Pernah Alami Kekerasan dalam Hubungan, Aktivis Dian Aditya Hadirkan Girl No Abuse sebagai Ruang Aman Perempuan Makassar
API Desak Hentikan Kekerasan Negara, Warga Sipil Makassar Founder Girl No Abuse Soroti Nilai Budaya Sulawesi Selatan
API Desak Hentikan Kekerasan Negara, Warga Sipil Makassar Founder Girl No Abuse Soroti Nilai Budaya Sulawesi Selatan
Dignity Hygiene Kits for Gaza Women: Wujud Cinta dan Kepedulian dari Indonesia untuk Palestina
Dignity Hygiene Kits for Gaza Women: Wujud Cinta dan Kepedulian dari Indonesia untuk Palestina

Populer

  • 1
    VIDEO: Pesawat Cassa TNI Tergelincir di Bandara Hasanuddin Makassar, Kini Sudah Dievakuasi
  • 2
    Lowongan Kerja: Honda Asmo Sulsel Cari Karyawan, Kepala Bengkel dan Team Leader
  • 3
    Begini Aktivitas Appi di Hari Libur, Pantau Aktivitas Pulau Lanjukang hingganam Pohon Ta
  • 4
    Gajah Sena PSI Sulsel Perkuat Basis Kader hingga Kecamatan dan Kelurahan, Bidik Satu Fraksi di Makassar
  • 5
    Adira Expo Hadir di Sengkang, Tawarkan Solusi Pembiayaan dan Promo Kemerdekaan

Ekonomi

  • OJK Dorong Pembiayaan Kakao Sulsel Tembus Rantai Nilai, Petani hingga UMKM Disasar
    OJK Dorong Pembiayaan Kakao Sulsel Tembus Rantai Nilai, Petani hingga UMKM Disasar
  • Penjualan Motor Honda di Sulsel Sepanjang 2026 Tunjukkan Perkembangan Positif, Matic Masih Jadi Favorit
    Penjualan Motor Honda di Sulsel Sepanjang 2026 Tunjukkan Perkembangan Positif, Matic Masih Jadi Favorit
  • KP2KP Masamba Bimbing Bendahara Pemda Luwu Utara Kelola Pajak Lewat Coretax
    KP2KP Masamba Bimbing Bendahara Pemda Luwu Utara Kelola Pajak Lewat Coretax

Peristiwa

  • Tiba di Lokasi Bencana Gempa NTT Prabowo Langsung Pimpin Rapat, Setujui Gudang Logistik Bencana di Tiap Daerah
    Tiba di Lokasi Bencana Gempa NTT Prabowo Langsung Pimpin Rapat, Setujui Gudang Logistik Bencana di Tiap Daerah
  • Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Bakal Bawa Beragam Tuntutan, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
    Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Bakal Bawa Beragam Tuntutan, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
  •  BeAT dan Scoopy Jadi Motor Honda Paling Banyak Diminati di Sulsel
    BeAT dan Scoopy Jadi Motor Honda Paling Banyak Diminati di Sulsel
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID